Logo

Mobile APP:

Stay in touch with us:

Islamic Calendar Widgets by Alhabib

TANYA USTADZ

Apakah Talak Dihitung Ketika Suami Menjatuhkannya Kala Istri Sedang Haidh

Senin, 15 April 2013 , 13:21:40
Penanya : Ikhwan
Daerah Asal : malang

Follow:

apakah talak sudah jatuh apabila mentalak istri pada saat istri sedang haid

Jawab :

Ulama' berbeda pendapat tentang dianggapnya talak saat suami menjatukannya ketika istri dalam keadaan haidh. Mayoritas ulama' berpendapat bahwa talak itu dianggap dan dihitung, di sisi lain ada ulama' yang berpandangan bahwa itu tidaklah dianggap dan jatuh, berdasarkan hadits berikut:


عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا: أَنَّهُ طَلَّقَ امْرَأَتَهُ وَهِيَ حَائِضٌ، عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَسَأَلَ عُمَرُ بْنُ الخَطَّابِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مُرْهُ فَلْيُرَاجِعْهَا، ثُمَّ لِيُمْسِكْهَا حَتَّى تَطْهُرَ، ثُمَّ تَحِيضَ ثُمَّ تَطْهُرَ، ثُمَّ إِنْ شَاءَ أَمْسَكَ بَعْدُ، وَإِنْ شَاءَ طَلَّقَ قَبْلَ أَنْ يَمَسَّ، فَتِلْكَ العِدَّةُ الَّتِي أَمَرَ اللَّهُ أَنْ تُطَلَّقَ لَهَا النِّسَاءُ»


Dari Abdullah bin Umar radliallahu 'anhuma, bahwa pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ia pernah menceraikan isterinya dalam keadaan haid, maka Umar bin Al Khaththab pun menanyakan hal itu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perintahkanlah agar ia segera meruju'nya, lalu menahannya hingga ia suci dan haid kembali kemudian suci. Maka pada saat itu, bila ia mau, ia boleh menahannya, dan bila ingin, ia juga boleh menceraikannya. Itulah Al Iddah yang diperintahkan oleh Allah untuk mentalak isteri. HR. Bukhari no.5251 dan Muslim no. 1471

Karena talak itu mungkar dan terlarang oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sebagaimana disebutkan pada hadits di atas, maka talaknya tidaklah dianggap. Pendapat inilah yang dikuatkan oleh Ibnu Taimiyah. Kami lihat pendapat ini yang kuat. Wallahu ta'ala a'lam.

Suami yang menjatuhan talak kala haidh harus segera bertaubat kepada Allah ta'ala karena telah melanggar apa yang Telah ditetapkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.


وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Oleh : Redaksi salamdakwah.com
Sudah dibaca oleh 554 orang

Sharing: