home

Jumlah User : 21214 Orang

  • perbedaan subhanallahu dan masyaallah

    Senin, 07 Mey 2012 , 16:37:48
    Penanya : Akhwat
    Daerah Asal : jakarta timur

    saya sering mendengar seorang ustadz selalu mengucapkan "subhanallahu" dan bukan "masyaallah" pada sesuatu yg dikagumkan. apakah benar hal ini? apakah berlaku pada setiap benda atau berbeda untuk manusia, hewan, atau alam? mohon penjelasannya. barakallhufiikum

    Jawab :

    saat melihat hal yang menakjubkan hendaknya seorang mukmin mengucapkan
    بارك الله فيك
    سبحان الله
    الله أكبر
    Lih. Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah juz.19 hal.123 dan http://www.saaid.net/Doat/ehsan/114.htm

    Adapun
    ما شاء الله
    Maka Ulama’ berbeda pendapat mengenainya, ada yg menyarankannya saat melihat hal-hal yang menakjubkan dan ada yg tidak menyarankannya.

    Dan kami pribadi menguatkan pendapat yang tidak menyarankannya karena hadits yang dijadikan hujjah untuk itu lemah, yaitu riwayat:
    “من رأى شيئاً فأعجبه فقال : ما شاء الله لا قوة إلا بالله : لم تصبه العين”
    Barang siapa melihat sesuatu yang membuatnya takjub kemudian dia berucap: Masyaallah la quwwata illa billah maka sesuatu yang dilihat itu tidak akan tertimpa penyakit Ain.
    Riwayat ini lemah sekali

    dan berdalil untuk mengucap ma syaa’allah dengan ayat:
    وَلَوْلا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاءَ اللَّهُ لا قُوَّةَ إِلا بِاللَّهِ إِنْ تَرَنِ أَنَا أَقَلَّ مِنْكَ مَالا وَوَلَدًا (الكهف:٣٩)
    dan mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu "maasyaallaah, laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan.
    Tidaklah tepat karena tidak ada kaitan antara hasad dengan ayat tersebut, dan Allah ta’ala menghancurkan orang tersebut disebabkan oleh pelampauan batas dan kekufurannya (bukan Karena masalah hasad atau tidak membaca ma syaa’allah). http://www.saaid.net/Doat/ehsan/114.htm

    wallahu ta’ala a’lam

    Oleh : Redaksi Salam Dakwah
    Sudah dibaca oleh 77 orang