Logo

Mobile APP:

Stay in touch with us:

Islamic Calendar Widgets by Alhabib

AKTUALITA - Ustadz Mahfudz

Anjuran dalam Jual Beli

Senin, 16 Januari 2012 , 11:41:15
Oleh : Ustadz Mahfudz Umry, Lc

Follow:

Anjuran dalam Jual Beli (Al-Ba'i)

Definisi al-ba’i secara bahasa: mengambil sesuatu dan memberi sesuatu yang lain

Secara istilah, Jual Beli adalah menukar barang dengan barang atau dengan alat tukar (uang) untuk waktu selamanya tanpa adanya riba.

Dalil-dalil jual beli
 
1. Al Qur’an
“Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.(Al Baqarah : 275), diantaranya juga QS.Al Baqoroh 282 dan Annisa : 29.
2.Hadits.
Nabi Salallohu ‘alaihi wassalam Bersabda  ”Tidak boleh diantara kalian membeli tawaran sebagian yg lain” (R.Bukhori  : 1239). Sabda Nabi Salallohu ‘alaihi wassalam:  ”penjual dan pembeli bebas memilih (jual/beli) selama keduanya belum berpisah” (HR.Bukhori : 4917)
 
Anjuran Nabi Salallohu ‘alaihi wassalam:
1.Pergi pagi dlm mencari rizki “Ya Alloh berkahi umatku di pagi harinya” dan beliau mengutus tentara di waktu pagi dan Sakhr seorang pedagang ia mengirim dagannya pagi hari dan melimpah keuntungannya” (HR.Abu Daud : 2606)dll dari Sakhr al-ghamidy
2.Mencari yg halal, Nabi Salallohu ‘alaihi wassalam Bersabda  ”Seorang hamba tidak akan mati sampai dipenuhi rizkinya maka carilah rizki dengan baik ambil yang halal tinggalkan yang haram” (HR.Ibn Hibban)
3.Jujur tidak dusta, Nabi Salallohu ‘alaihi wassalam Bersabda  ”jika penjual dan pembeli jujur maka berkahilah jika tertutup dan berdusta maka boleh keduanya dapat untung tapi tidak berkah” (HR.Bukhori  : 2079)
4.Memberi kemudahan. Nabi Salallohu ‘alaihi wassalam Bersabda  ”Alloh merahmati seorang hamba yang memberi kemudahan dalam menjual dan kemudahan dalam membeli” (HR.Bukhori : 2076)
5.Bersedekah sebagai penghapus jika terdapat kecurangan, Nabi Salallohu ‘alaihi wassalam Bersabda “wahai para pedagang sesungguhnya setan dan dosa hadir dalam transaksi maka bersihkan dengan sedekah” (HR.at-Tirmidzi) ‎
6.Anjuran mencatat utang piutang QS.2:282.
7.Hendaklah menjaga sikap wara’ dan meninggalkan syubhat. Nabi Salallohu ‘alaihi wassalam Bersabda “Sesungguhnya yang halal jelas dan yang haram juga jelas diantara keduanya ada perkara yang samar (syubhat) banyak manusia yang tidak tahu, barangsiapa menjaga dari syubhat maka terjaga agama dan kehormatannya” (HR.Bukhori dan Muslim)
8.Ketika masuk pasar dianjurkan membaca:  ”Laa ilaaha illallooh wahdahu laa syariikalahu lahulmulku walahulhamdu yuhyi wayumiit wahuwa hayyun layamuut laa yamuut biyadihilkhoiri wahuwa ,alaa kulli syain qadiir”. Nabi Salallohu ‘alaihi wassalam Bersabda “Barangsiapa yang membacanya ketika masuk pasar Alloh akan mencatat baginya sejuta kebaikan, menghapus sejuta kesalahan dan mengangkat baginya sejuta derajat” (HR.Ahmad, at-Tirmidzi dan Ibn Majah:  hasan- dari Umar ibn al-Khattab).
9.Memberikan kelonggaran waktu bayar utang bagi yang sulit. “Seorang pedagang memberi pinjaman kepada beberapa orang ketika melihat seorang yang mengalami kesulitan (untuk bayar hutang) ia berkata kepada para pembantunya  ”biarkan dia (maafkan) semoga Alloh memaafkan kita” (HR.Bukhori : 2078).
10.Mempelajari ilmu jual beli dalam Islam. Imam Syaukani berkata: “pebisnis lebih membutuhkan pengetahuan tentang ekonomi Islam dibandingkan yang lainnya”.
Imam an-Nawawi berkata: Haram hukumnya bagi orang yANG belum tahu tentang hukum jual beli kemudian berkecimpung di dalamnya”.
Hal ini khawatir tidak bisa memilah antara yang haram dan yang halal sehingga terjatuh pada makanan yang haram.
Sudah dibaca oleh 1093 orang

Sharing:

comments powered by Disqus