FORUM - Kompilasi Tanya Jawab

HUKUM IMAM BACA SURAT AL FATIHAH SECARA JAHR (KERAS) PADA ROKAAT KETIGA SHOLAT MAGHRIB

Kamis, 28 Maret 2013 , 15:39:50
Oleh : Ummu Adam

Pertanyaan :

​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
Waktu itu ana shalat Magrib di rest area, pas kebetulan ana dpt masbuk, nah di situ imam bacaan Al Fatihah nya di jaharkan, ana fikir ana dapat di raka'at ke 2, eh ga tahunya itu roka'at terakhir, nah yg jadi masalah kok raka'at terakhir bacaanya di jaharkan, bgmn menurut antum?

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho, LC, MA :
(Disusun Di BBG Majlis Hadits: Tanya Jawab Masalah 309)

Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh.

Bismillah. Yg sesuai sunnah (tuntunan) Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ialah membaca Al-Fatihah secara sirr (tidak dibaca keras oleh imam sholat berjama'ah) pada roka'at ketiga (terakhir) sholat Maghrib.

Adapun Hukum sholat antum dan jama'ah sholat Maghrib yg lain tetap SAH. Dan kekeliruan yg terjadi di dlm sholat ditanggung oleh imam jika ia sengaja menjaharkan bacaan al-Fatihah padahal ia telah mengetahui hukumnya yg sesuai sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dlm masalah sholat.

Namun, jika imam sholat berjama'ah membaca surat Al-Fatihah pada raka'at ketiga (terakhir) dengan jahr (suara keras) karena LUPA, maka ia tidak berdosa dan dima'afkan oleh Allah.

Hal ini sebagaimana sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam:

(Innallah Tajaawaza 'an Ummatii al-Khotho-a wa an-Nisyaana wa Maa ustukrihuu 'Alaihi)

Artinya: "Sesungguhnya Allah mema'afkan dari umatku (kesalahan) yg mereka lakukan karena keliru (salah paham), lupa, dan terpaksa."

Dan Allah berfirman:
(Robbanaa Laa Tu-aakhidznaa in Nasiinaa au akhtho'naa)

Artinya: "Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau siksa kami jika kami (berbuat salah) karena lupa atau keliru (salah paham)." (QS. Al-Baqarah)

Demikian jawaban yg dapat kami sampaikan. Smg bermanfaat.
Wallahu a'lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq.