SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Iradah Allah

Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 8 years ago

Iradah Allah

Iradah Allah

Abu Ja'far Ath Thahawi berkata: "Tidak ada yang terjadi kecuali dengan kehendak Allah".

Penjelasan:
Ini adalah bantahan terhadap kaum qadariyah yang mengatakan bahwa Allah hanya menghendaki iman dan tidak menghendaki kufur, namun manusialah yang kafir tanpa kehendak dari Allah.

Ahlussunnah meyakini bahwa Allah menginginkan adanya maksiat dengan kehendak kauniyyah dan Allah tidak mencintai tidak pula meridlai kemaksiatan bahkan membenci dan memurkainya, dan Allah menghendaki adanya maksiat sebagai ujian untuk manusia, dan manusialah yang melakukan maksiat secara hakiki walaupun itu dengan kehendak Allah namun kehendak kauniyy, karena akibat pendustaan manusia itu.

Ahlussunnah meyakini bahwa iradah Allah ada dua: 
1. Iradah Kauniyah yaitu iradah (keinginan) yang murni kehendak tidak berhubungan dengan cinta dan ridla. 
2. Iradah Syar'iyyah yang berhubungan dengan cinta dan ridla Allah.


Dalil iradah kauniya (Huud: 24) (Al An'am: 125) (Al Baqarah: 253) dan ayat lainnya. Dan dalil iradah syar'iyyah (Al Baqarah: 185) (An Nisaa: 27).

Dan perbedaan antara keinginan seseorang untuk melakukan dan keinginan agar orang lain berbuat adalah perbedaan yang jelas. Apabila seseorang ingin melakukan perbuatan maka keinginan ini berhubungan dengan perbuatannya, dan apabila berkeinginan agar orang lain berbuat maka ini adalah keinginan untuk perbuatan orang lain.

Dan perintah itu adalah untuk iradah yang kedua. Dan Allah apabila memerintahkan hambaNya dengan suatu perintah, terkadang Allah ingin membantunya utk melakukannya dan terkadang tidak membantunya walaupun Allah berkehendak agar ia melakukannya, dan Allah telah menjelaskan kepada manusia apa yang manfaat buat mereka namun tidak harus bagi Allah untuk membantu mereka melakukannya.


Dan kehendak Allah berhubungan dengan hikmahNya dan kebijaksanaanNya, disertai ilmu yang luas beserta rahmat dan kasih sayangNya. Semua perbuatan Allah adalah adil dan penuh hikmah, namun yang terkadang tidak mengetahui hikmah dibalik perbuatanNya.

Kewajiban kita adalah berhusnudzan kepada Allah dan yakin bahwa Allah tidak akan pernah menzalimi hamba-hambaNya.


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Rukun-rukun Kekufuran
Rukun-rukun Kekufuran
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 5 years ago
Awas Bahaya Was-Was!!!
Awas Bahaya Was-Was!!!
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 5 years ago
Suka Diingatkan
Suka Diingatkan
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 5 years ago
Berpegang Kepada Jamaah Kaum Muslimin dan Pemimpinnya
Berpegang Kepada Jamaah Kaum Muslimin dan Pemimpinnya
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 7 years ago
Renungan Pagi Hari
Renungan Pagi Hari
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 6 years ago
Itulah Kemuliaan
Itulah Kemuliaan
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 4 years ago
Syahwat sesaat mewariskan kesedihan
Syahwat sesaat mewariskan kesedihan
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 8 years ago
Adab Menebar Berita
Adab Menebar Berita
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 5 years ago
Kerusakan Umatku
Kerusakan Umatku
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 5 years ago
Ikhlas dan Husnudzon
Ikhlas dan Husnudzon
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 6 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com