SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Teori Awal Terbentuknya Fauna atau Hewan Serta Etimologi dan Karakteristik Hewan


Ganteng
Ganteng
4 years ago

Fauna.jpg

Fauna

Fauna atau dikenal juga sebagai animal ialah kelompok makhluk hidup yang digolongkan dalam kerajaan Animalia atau metazoan, merupakan salah satu dari berbagai mahkluk yang bernyawa di bumi ini. Sebutan lainnya adalah fauna dan margasatwa (atau satwa saja).

Fauna dalam pengertian penataan modern meliputi hanya kelompok bersel banyak (multiselular) dan terorganisasi dalam fungsi-fungsi yang berbeda (jaringan), sehingga anggota ini disebut dengan histozoa.

Semua binatang heterotrof, artinya tidak menghasilkan energi sendiri, tetapi memanfaatkan dan mengelola lingkungan alam sekelilingnya.

Etimologi Hewan

Dalam bahasa Inggris, "hewan" disebut animal, dari bahasa Latin yaitu "animalis", yang mempunyai arti" memiliki napas". Dalam penggunaan nonformal sehari-hari, kata tersebut mengacu pada hewan bukan manusia.

Kadang, kerabat dekat manusia seperti mamalia dan vertebrata lainnya mengacu dalam penggunaan nonformal. Pengertian biologis dari kata ini menunjuk pada semua anggota kelompok kingdom Animalia, meliputi makhluk yang bermacam-macam seperti spons, ubur-ubur, serangga dan manusia.

Karakteristik Hewan

Hewan mempunyai daya gerak, cepat tanggap terhadap rangsangan dari luar, berkembang mencapai besar tertentu, membutuhkan makanan bentuk kompleks dan jaringan tubuhnya lunak.

Perbedaan itu berlaku secara umum, tentu saja ada kelainan-kelainannya.
Tiap individu, baik pada fauna uniselular ataupun pada fauna multiselular, merupakan satu unit.

Hewan itu berorganisasi, berarti tiap bagian dari tubuhnya merupakan subordinat dari individu sebagai keseluruhan baik sebagai bagian suatu sel maupun seluruh sel. Seperti ini yang disebut dengan konsep organismal, suatu sistem yang penting dalam biologi.

Teori Bentuk Awal Hewan

Bentuk awal fauna disangka mirip Protista yang berflagela yang kemudian kehilangan kloroplasnya dan berkembang menyerupai flagelata yang ada sekarang.

Teori lain mengatakan bahwa sel fauna berkembang dari sel eukariotik aerobik. Kelompok Prtozoa terbentuk karena setelah berevolusinya organisme.

Kemudian terjadi perubahan dari hewan bersel satu menjadi hewan bersel banyak. Menyangka bahwa binatang bersel banyak awal-awal berbentuk bola yang berongga, dan terdiri dari satu lapisan sel-sel.

Berdasarkan hipotesis binatang ini disebut blastea. Kata blastea diambil dari satu bentuk dalam pertumbuhan embrio, yaitu blastula.

Alga dan Protozoa yang ada saat ini merupakan hasil radiasi yang pertama, sedangkan blastea sudah tidak dijumpai lagi kecuali pada bentuk blastula dalam pertumbuhan embrio fauna bersel banyak. Bentuk blastela memungkinkan untuk berkembang lebih jauh pada radiasi kedua dan ketiga

Pertumbuhan dan perkembangan fauna dimulai sejak terciptanya zigot. Satu sel zigot akan tumbuh dan berkembang dengan proses "zigot-morula-blastula-gastrula" hingga membentuk embrio.

Embrio akan berbeda sehingga terbentuk berbagai jenis jaringan dan organ. Organ-organ akan menyatu dan bergabung menjadi organisme. Kemudian, organisme tumbuh dan berkembang menjadi organisme dewasa.

Pada siklus hidup hewan tertentu, terjadi peralihan bentuk tubuh dari embrio sampai dewasa. Perubahan bentuk ini disebut metamorfosis. Metamorfosis dapat dibagi menjadi dua macam jenis, yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.

Metamorfosis sempurna ciri-cirinya dengan adanya bentuk tubuh yang berbeda pada saat fase metamorfosis, contohnya ialah kupu-kupu dan katak. Metamorfosis tidak sempurna dicirikan dengan adanya bentuk tubuh yang sama, tetapi ukurannya berbeda pada salah satu fase metamorfosis, contohnya ialah belalang dan kecoa.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan hewan bisa dibagi menjadi dua, yaitu: faktor dari dalam atau internal dan faktor dari luar. Faktor internal ini meliputi gen dan hormon.

Gen merupakan faktor keturunan yang diturunkan dari orang tua (induk) kepada keturunannua, sedangkan hormon adalah senyawa organik yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan hewan. Faktor faktor eksternal meliputi air, nutrisi, cahaya, aktivitas, dan lingkungan.

Silakan Login untuk menulis komentar.
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com