SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kearab-Araban? Kejawen-Jawenan Saja

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 11 months ago

Kearab-Araban? Kejawen-Jawenan Saja

Oleh Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri

’NDAK USAH KEARAB-ARABAN LAH, TAPI KEJAWEN-JAWENAN SAJA


Demikian ucapan banyak orang yang merasa kurang nyaman dengan orang yang bercadar, atau berjenggot atau celana cingkrang.

Padahal, orang arab dulu thawaf di sekitar Ka'bah saja, ada yang thawaf dalam kondisi telanjang bulat, pria dan wanita sama. Siapapun selain penduduk Mekkah, bila tidak mampu membeli baju di Mekkah dan tidak pula ada penduduk Mekkah yang meminjaminya, maka ia harus thawaf dalam kondisi telanjang bulat. Ini budaya bahkan ibadahnya wong arab asli lo. Jadi orang-orang yang joget-joget nudis itu juga layak dibilang kearab-araban, tapi bedanya arab jahiliyah.

Adapun berjenggot, bercadar, atau cingkrang, maka itu bukan budaya arab, tapi syari'at agama.

Jadi kalau saat ini anda mengira orang yang demikian itu kearab-araban, maka sadarilah bahwa itu wajar, karena orang Jawa, dan bahkan mayoritas ummat Islam kalau mau belajar Islam ya mau tidak mau belajarnya kepada orang Arab dan dengan media-media berbahasa Arab. Ulama'-ulama' yang berskala internasional saat ini mayoritasnya orang Arab, atau minimal keturunan Arab.

Agar kita tidak terus demikian, maka mari kita rubah, agar besok giliran orang Arab yang belajar Islam ke orang Jawa, sehingga ketika mereka pulang ke negrinya di Arab sana, mereka dicibir oleh masyarakatnya dengan berkata: Islam sih oke, tapi ndak usah kejawen-jawenan gitu lah.

Caranya gimana?
Mudah; ummat Islam di Nusantara berbondong-bodong, ulet dan pantang menyerah belajar Islam yang benar, mengamalkan dan mendakwahkannya, sehingga kelak ulama' skala internasional didominasi oleh orang Indonesia, bahkan dari suku Jawa, biar pada saatnya giliran orang yang belajar Islam ke Jawa.

Kalo sudah gitu, kan giliran mereka yang nanti dicibirkan oleh masyarakatnya dengan berkata: Islam sih boleh-boleh saja, tapi ndak usah kejawen-jawenan gitu lo.

_________________________________________
Dipost Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri -hafizhahullah- Khamis 20 Shofar 1439 H / 9 November 2017

http://www.salamdakwah.com/artikel/4551-kearab-araban-kejawen-jawenan-saja


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Buang Jauh-Jauh Rasa Takut Kepada Selain Allah
Buang Jauh-Jauh Rasa Takut Kepada Selain Allah
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Apa Salahku?
Apa Salahku?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari
Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Dari Dekapan Bidadari Dunia Ke Pelukan Bidadari Akhirat
Dari Dekapan Bidadari Dunia Ke Pelukan Bidadari Akhirat
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Hitung Dosamu
Hitung Dosamu
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Ustadz Pun Tetap Diuji
Ustadz Pun Tetap Diuji
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 11 months ago
Haruskah Anda Menembak Semua Musuh ?
Haruskah Anda Menembak Semua Musuh ?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Islam dan Stabilitas Nasional
Islam dan Stabilitas Nasional
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 11 months ago
Murid Jadi Soko Guru, Guru Jadi Murid Kecil
Murid Jadi Soko Guru, Guru Jadi Murid Kecil
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
© 2018 - Www.SalamDakwah.Com