SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Curang Dalam Memperoleh Ijasah, Bagaimana Hukum Gajinya


Ikhwan
6 years ago

Ass.wr.wb.ustadz,
mhn bantuan petunjuknya untuk setiap
pertanyaan dibawah ?

saat ini saya bekerja di perusahaan
pembuat oli untuk industri & otomotif,
untuk masuk ke perusahaan ini saya
menggunakan ijasah di suatu universitas,
untuk ujian masuk ke universitas tsb saya
menjalani ujian masuk dengan cara
yg tidak benar yaitu membeli jawaban untuk ujian
tsb dan akhirnya saya berhasil masuk ke universitas
tsb.

1.apakah pekerjaan saya di perusahaan
tsb termasuk pekerjaan yg haram & rezeki yg diperoleh
dari gaji setiap bulan termasuk rezeki yg haram krn ujian
masuk ke universitas dengan cara yg tidak benar ?

2.apakah saya harus keluar dari pekerjaan & mulai
sekolah kembali dgn
cara yg benar krn ilmu/keahlian yg saya peroleh berasal
dari cara yg tidak benar/curang ?

3. apakah saya harus bertobat saja & tetap bekerja di
perusahaan tsb
meskipun ujian masuk ke universitas atau ilmu/keahlian yg
saya peroleh dengan cara yg tidak benar ?

terimakasih
Redaksi salamdakwah.com
6 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Apabila Anda memiliki keahlian yang baik dalam mengerjakan pekerjaan Anda yang sekarang maka gaji yang Anda peroleh halal, tapi Anda tetap wajib bertaubat dan meminta ampun kepada Allah ta'ala atas kecurangan yang Anda perbuat sebelumnya. Perlu diketahui bahwa Tidak boleh menggunakan ijasah yang diperoleh dengan kecurangan untuk mengambil peluang tertentu yang penerimaannya didasarkan atas ijasah tersebut, sebab ijasah diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan seseorang dalam bidang tertentu. Apabila seseorang melakukan kecurangan dalam ujian untuk memperoleh ijasah tersebut karena ketidak mampuannya maka ia tidak berhak mendapatkan ijasah itu.

Ada pertanyaan yang mirip yang ditanyakan kepada syaikh Ibnu Baz:
Seorang laki-laki bekerja dengan menggunakan ijasah ilmiah (Memasuki lowongan pekerjaan itu dengan ijasah.pent), ia telah melakukan kecurangan di ujian-ujian untuk memperoleh ijasah itu. Dia sekarang bekerja dengan baik dengan pengakuan para bawahannya maka apa hukum gajinya apakah itu halal atau haram?

Beliau menjawab:
Tidak apa-apa insya Allah, akan tetapi ia wajib bertaubat kepada Allah ta'ala dari kecurangan yang terjadi. Apabila ia melaksanakan tugasnya sebagaimana mestinya maka apa yang peroleh tidak bermasalah, akan tetapi ia telah melakukan kesalahan pada kecurangannya yang telah lalu, dan ia wajib untuk bertaubat kepada Allah ta'ala dari hal itu. Majmu' Fatawa Ibnu Baz 19/31-32

والله تعالى أعلم بالحق والصواب
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com