Logo

Mobile APP:

Stay in touch with us:

Islamic Calendar Widgets by Alhabib

TANYA USTADZ

Shalat Tarawih di Masjid Bagi Wanita Muslimah

Selasa, 09 Juli 2013 , 15:42:19
Penanya : Akhwat

Follow:

assalamu'alaykum ustad
apakah diperbolehkan untuk wanita pergi solat tarawih ke mesjid yang didampingi dengan mahram?
mana yg lebih utama untuk wanita?
solat tarawih di rumah atau berjamaah ke masjid
mohon jawabannya ustad
syukron

Jawab :


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Shalat tarawih hukumnya sunnah muakkadah, akan tetapi yang utama bagi wanita muslimah adalah melaksanakan shalat malam (termasuk tarawih) di rumahnya, berdasarkan hadits Rasul shallallahu alaihi wa sallam:


لاَ تَمْنَعُوا نِسَاءَكُمُ الْمَسَاجِدَ وَبُيُوتُهُنَّ خَيْرٌ لَهُنَّ.


“Janganlah kalian melarang istri-istri kalian untuk ke masjid, namun shalat di rumah mereka (bagi para wanita) tentu lebih baik.” HR. Abu Daud no.567. Dishahihkan oleh Al-Albani

Dalam hadits lain disebutkan:


عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ سُوَيْدٍ الْأَنْصَارِيِّ، عَنْ عَمَّتِهِ أُمِّ حُمَيْدٍ امْرَأَةِ أَبِي حُمَيْدٍ السَّاعِدِيِّ، أَنَّهَا جَاءَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنِّي أُحِبُّ الصَّلَاةَ مَعَكَ، قَالَ: " قَدْ عَلِمْتُ أَنَّكِ تُحِبِّينَ الصَّلَاةَ مَعِي، وَصَلَاتُكِ فِي بَيْتِكِ خَيْرٌ لَكِ مِنْ صَلَاتِكِ فِي حُجْرَتِكِ، وَصَلَاتُكِ فِي حُجْرَتِكِ خَيْرٌ مِنْ صَلَاتِكِ فِي دَارِكِ، وَصَلَاتُكِ فِي دَارِكِ خَيْرٌ لَكِ مِنْ صَلَاتِكِ فِي مَسْجِدِ قَوْمِكِ، وَصَلَاتُكِ فِي مَسْجِدِ قَوْمِكِ خَيْرٌ لَكِ مِنْ صَلَاتِكِ فِي مَسْجِدِي "، قَالَ: فَأَمَرَتْ فَبُنِيَ لَهَا مَسْجِدٌ فِي أَقْصَى شَيْءٍ مِنْ بَيْتِهَا وَأَظْلَمِهِ، فَكَانَتْ تُصَلِّي فِيهِ حَتَّى لَقِيَتِ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ


Dari Abdullah bin Suwaid Al Anshari dari bibinya Ummu Humaid isteri Abu Humaid As Sa'di, bahwa dia menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku menyukai shalat bersamamu!" Beliau bersabda: "Aku sudah tahu jika kamu suka shalat denganku, namun shalatmu di rumahmu lebih baik daripada shalatmu di kamarmu, dan shalatmu di kamarmu lebih baik daripda shalat di rumahmu, dan shalatmu di rumahmu lebih baik daripada shalatmu di masjid kaummu, dan shalatmu di masjid kaummu lebih baik daripada shalat di masjidku." Perawi berkata, "Lalu dia memrintahkan, maka dibangunlah masjid di tempat yang paling pojok dalam rumahnya dan yang paling gelap, setelah itu dia shalat di sana hingga dia menemui Allah Azza Wa Jalla. HR. Ahmad no.27090. Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini Hasan Lighoirihi. Lih. Shahih At-Targhib wa At-Tarhib 1/82 no.340

Meski shalat dirumahnya lebih afdhal, namun kaum muslimat tetap dibolehkan untuk shalat berjama'ah di masjid, termasuk melaksanakan shalat terawih di masjid, dengan catatan harus memenuhi syarat berikut:
1. Wanita tersebut harus mengenakan hijab yang sempurna
2. Tidak memakai wangi-wangian
3. Mendapatkan izin dari suami
4. Perjalanannya ke masjid tidak menimbulkan pelanggaran syari’at , seperti kholwah dengan supir yang bukan mahram dalam mobil(hanya berduaan) dan semisalnya.


وبالله التوفيق

Oleh : Redaksi salamdakwah.com
Sudah dibaca oleh 658 orang

Sharing: