SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Apakah Mengganti Bahan Masakan Yang Haram Termasuk Tasyabuh ? (Oleh Ustadz Abu Salma Muhammad)


Ummu Adam Zakariya
Ummu Adam Zakariya
4 years ago

MAKAN MAKANAN ORANG KAFIR APAKAH TASYABBUH?

PERTANYAAN

Assalamualaikum... Ana mau ty.. Apakah bahan2 makanan yg kita ganti termasuk tasyabuh? Misal: kita memasak makanan risoto(nasi ala itali), aslinya resepnya memakai wine. Tetapi kita mengantinya menggunakan cuka apel biar halal Atau makanan2 lain.. Misal masakan chines food pake angciu, tetapi kita ganti kecap asin+ perasan air jeruk nipis Ustad mohon pencerahannya

JAWABAN

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Tidak tasyabbuh (menyerupai orang kafir). Menyerupai orang kafir itu ada 2 macam :

➖Tasyabbuh yang haram

➖dan tasyabbuh yang mubah

Jenis yang pertama : tasyabbuh yang haram, yaitu perbuatan yang memang merupakan kekhususan agama orang kafir dan dia mengetahui hal ini, serta tidak ada keterangannya di dalam syariat kita... Maka ini HARAM. Perbuatan ini bisa dikategorikan DOSA BESAR, dan sebagiannya bisa menjadi KEKUFURAN berdasarkan dalil.

Jenis yang kedua : tasyabbuh yang mubah, yaitu perbuatan yang tidak diadopsi dari orang kafir secara asal, namun orang kafir juga melakukannya. Maka yang demikian ini tidaklah terlarang walau ada keserupaan, akan tetapi ada manfaat yang terluput dari menyelisihi mereka.

KRITERIA TASYABBUH YANG DIPERBOLEHKAN :

1- أن لا يكون هذا من تقاليدهم وشعارهم التي يميّزون بها . Hendaknya tasyabbuh ini tidak berasal dari taqlid dan syiar mereka yang memang khusus bagi mereka.

2- أن لا يكون ذلك الأمر من شرعهم ويثبت ذلك أنه من شرعهم بنقل موثوق به . Hendaknya tidak berasal dari syariat mereka dan memang itu terbukti bagian dari syariat mereka (bukan sekedar dugaan saja, pent)

3- أن لا يكون في شرعنا بيان خاص لذلك ، فأما إذا كان فيه بيان خاص بالموافقة أو المخالفة استغنى عن ذلك بما جاء في شرعنا . Hendaknya tasyabbuh itu tidak ada keterangannya secara khusus di dalam syariat kita. Jika ada keterangan khusus di syariat kita yang bersesuaian atau berlainan maka dicukupkan dengan apa yang ada dalam syariat kita.

4- أن لا تؤدي هذه الموافقة إلى مخالفة أمر من أمور الشريعة . Hendaknya perbuatan yang bersesuaian (sama) dengan orang kafir ini tidak sampai menyebabkan kita menyelisihi perkara di dalam syariah.

5- أن لا تكون الموافقة في أعيادهم Hendaknya tidak menepati (sama dengan) mereka dalam peringatan-peringatan mereka.

6- أن تكون الموافقة بحسب الحاجة المطلوبة ولا تزيد عنها ." Hendaknya menepati mereka hanya sebatas kebutuhan yang dituntut saja, tidak berlebihan.

Karena itu makanan yang asalnya halal adalah halal, dan tidak bisa dikategorikan sebagai tasyabbuh, kecuali jika ada unsur kekhususan yang berkaitan dengan ritual agama mereka, misal roti tart dengan lilin, atau makanan-makanan yang diyakini memiliki keutamaan tertentu oleh orang kafir dalam perayaan mereka.

Wallahu a'lam.

@abinyasalma

________________

Dipost Ustadz Abu Salma Muhammad -hafizhahullah- Arbi'a 11 al-Muharram 1438 / 12 Oktober 2016

Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com