-
Kamis, 17 Mey 2012 , 05:26:06
Oleh : Ustadz Kholid Syamhudi, Lc
Termasuk salah satu prinsip yang telah baku dalam agama Islam, bahwa setiap muslim hendaknya berusaha dengan sungguh-sungguh membenahi diri dan berupaya merealisasikan keselamatan serta menjauhkan semua yang akan menyebabkan kebinasaan terhadap dirinya, sebelum menyibukkan diri dengan (kekurangan) orang lain
-
Selasa, 01 Mey 2012 , 10:35:02
Oleh : Ustadz Kholid Syamhudi, Lc
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya
-
Selasa, 24 April 2012 , 08:56:06
Oleh : Ustadz Kholid Syamhudi, Lc
Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku. Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang Termasuk orang-orang yang saleh. Maka Kami beri Dia khabar gembira dengan seorang anak yang Amat sabar
-
Jum'at, 20 April 2012 , 05:32:25
Oleh : Ustadz Kholid Syamhudi, Lc
Maka sampaikanlah olehmu segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. (QS. 15:94)
-
Kamis, 19 April 2012 , 09:34:08
Oleh : Ustadz Kholid Syamhudi, Lc
Orang yang bersyukur senantiasa akan memuji Tuhannya, mengucapkan hamdalah jika mendapat nikmat, beristighfar jika melakukan kesalahan, mengucapkan subhanallah jika melihat ciptaan-Nya, menasehati saudaranya yang salah. Sehingga bentuk syukur dengan lisan adalah dengan memuji sang pemberi Nikmat yaitu Allah
-
Rabu, 11 April 2012 , 10:09:47
Oleh : Ustadz Kholid Syamhudi, Lc
Qalbu yang keras menjadi penghalang kuat khusu’ kepada Allah, penahan air mata dan getaran kulit kita terhadap Allah. Sehingga Qalbu tidak mengenal setelah ini kebaikan dan tidak mengingkari kemungkaran. Keringlah mata air kecintaan kepada Allah dan tanduslah kebun rahmat Allah dan mengeringlah kehijauan perasaan di hati.
-
Senin, 27 Februari 2012 , 07:47:33
Oleh : Ustadz Kholid Syamhudi, Lc
Syeikh Abdulqadir Al-Jailani menyatakan, “Seorang hamba harus menghadapi perintah untuk dikerjakan, larangan untuk dijauhi dan takdir yang harus disabari.”
-
Rabu, 22 Februari 2012 , 09:26:25
Oleh : Ustadz Kholid Syamhudi, Lc
Aisyahpun bercerita (setelah itu), “Kami siapkan kedua kendaraan tersebut dengan sangat cepat , kami letakkan bekal perjalanan di kantong kulit, lalu Asma’ bintu Abu bakar menyobek selendang pengikat pinggangnya (an-Nithaaq) lalu ia gunakan untuk mengikat tutup kantong tersebut. Karena itulah beliau dijuluki dzatu an-Nithaaq.
-
Jum'at, 17 Februari 2012 , 16:11:53
Oleh : Ustadz Kholid Syamhudi, Lc
Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu, atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya. (QS. Al-Anfal:30)
-
Kamis, 16 Februari 2012 , 05:53:37
Oleh : Ustadz Kholid Syamhudi, Lc
Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya. (QS. Al-Baqarah: 207)