TANYA USTADZ

Hukum Mengumpulkan Rambut Saat Haid

Selasa, 12 Maret 2013 , 16:23:49
Penanya : Akhwat
Daerah Asal : pekalongan

assalamualaikum ustadz, apa hukum mengumpulkan rambut yang rontok pada saat wanita sedang haid/menstruasi? Jazakumullah :)

Jawab :


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Ada persepsi yang salah dan menyebar di kalangan wanita, yaitu bahwa anggota badan manusia akan kembali kepada dia hari Kiamat kelak, dan jika pemiliknya menghilangkan anggota badan tersebut sedangkan dia dalam keadaan berhadats besar maka dia akan kembali ke pemiliknya pada hari kiamat dalam keadaan najis. Dan keyakinan ini tidak benar sama sekali.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan orang yang haidh menyisir rambutnya saat mandi, padahal dengan begitu kemungkinan besar akan ada rambut yang rontok. Jadi intinya rambut yang rontok saat haidh tidak harus dikumpulkan dan dicuci. Untuk detail dalilnya silahkan buka Al-Fatawa Al-Kubro oleh Ibnu Taimiyah juz.1 hal.275.
Dalam salah satu hadits shahih disebutkan:


أَنَّ عَائِشَةَ، قَالَتْ: أَهْلَلْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الوَدَاعِ، فَكُنْتُ مِمَّنْ تَمَتَّعَ وَلَمْ يَسُقْ الهَدْيَ، فَزَعَمَتْ أَنَّهَا حَاضَتْ وَلَمْ تَطْهُرْ حَتَّى دَخَلَتْ لَيْلَةُ عَرَفَةَ، فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، هَذِهِ لَيْلَةُ عَرَفَةَ وَإِنَّمَا كُنْتُ تَمَتَّعْتُ بِعُمْرَةٍ، فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «انْقُضِي رَأْسَكِ وَامْتَشِطِي، وَأَمْسِكِي عَنْ عُمْرَتِكِ»، فَفَعَلْتُ...أخرجه البخاري رقم 316 ومسلم رقم 1211.واللفظ للبخاري


'Aisyah berkata, "Aku bertalbiyah (memulai haji) bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada haji Wada'. Dan aku adalah di antara orang yang melaksanakannya dengan cara tamattu' namun tidak membawa hewan sembelihan." Aisyah menyadari bahwa dirinya mengalami haid dan belum bersuci hingga tiba malam 'Arafah. Maka 'Aisyah berkata, "Wahai Rasulullah, malam ini adalah malam 'Arafah sedangkan aku melaksanakan tamattu' dengan Umrah lebih dahulu?" Maka bersabdalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepadanya: "Urai dan sisirlah rambut kepalamu, lalu tahanlah Umrahmu." Aku lalu laksanakan hal itu. HR. Bukhari no.316 dan Muslim no.1211, lafadz hadits ini adalah lafadz Bukhari.


وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Oleh : Redaksi salamdakwah.com
Sudah dibaca oleh 1953 orang