SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Mempelajari Sejarah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam

Redaksi SalamDakwah - 5 years ago

Mempelajari Sejarah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam

Penulis: Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc -hafidzahullah-

 

Sesungguhnya mempelajari shiroh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam yang suci merupakan santapan bagi hati, menentramkan, membahagiakan, serta melapangkannya, bahkan mempelajarinya merupakan bagian dari agama dan ibadah kepada Allah, dikarenakan kehidupan Nabi kita adalah perjuangan, pembelaan terhadap agama dan sabar diatasnya yang merupakan perealisasian ubudiyah kepada Allah dan dakwah di jalan-Nya, sehingga ketika kita mempelajari shiroh dan sejarah Nabi terdapat banyak faidah dan manfaat yang sangat besar. Dan akan kita bahas sebagiannya dalam rangka menarik semangat sehingga kita bisa sabar dan melanjutkan perjuangan serta istiqomah mempelajari siroh Nabawiyah ini.

 

Diantara fawaidnya sebagai berikut:

 

1. Nabi kita Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah uswah dan teladan bagi seluruh alam semesta, baik dalam akidah, ibadah, akhlak, sebagaimana firman Allah Ta’ala, QS Al Ahzab: 21,

 

‪ ‬ لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيراً‬‬

 

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”.

 

Merealisasikan ayat di atas dengan meneladani dan menyusuri petunjuk Nabi bersandar sejauh mana ia mengetahui shiroh dan hadyu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

 

2. Bahwasanya shiroh dan petunjuk Nabi merupakan timbangan bagi amal amal para manusia, sekiranya sesuai dan serasi dengan shiroh dan petunjuk Nabi, niscaya amalnya akan diterima, dan sekiranya bertentangan dan berlawanan maka akan tertolak.

 

Berkata Sufyan At tsaury yang diriwayatkan Al Khotib Al Bagdady di dalam mukodimah kitab Al Ja’mi’ li akhlak ar ro’wi wa adab as sa’mi’,

 

”Sesungguhnya Nabi adalah timbangan yang paling besar, dengannya ditimbang segala sesuatu dengan akhlaknya."

 


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com