SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Inilah Olahraga Yang Dianjurkan Rasulullah SAW


infoana
infoana
2 months ago

archery_22.jpg

Rasulullah seperti di dalam riwayat Bukhari dan Muslim memberi saran orang tua untuk mengajarkan anaknya berenang, menunggang kuda, dan memanah. Berikut gambaran singkat olahraga yang dulu ditekankan oleh Rasulullah SAW itu:

3. Memanah.
Memanah termasuk olahraga tertua. Olahraga ini udah tersedia sejak zaman batu (20 ribu sebelum saat Masehi). Rasulullah sendiri merupakan pemanah dan punyai tiga busur. Sahabat Sa'ad bin Abi Waqas dikenal sebagai pemanah andal.

Pada perkembangannya, alat ini digunakan untuk olahraga terhadap 1676, atas inspirasi berasal dari Raja Charles II berasal dari Inggris. Pada 1844, di Inggris diselenggarakanlah kejuaraan nasional panahan yang diberi nama GNAS (Grand National Archery Society). Pada 1483, udah tersedia klub panahan terbesar dan sekaligus jadi tertua hingga sekarang yang bernama Kilwinning dan beranggotakan pemanah asal Skotlandia.

2. Berkuda
Rasul menyerukan sehingga generasi muda terhadap jaman itu mahir berkuda. Kemahiran berkuda merupakan kekuatan dasar yang harus dimiliki pria ketika itu. Selain untuk berburu, ketangkasan berkuda adalah penopang perlu di dalam peperangan.

Beberapa abad ke belakang, kuda jadi tunggangan yang paling mewah. Aktivitas ini pun jadi cabang olahraga bergengsi di seluruh dunia. Napoli, Italia, merupakan negara pertama yang mendirikan sekolah berkuda terhadap 1532 yang didirikan oleh Fedrico Gisone. Hingga terhadap abad ke-16, tersedia sebuah akademi equestrian yang berkembang di Versailles, Prancis, sebelum saat menghilang menyusul Revolusi Prancis.

3. Berenang.
Selain menyerukan olahraga berkuda dan memanah, Rasulullah termasuk memberi saran sehingga umatnya mampu berenang. Selain perlu kekuatan fisik, olahraga ini termasuk perlu intelektualitas tinggi terhadap pelakunya, banyak sekali macam macam gaya renang yang bisa kita pelajari.

Pada zaman kejayaan Islam (antara tahun 750-1924), kekuatan para prajurit Islam terlampau tertumpu terhadap keahlian berkuda, memanah, dan berenang.

Piawai di dalam berenang ternyata mampu mengantarkan pasukan Turki Utsmani di bawah kepemimpinan Sultan Muhammad al-Fath merebut Konstatinopel terhadap abad ke-14.

Pasukan Turki ketika itu khususnya dulu harus berenang mengarungi Selat Bospurus (karena laju kapal diadang oleh armada Romawi Byzantium di selama pantai), baru naik kuda untuk mengubrak-abrik pasukan musuh bersama dengan serangan panah bertubi-tubi. Sejarah mencatat, pertandingan renang pertama diadakan oleh Kaisar Suigui terhadap 36 sebelum saat Masehi.

Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2017 - Www.SalamDakwah.Com