SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Bimbingan Haji (5) Pada Musim Haji 1440H

Ustadz DR Abdullah Roy,MA - 1 week ago

Bimbingan Haji (5) Pada Musim Haji 1440H

BIMBINGAN SINGKAT AMALAN HAJI (5)

(PADA MUSIM HAJI 1440H)

Amalan haji malam ini, tanggal 10 Dzulhijjah s/d pagi:

1. Meninggalkan ‘Arafah dengan tenang tanpa tergesa-gesa menuju Muzdalifah setelah tenggelam matahari, dan bagi yang datang ke ‘Arafah siang hari maka tidak boleh meninggalkan ‘Arafah sebelum terbenam matahari.
2. Terus mengucapkan talbiyah dan takbir dalam perjalanan.
3. Setelah sampai Muzdalifah, yakinkan sudah berada dalam batas Muzdalifah, dan jangan terkecoh dengan banyaknya orang duduk atau tidur di sebuah tempat, karena belum tentu mereka berada di Muzdalifah.
4. Sesampai Muzdalifah shalat Maghrib dan 'Isyâ' dengan jama' qashar, satu adzân dan dua iqâmah, tanpa ba'diyyah Maghrib dan ba'diyyah 'Isyâ'.
5. Apabila takut tidak sampai ke Muzdalifah kecuali pertengahan malam maka shalat Maghrib dan Isya di ‘Arafah atau di perjalanan menuju Muzdalifah.
6. Setelah shalat, jama'ah haji beristirahat sampai Shubuh, dan tidak menghidupkan malam dengan mendengarkan ceramah, atau membaca Al Qur'ân, atau shalat malam, dll. Kecuali shalat Witir dan dua rokaat sebelum Shubuh karena dahulu Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam tidak meninggalkannya.
7. Bermalam di Muzdalifah adalah KEWAJIBAN HAJI menurut jumhur ulama.
8. Mengambil kerikil untuk melempar Jamrah 'Aqabah dilakukan di pagi hari ketika akan menuju Mina, dan tidak disunnahkan dicuci.
9. Orang yang sampai di Muzdalifah sebelum pertengahan malam wajib bermalam sampai pertengahan malam. Apabila meninggalkan Muzdalifah sebelum pertengahan malam maka tidak dianggap mabit.
10. Seseorang dianggap mabit (bermalam) di Muzdalifah, apabila berada di Muzdalifah SETELAH PERTENGAHAN MALAM, meski hanya lewat atau tinggal sebentar, baik di dalam kendaraan atau di luar kendaraan.
11. Waktu shalat Maghrib di Mekkah sekarang adalah jam 18.55 (delapan belas lebih lima puluh lima menit) dan waktu shalat Shubuh adalah 04.36 (empat lebih tiga puluh enam). Jadi pertengahan malam kurang lebih jam 23.46 (jam dua puluh tiga lebih empat puluh enam menit).
12. Wanita, anak-anak, orang-orang lemah, dan yang mengurus mereka seperti mahram, dan sopir diberi keringanan meninggalkan Muzdalifah di akhir malam sebelum Shubuh.
13. Mengerjakan shalat Shubuh di awal waktu kemudian berdzikir dan berdoa dengan menghadap kiblat sampai terang.
14. Meninggalkan Muzdalifah, dianjurkan menjelang matahari terbit, ketika langit bagian timur sudah menguning sekali, dan dibolehkan setelah terbit Matahari.

Semoga Allâh menerima amal ibadah kita semua.

[Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A; Pengajar Kajian Berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi 2013-2017 M, no hp: (+6281386535957)]

Sabtu 9 Dzulhijjah 1440 / 10 Agustus

_____________________________________

http://www.salamdakwah.com/artikel/5228-bimbingan-haji-5-pada-musim-haji-1440h


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Sungai Pembersih Dosa
Sungai Pembersih Dosa
Ustadz Abu Islama Imanudin Lc - 10 months ago
Benahi Cintamu
Benahi Cintamu
Ustadz DR. Ali Musri Semjan Putra - 1 month ago
Bila Fitnah Membara
Bila Fitnah Membara
Ustadz Zainal Abidin. Lc - 2 years ago
Murid-Murid Pengadu Domba
Murid-Murid Pengadu Domba
Ustadz Fadlan Fahamsyah. LC, MHI - 8 months ago
Al-Quran Turun dengan 7 Bahasa ?
Al-Quran Turun dengan 7 Bahasa ?
Ustadz Ammi Nur Baits - 3 years ago
Adab Buruk Penuntut Ilmu
Adab Buruk Penuntut Ilmu
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 9 months ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com