AKTUALITA - Ustadz M Wasitho

Membentengi Diri dari gangguan Setan

Selasa, 04 Desember 2012 , 08:38:17
Oleh : Ustadz Muhammad Wasitho Lc MA

Membentengi Diri dari gangguan Setan

Setan adalah musuh bebuyutan manusia yang paling nyata. Ia telah bersumpah di hadapan Allah untuk menyesatkan mereka dari jalan Allah yg lurus dan menjerumuskan mereka ke dalam api neraka. Oleh karena itu, tiada jalan dan tempat berlindung bagi manusia dari gangguan dan kejahatan setan kecuali hanya kepada Allah ta'ala saja, Sesembahan kita yang haq n Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya.

Di dalam Al-Qur'an Al-Karim Allah berfirman (yang artinya):
"Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah." (QS. al-A'raaf: 200).

Dan Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Wahai Ibnu Abbas, maukah aku kabarkan kepadamu tentang sesuatu yang lebih utama dari apa yang dibaca oleh orang-orang yang memohon perlindungan?” jawabnya: “Mau, wahai Rasulullah”. Lalu Nabi bersabda: “(Bacalah) dua surat, yakni; Qul A’udzu bi Rabbil Falaq dan Qul A’udzu bi Rabbin Naas”. 

Bacaan Isti'adzah

Diantara bacaan isti'adzah ialah : 
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم 

A'uudzu billaahi minasy-Syaithoonir-Rojiim

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk."

Atau membaca:
أعوذ بالله السميع العليم من الشيطان الرجيم من همزه ونفثه ونفخه 
 
A'uudzu billaahis-Samii'il 'Aliimi Minasy-Syaithoonir-Rojiimi Min Hamzihi wa Naftsihi wa Nafkhihi.

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari (godaan) setan yang terkutuk, dari gangguannya, sihirnya dan kesombongannya yang membawa pada kekufuran”.

Beberapa waktu dan keadaan dianjurkan membaca Isti'adzah

Berdasarkan keterangan Al-Quran dan As-Sunnah, terdapat beberapa keadaan dan waktu dianjurkannya seorang muslim membaca isti'adzah ( memohon perlindungan kepada Allah). Diantaranya adalah sebagai berikut:

1) Ketika hendak membaca Al-Qur’an.
2) Setelah baca doa istiftah di dalam shalat. 
3) Ketika mengalami was-was di saat shalat.
4) Ketika berbuat ketaatan (pada Allah).
5) Ketika merasa ragu dalam keimanan.
6) Di waktu pagi dan sore hari.
7) Ketika masuk masjid.
8) Ketika mimpi buruk.
9) Ketika merasa takut di saat tidur.
10) Ketika merasa takut dari gangguan jin.
11) Ketika merasa takut setan akan menguasainya menjelang kematian.
12) Ketika merasa takut setan akan mengganggu anak-anak.
13) Ketika marah.
14) Ketika bersumpah dengan menyebut selain nama Allah.
15) Ketika mendengar suara keledai.

Adapun Dalil-dalil syar'i dianjurkannya membaca isti'adzah pada setiap keadaan dan waktu tersebut di atas, maka kami akan menyebutkannya di waktu mendatang, insya Allah.

Demikian postingan materi kajian singkat ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Sudah dibaca oleh 1142 orang

comments powered by Disqus