SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Pemain Medsos Tipikal Pendendam

Ustadz Abul Jauzaa - 1 week ago

Pemain Medsos Tipikal Pendendam

Oleh Ustadz Abul Jauzaa

PEMAIN MEDSOS TIPIKAL PENDENDAM
➖➖➖

Pemain medsos tipikal pendendam..
jika bermasalah dengan seseorang, akan panjang urusannya. Inderanya menjadi lebih peka terhadap kesalahan seterunya. Permasalahan yang seharusnya bisa singkat terselesaikan, menjadi serial beberapa babak, tema demi tema.

Tidak suka, tersinggung, dan emosi adalah manusiawi. Tak selamanya dua kerabat selalu bersepakat.

Jika memang tak suka, skip.
Jika tak bisa, unfollow.
Jika tak kuasa, unfriend.
Jika perlu : blokir.

Jangan biarkan jiwa pendendam tertanam dalam genetika bermedsos kita. Siapapun, pasti tak akan nyaman bersanding dengan seorang pendendam.

***

Baper itu kata yang tak terdefinisikan. Absurd, gak jelas.

Dalam bermedia sosial, urusan delet mendelet adalah hak. Ketika saya gak suka ada orang yang sering menggunakan kata kebun binatang, ya delete. Pusing amat mau dikatakan Baper. Begitu juga ketika saya lihat akun sok bijak, kementhus, dan sok tahu padahal gak tahu, minimal unfollow atau delete sekalian. Ada akun yang sering mention untuk debat, blok. Gak mau ambil pusing mau dikatakan Baper, labil, ga dewasa, gak senior, dan gak gak yang lainnya. Bermedia sosial kita ingin nyaman dan enak. Tidak terganggu oleh siaran di luar frekuensi yang kita inginkan.

Karena itu pula saya nggak ambil pusing kalau ada orang yang mendelet saya. Diapun juga butuh kenyamanan, sama seperti saya.

Sering melihat tulisan atau kalimat yang tidak kita sukai, berpotensi bikin kita emosi, stalking scoll up down, jadi kepikiran, berusaha bikin bantahan, ghibah, dan seterusnya. Buka FB (medsos) malah seakan jadi cari penyakit. Kok bisa dan tahan, itu yang saya heran jika ada. Kecuali dirinya sudah merasakan kenyamanan apa yang dulu membuatnya tak nyaman. Saya khawatir itu seperti dosa. Pertama kali gundah, kelima kali biasa, kesepuluh kali bergairah. Laiknya bakteri gram positif yang sudah resisten terhadap penisilin.

FB (medsos) ibarat rumah. Siapa saja yang diperbolehkan masuk di dalamnya, terserah yang punya rumah.

Jadikan FB (medsos) kita ibarat ruang kaca terang di tengah malam yang gelap. Orang yang di luar ruangan bebas melihat di dalam ruangan, sedangkan kita di dalam ruangan hanya melihat orang yang kita izinkan masuk ke dalamnya.

Diblok, artinya kita tak mau berurusan apapun dengannya. Biar tidak bisa mention. Unfriend bisa. Satu hal lagi, tidak setiap tulisan harus terbaca setiap orang.

Mari bermedsos secara sehat agar sehat juga.

Setiap orang berhak merasakan diri sendiri bijaksana dan berargumen dengan sopan, kuat, dan tepat, sehingga setiap komentar di status orang layak diterima dan disuka.

Meski mungkin menurut kacamata orang lain, kalimat sopannya hanyalah transformasi dari sikap ngeyel, argumennya cyclic dan tidak ilmiah, ...dll.

Allah Ta'ala berfirman:

وَإِنْ قِيلَ لَكُمُ ارْجِعُوا فَارْجِعُوا

"Dan jika dikatakan kepadamu: "Kembali (saja) lah", maka hendaklah kamu kembali"
[QS. An-Nuur : 28]

Orang yang ingin ziarah ke rumah orang lain, namun si tuan rumah tidak berkenan dan mengatakan kepadanya agar pulang/balik saja, maka orang tersebut hendaknya pulang. Tak usah berargumen saya ini orang berkedudukan, saya ini begitu dan begini. Artinya, kehadirannya tidak dikehendaki tuan rumah.

Sama dengan kita bermedsos. Kalau izin minta masuk dalam list pertemanan tidak diizinkan, yo wis. Begitu juga kalau sudah masuk dalam list, lalu merasa tak nyaman dengan kehadirannya, unfriend.

===============================
Itsnain 25 Syawal 1439 H / 9 Juli 2018

#Mari bermedsos secara sehat agar sehat juga

http://www.salamdakwah.com/artikel/4900-pemain-medsos-tipikal-pendendam


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Jangan Pernah Lelah Berdakwah
Jangan Pernah Lelah Berdakwah
Ustadz Zainal Abidin. Lc - 1 year ago
Yang Dapat Mensucikan
Yang Dapat Mensucikan
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 2 years ago
Taqlid Itu Apa Sih ?
Taqlid Itu Apa Sih ?
Ustadz Fadlan Fahamsyah. LC, MHI - 1 year ago
Persahabatan Yang Tidak Mendapatkan Kebaikan
Persahabatan Yang Tidak Mendapatkan Kebaikan
Redaksi SalamDakwah - 4 years ago
© 2018 - Www.SalamDakwah.Com