SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kubur Merupakan Awal Dari Kehidupan Akhirat

Redaksi SalamDakwah - 6 years ago

Kubur Merupakan Awal Dari Kehidupan Akhirat

KUBUR MERUPAKAN AWAL DARI KEHIDUPAN AKHIRAT

Penulis : Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc 

 

Allah سبحانه وتعالى berfirman,

”Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh (kalimat Toyyibah) di dunia & di akhirat, dan Allah menyesatkan orang-orang yang dzalim dan Allah berbuat apa yang DIA kehendaki“. QS Ibrohim 27

 

Berkata sahabat mulia Baro’ ibnu A’zib, ”Ayat diatas turun menerangkan tentang adzab kubur“.

 

Diriwayatkan dari sahabat Abi Sai’d Al- Hudri’y, bersabda Nabi صلى الله عليه وسلم, 

”Orang kafir di dalam kuburnya akan di siksa dengan sembilan puluh sembilan ular, yang akan menggigit & melilitnya hingga tegak hari kiamat“.

 

Dikisahkan bahwa Sahabat Utsman ibnu Affan tatkala disebutkan surga & neraka ia sanggup menahan airmata yang keluar, akan tetapi bilamana disebutkan alam kubur, ia terisak menangis tidak sanggup menahan cucuran airmatanya, seraya berkata,” Alam Kubur adalah kehidupan akhirat yang pertama, jika ia selamat dari adzab kubur, maka niscaya untuk selanjutnya akan lebih ringan, jika ia tidak selamat di alam kubur, maka setelahnya akan lebih berat lagi“.

 

Berkata Umar ibnu Abdil Aziz, ”Wahai fulan, jika sekiranya engkau merenung sebagaimana aku merenung semalam,.. Renungkanlah alam kubur dan bagaimana keadaan penduduknya.. 

Jika engkau melihat seseorang telah mati da dikubur dikuburnya setelah tiga hari kemudian dibongkar kembali, niscaya engkau merasa takut untuk berdampingan kembali dengannya.. Walau dulunya engkau dekat dengannya… 

Engkau melihat belatung menempel ditubuhnya, nanah membasahi kafannya, bau bangkai tak sedap mengitari aromanya, kafan telah lusuh menutupi badannya…”.

 

Sesungguhnya orang mulia adalah orang mulia di dalam kuburnya dengan banyak mendulang pahala, dan orang hina adalah yang hina di dalam kuburnya lantaran dosa atas perbuatannya.

 

Berkata sya’ir:

”Jika sekiranya kita mati tanpa ada hari perhitungan » Maka kematian bisa dikata hari peristirahatan » Akan tetapi tatkala kita mati akan dibangkitkan » untuk ditanya dari segala sesuatu yang kita lakukan“.

 


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Didiklah Anak Dengan Tanggung Jawab Sejak Dini
Didiklah Anak Dengan Tanggung Jawab Sejak Dini
Ustadz DR Musyaffa' Ad Dariny,MA - 4 years ago
Pesan Ulama: Ilmu dan Hikmah
Pesan Ulama: Ilmu dan Hikmah
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Berbagi Ramadhan (29)
Berbagi Ramadhan (29)
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Rahasia Kekalahan Umat Islam
Rahasia Kekalahan Umat Islam
Ustadz Zainal Abidin. Lc - 3 years ago
Jangan Tidur Setelah Sholat Shubuh
Jangan Tidur Setelah Sholat Shubuh
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Sedikit Nasehat Tentang Hadiah
Sedikit Nasehat Tentang Hadiah
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Istighfar
Istighfar
Ustadz Nuruddin Abu Faynan. Lc - 4 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com