SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kambing Terbang (Fakta atau Hoax)

Ustadz Abdullah Zein Lc MA - 2 months ago

Kambing Terbang (Fakta atau Hoax)

Oleh Ustadz Abdullah Zaen, Lc, MA

KAMBING TERBANG
(FAKTA ATAU HOAX)


Konon di zaman dahulu kala ada dua orang Arab badui berjalan bersama di padang pasir. Untuk mengusir kejenuhan, mereka main tebak-tebakan. Nun jauh di depan mereka ada sebuah titik hitam. Apakah itu?

Si A menebak, “Itu burung gagak!”.

Kata si B, “Itu kambing!”.

Keduanya bersikeras untuk mempertahankan pendapat masing-masing.

Titik hitam itu semakin dekat. Ternyata ia terbang tinggi mengangkasa. Alias tebakan si A lah yang benar. Itu burung. Namun karena terlanjur malu, si B berkata, “Pokoknya itu kambing, walaupun terbang”.

‘Anzun wa in thôro.

Begitu pepatah Arab mengistilahkannya.

Lebih mempercayai fakta atau hoax?

Kita hidup di zaman begitu banyak orang terjebak hoax. Sekalipun mengetahui bahwa realita yang mereka rasakan berbeda dengan berita bohong tersebut.

Dua orang bersahabat akrab bisa saling mencurigai bahkan bermusuhan gara-gara hoax. Padahal mereka telah saling mengenal selama belasan tahun. Sudah saling memahami kekurangan dan kelebihan masing-masing. Terbiasa saling menasehati dan menghargai. Hingga datanglah orang ketiga yang menebarkan isu miring.

“Temanmu itu selalu merasa paling benar. Fanatik. Eksklusif. Provokator. Suka mencela, memfitnah, membongkar aib orang lain, dll. Selama ini dia hanya berpura-pura baik”, begitu kata orang ketiga.

Saking gencarnya tuduhan-tuduhan miring yang dilontarkan, hingga ia termakan isu tersebut. Walaupun sebenarnya selama ini dia tidak melihat adanya sifat-sifat buruk itu dalam diri temannya.

Dia lebih mempercayai hoax dibanding fakta.
Hanya kepada Allah saja kita mengadu…

Apa motifnya?

Kedatangan pihak ketiga tersebut tentunya membawa misi. Dia punya motif di balik langkah-langkah masif yang dilakukannya. Motif itu kemungkinan salah satu dari dua. Atau bahkan kedua-duanya.

Pertama: Iri dan Dengki

Dia merasa iri dengan keakraban dua sahabat tersebut. Cemburu melihat keharmonisan hubungan antara keduanya. Dia ingin mereka saling bermusuhan. Namun kesulitan untuk menemukan cara. Akhirnya ditempuhlah langkah praktis menebar fitnah.

Dirasa atau tidak dirasa, dia telah bergabung dalam timses mega proyek setan. Yakni proyek menciptakan permusuhan di antara kaum mukminin.

Kedua: Gebyah Uyah

Alias pukul rata.
Kayaknya dia pernah melihat orang berpenampilan luar sama dengan salah satu dari dua bersahabat tadi. Orang itu memiliki seabreg karakter buruk yang tersebut di atas. Lalu dia pikir semua orang yang berpenampilan seperti itu, sama juga berkarakter buruk. Atau dengan ungkapan lain, di negeri antah berantah dia pernah melihat kambing terbang. Lalu karena minim wawasan, dia klaim bahwa semua kambing di dunia ini bisa terbang.

Ingat pesan para pejuang,
“Rapatkan barisan! Belanda sudah dekat kawan…”.

Pesantren Tunas Ilmu Purbalingga, 25 Jumadil Ula 1440 H / 30 Januari 2019

Abdullah Zaen

=============================

http://www.salamdakwah.com/artikel/5077-kambing-terbang-fakta-atau-hoax


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Renungan (Umur)
Renungan (Umur)
Redaksi SalamDakwah - 4 years ago
Tiada Dosa Besar Yang Paling Besar Dibanding Syirik
Tiada Dosa Besar Yang Paling Besar Dibanding Syirik
Ustadz Zainal Abidin. Lc - 9 months ago
Perjuangan Yang Paling Berat Dalam Hidup
Perjuangan Yang Paling Berat Dalam Hidup
Ustadz DR. Muhammad Nur Ihsan - 1 year ago
Untukmu Wahai Saudariku Muslimah
Untukmu Wahai Saudariku Muslimah
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Jangan Lupakan Allah
Jangan Lupakan Allah
Ustadz Abu Ja'far Cecep Rahmat,Lc - 9 months ago
Menjaga Diri
Menjaga Diri
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Kejutan Hidup
Kejutan Hidup
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 1 year ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com