SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Inilah Aku...

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 weeks ago

Inilah Aku...

Oleh Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri, MA

INILAH AKU .....


Banyak orang membanggakan ayah, saudara, teman, atau gurunya, namun dia lupa untuk membuktikan siapa jati dirinya.

Orang yang terbiasa berkata:
Ayahku adalah ini dan itu, saudaraku seorang yang demikian dan demikian,
guruku adalah si fulan dan si fulan,....
Atau berkata:
Aku pernah berguru kepada si fulan dan si fulan.

Di setiap momentum hal-hal tersebut selalu saja diangkat dan diungkit, ...... sikap semacam ini walau banyak yang melakukannya, sejatinya membawa satu pesan tersirat: bahwa semua itu sering kali sebagai upaya "tambal ban bocor".

Kalau ban anda tidak bocor, mengapa anda perlu membawa-bawa itu semua?
Toh di akhirat, anda hanya akan mempertanggung jawabkan amalan anda sendiri, dan hal-hal di atas itu tiada berguna bila ternyata amalan anda ala kadarnya atau bahkan memalukan diri anda sendiri.

من بطأ به عمله لم يسرع به نسبه

Siapapun yang amalannya tidak dapat mengangkat derajatnya, niscaya nasabnya (asal usul keturunannya) juga tiada berguna baginya (Muslim).

Dan sebaliknya, diantara tanda produk anda tidak bermutu ialah bila anda lebih hobi menjelek-jelekkan produk orang lain, dibanding membuktikan keunggulan produk anda.

Bila anda lebih bernafsu menjatuhkan orang lain dibanding membuktikan karya dan kualitas diri anda, (tentu semua itu harus dalam batas keikhlasan) maka itu pertanda anda sedang berjibaku menutupi kekurangan diri anda atau anda sedang melampiaskan rasa hasad yang tak kuasa anda bendung di dalam dada anda, sehingga anda selalu girang dengan kekurangan orang dibanding dengan keberhasilan orang lain.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

لا يؤمن أحدكم حتى يحبَ لأخيه ما يحبُ لنفسه

Tidaklah engkau dinyatakan beriman hingga engkau mencintai untuk saudaramu segala yang engkau cintai untuk dirimu sendiri. (Muttafaqun 'alaih).

Demikian orang Islam yang benar, lebih girang dengan membicarakan dan menyaksikan keberhasilan saudaranya dibanding mengorek kekurangan dan petaka yang menimpa saudaranya.

Semoga bermanfaat.


Khamis 19 Rabi’ul Akhir 1440 H / 27 Desember 2018

====================================

http://www.salamdakwah.com/artikel/5051-inilah-aku


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Kini Radio HP TV Bisa Bersuara, Besok Tangan Anda
Kini Radio HP TV Bisa Bersuara, Besok Tangan Anda
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Pantaskah Anda Untuk Masuk Surga?
Pantaskah Anda Untuk Masuk Surga?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Ngajinya Saja Paling Nyunnah, Pasti Masuk Jannah
Ngajinya Saja Paling Nyunnah, Pasti Masuk Jannah
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Apa Salahku?
Apa Salahku?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Hukum Peredaran Kotak Amal/Infaq Saat Khotib Jumat Berkhutbah
Hukum Peredaran Kotak Amal/Infaq Saat Khotib Jumat Berkhutbah
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
BBM Naik..Tapi Tenang Sobat, Hujan Tetap Saja Turun
BBM Naik..Tapi Tenang Sobat, Hujan Tetap Saja Turun
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Kisah Seteguk Air Saat Berbuka
Kisah Seteguk Air Saat Berbuka
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Jangan Terperdaya Oleh Al Bidayah (Awal Dari Segala Masalah)
Jangan Terperdaya Oleh Al Bidayah (Awal Dari Segala Masalah)
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 months ago
Menanti Panggilan Malaikat Pencabut Nyawa
Menanti Panggilan Malaikat Pencabut Nyawa
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com