Logo

Islamic Calendar Widgets by Alhabib

TANYA USTADZ

perbedaan wanita dan pria dalam berbakti kepada kedua orang tuanya

Senin, 17 September 2012 , 07:48:38
Penanya : Akhwat
Daerah Asal : bogor

Follow:

Assalamu'alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh
Pada topik sblmnya sy membaca tentang hak dan kewajiban anak terhadap orangtua... Namun yg ingin saya tanyakan adlh lebih spesifik antara Anak laki2 dan perempuan sblm dan setelah menikah. Jk tidak salah dengar untuk anak laki2 lebih bertanggung jwb thdp kel dan orngtuanya...mohon penjelasannya.
Wassalmu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh

Jawab :

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Berbakti kepada kedua orang tua wajib atas semua anak, baik anak laki-laki atau perempuan, tidak ada bedanya. Ini berdasarkan keumuman dalil yang memerintahkan berbakti dan berbuat kepada kedua orang tua, seperti firman Allah ta'ala berikut:

وَقَضَى رَبُّكَ أَلا تَعْبُدُوا إِلا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاهُمَا فَلا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلا كَرِيمًا (٢٣)وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا (٢٤)الإسراء

Dan  Rabb mu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau Kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya Perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka Perkataan yang mulia.

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Rabb ku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".

Akan tetapi kadang ada bentuk-bentuk bakti yang mudah dilakukan anak laki-laki yang tidak bisa dilakukan oleh anak perempuan, seperti rutin mengunjungi kedua orang tuanya, karena perempuan kadang-kadang dilarang oleh suaminya mengunjungi orang tuanya atau dilarang untuk sering-sering. http://islamqa.info/ar/ref/101321

Ada pertanyaan yang ditujukan kepada komite tetap untuk fatwa di Saudi:
Pertanyaan:
Apa hukum keluarnya seorang wanita dari rumahnya tanpa izin suami?apa hukumnya jika dia tinggal di rumah ayahnya tanpa izin suaminya?dan mengutamakan ketaatan kepada orang tuanya daripada ketaatan kepada suaminya?
Jawaban:
Seorang wanita tidak boleh keluar rumah suaminya tanpa izin darinya, baik (keluarnya.pent)itu untuk kedua orangtuanya atau selain mereka. Karena ini termasuk dalam hak suami yang wajib ditunaikan istri. Kecuali jika ada hal-hal syar'i yang membolehkan wanita tersebut terpaksa keluar. Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah 19/165

Adapun anak laki-laki atau suami maka tidak ada benturan seperti yang dihadapi seorang wanita yang telah bersuami, oleh karena itu kewajiban berbakti seorang anak laki-laki kepada orang tuanya lebih besar dibanding seorang wanita yang telah bersuami meski status keduanya adalah sama, yaitu anak.

Kami berpesan kepada para suami untuk membantu istrinya dalam berbakti kepada kedua orang tuanya, dan tidak semena-mena memanfaatkan statusnya sebagai seorang suami, apalagi sampai melarang istrinya berbakti kepada kedua orang tuanya karena bersebrangan dengan kepentingan suami yang remeh, seperti melarang istri berkunjung ke rumah orang tuanya karena dia ingin ditemani oleh istri untuk jalan-jalan di Mall dan urusan-urusan lain yang serupa.

Wallahu a'lam bishshowab

Oleh : Redaksi salamdakwah.com
Sudah dibaca oleh 7807 orang

Sharing: