SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Doa Tonggak Kebajikan

Redaksi SalamDakwah - 5 years ago

Doa Tonggak Kebajikan

DO'A TONGGAK KEBAJIKAN

Oleh : Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc

 

Berkata Muthorif ibnu Abdullah ibnus-Syikhir, ”Aku mengingat-ingat tentang tonggak & pondasi segala amal kebajikan, Puasa, Sholat, dan ada sesuatu yg berada di tangan kuasa Allah سبحانه وتعالى , dan engkau tidak akan sanggup dengan sesuatu yang di tangan Allah kecuali engkau memohonnya dan akan dikabulkan, maka tonggak kebajikan adalah Berdo’a“.

 

Do’a merupakan asas segala kebajikan, kunci kemuliaan dan kesuksesan, karena segala sesuatu berada di genggaman Allah سبحانه وتعالى , diberikan maupun ditahan, kemuliaan maupun kehinaan, ditinggikan maupun direndahkan, maka barangsiapa diberi taufik untuk berdoa maka sungguh ia meraih kunci kebajikan.

 

Berkata Imam Ibnul Qoyyim dlm Al-Fawa’id, ”Asas dari segala kebajikan adalah engkau mengetahui bahwa apa yang dikehendaki Allah pasti terjadi, dan apa yang tidak dikehendaki tidak akan pernah terjadi, sehingga engkau merasa yakin bahwa suatu kebajikan adalah karunia dari Allah yang sepantasnya untuk disyukuri dan memohon agar tidak terputus darimu, dan segala keburukan adalah bencana & hukuman, hingga engkau memohon agar engkau terhindar dan dijauhkan dari nya, dan engkau berdo'a agar tidak disandarkan kepada kekuatan pribadimu semata dalam mengerjakan kebajikan dan menghindar keburukan, sebagaimana orang yg mengenal Allah telah sepakat bahwa segala sesuatu kebajikan adalah datang dari taufik Allah, dan segala keburukan adalah kelemahan yang Allah timpakan kepada hambanya, dan bentuk taufik adalah tidak disandarkanya amal kepada hamba semata, sedangkan kelemahan adalah apabila Allah lepaskan (tidak diberikan perlindungan) antara dirimu & jiwamu. Jika engkau sadar bahwa segala kebajikan adalah taufik, dan ini ada ditangan Allah semata, bukan pada kekuatan fisikmu, maka ketahuilah kunci dari itu semua adalah engkau memanjatkan do'a, memohon secara jujur, berharap, kapan saja kunci tersebut diberikan kepada hamba, maka ia berpeluang agar dibukakan untuknya, dan kapan saja ia diharamkan utk meraih kunci, niscaya pintu-pintu kebajikan niscaya akan tertutup. Hal itu terjadi lantaran ia tidak pandai bersyukur, meremehkan do'a & permohonan, sedang beruntungnya orang yang beruntung adalah semata kehendak Allah & pertolonganNYA, dan dikarenakan pandai bersyukur dan rajin meminta & berdoa“.

 

~ Syaik Abdurrozaq Al-Badr ~


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com