-
perbedaan subhanallahu dan masyaallah
Senin, 07 Mey 2012 , 16:37:48Penanya : AkhwatDaerah Asal : jakarta timursaya sering mendengar seorang ustadz selalu mengucapkan "subhanallahu" dan bukan "masyaallah" pada sesuatu yg dikagumkan. apakah benar hal ini? apakah berlaku pada setiap benda atau berbeda untuk manusia, hewan, atau alam? mohon penjelasannya. barakallhufiikum
Jawab :
saat melihat hal yang menakjubkan hendaknya seorang mukmin mengucapkan
بارك الله فيك
سبحان الله
الله أكبر
Lih. Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah juz.19 hal.123 dan http://www.saaid.net/Doat/ehsan/114.htm
Adapun
ما شاء الله
Maka Ulama’ berbeda pendapat mengenainya, ada yg menyarankannya saat melihat hal-hal yang menakjubkan dan ada yg tidak menyarankannya.
Dan kami pribadi menguatkan pendapat yang tidak menyarankannya karena hadits yang dijadikan hujjah untuk itu lemah, yaitu riwayat:
“من رأى شيئاً فأعجبه فقال : ما شاء الله لا قوة إلا بالله : لم تصبه العين”
Barang siapa melihat sesuatu yang membuatnya takjub kemudian dia berucap: Masyaallah la quwwata illa billah maka sesuatu yang dilihat itu tidak akan tertimpa penyakit Ain.
Riwayat ini lemah sekali
dan berdalil untuk mengucap ma syaa’allah dengan ayat:
وَلَوْلا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاءَ اللَّهُ لا قُوَّةَ إِلا بِاللَّهِ إِنْ تَرَنِ أَنَا أَقَلَّ مِنْكَ مَالا وَوَلَدًا (الكهف:٣٩)
dan mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu "maasyaallaah, laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan.
Tidaklah tepat karena tidak ada kaitan antara hasad dengan ayat tersebut, dan Allah ta’ala menghancurkan orang tersebut disebabkan oleh pelampauan batas dan kekufurannya (bukan Karena masalah hasad atau tidak membaca ma syaa’allah). http://www.saaid.net/Doat/ehsan/114.htm
wallahu ta’ala a’lamOleh : Redaksi Salam DakwahSudah dibaca oleh 77 orang









