Logo

Islamic Calendar Widgets by Alhabib

TANYA USTADZ

Hukum Onani Bagi yang Sudah Beristri

Senin, 01 April 2013 , 22:00:00
Penanya : Ikhwan
Daerah Asal : NTB

Follow:

apa hukumnya onani bagi yg sudah punya istri?

Jawab :

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia online, onani diartikan dengan:
ona·ni n pengeluaran mani (sperma) tanpa melakukan sanggama; masturbasi . Silahkan browsing di http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php

Apabila ini yang penanya maksudkan, maka ini perlu sedikit perincian, jika ia melakukan onani dengan anggota badannya sendiri atau dengan bantuan alat atau dengan bantuan wanita yang tidak halal baginya maka ini diharamkan, berdasarkan firman Allah ta'ala di surat Al-Mu'minun:


وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ (٥)إِلا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ (٦)فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ (٧)


5. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,
6. Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; Maka Sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada terceIa.
7. Barangsiapa mencari yang di balik (selain itu.pen) itu Maka mereka Itulah orang-orang yang melampaui batas.

Adapun jika ia melakukan onani dengan anggota badan istri atau budak wanita yang dihalalkan untuknya maka ini tidak apa-apa, sebab ini termasuk bersenang-senag dengan istri yang dibolehkan. Misal yang dibolehkan adalah istri sedang haidh sedangkan suami sedang berhasrat, maka boleh bagi istri untuk membantu suami beronani sehingga hasratnya tersalurkan. Dalam salah satu riwayat yang shohih disebutkan:


عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: كَانَتْ إِحْدَانَا إِذَا كَانَتْ حَائِضًا، فَأَرَادَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُبَاشِرَهَا " أَمَرَهَا أَنْ تَتَّزِرَ فِي فَوْرِ حَيْضَتِهَا، ثُمَّ يُبَاشِرُهَا.


Dari 'Aisyah ia berkata, "Jika salah seorang dari kami sedang mengalami haid dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkeinginan untuk mencumbuinya, beliau memerintahkan (istri Beliau.pen) untuk mengenakan kain, lalu beliau pun mencumbuinya." HR. Bukhari no.302 dan Muslim no.293


والله تعالى أعلم بالحق والصواب

Oleh : Redaksi salamdakwah.com
Sudah dibaca oleh 5185 orang

Sharing: