SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kearab-Araban? Kejawen-Jawenan Saja

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 8 months ago

Kearab-Araban? Kejawen-Jawenan Saja

Oleh Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri

’NDAK USAH KEARAB-ARABAN LAH, TAPI KEJAWEN-JAWENAN SAJA


Demikian ucapan banyak orang yang merasa kurang nyaman dengan orang yang bercadar, atau berjenggot atau celana cingkrang.

Padahal, orang arab dulu thawaf di sekitar Ka'bah saja, ada yang thawaf dalam kondisi telanjang bulat, pria dan wanita sama. Siapapun selain penduduk Mekkah, bila tidak mampu membeli baju di Mekkah dan tidak pula ada penduduk Mekkah yang meminjaminya, maka ia harus thawaf dalam kondisi telanjang bulat. Ini budaya bahkan ibadahnya wong arab asli lo. Jadi orang-orang yang joget-joget nudis itu juga layak dibilang kearab-araban, tapi bedanya arab jahiliyah.

Adapun berjenggot, bercadar, atau cingkrang, maka itu bukan budaya arab, tapi syari'at agama.

Jadi kalau saat ini anda mengira orang yang demikian itu kearab-araban, maka sadarilah bahwa itu wajar, karena orang Jawa, dan bahkan mayoritas ummat Islam kalau mau belajar Islam ya mau tidak mau belajarnya kepada orang Arab dan dengan media-media berbahasa Arab. Ulama'-ulama' yang berskala internasional saat ini mayoritasnya orang Arab, atau minimal keturunan Arab.

Agar kita tidak terus demikian, maka mari kita rubah, agar besok giliran orang Arab yang belajar Islam ke orang Jawa, sehingga ketika mereka pulang ke negrinya di Arab sana, mereka dicibir oleh masyarakatnya dengan berkata: Islam sih oke, tapi ndak usah kejawen-jawenan gitu lah.

Caranya gimana?
Mudah; ummat Islam di Nusantara berbondong-bodong, ulet dan pantang menyerah belajar Islam yang benar, mengamalkan dan mendakwahkannya, sehingga kelak ulama' skala internasional didominasi oleh orang Indonesia, bahkan dari suku Jawa, biar pada saatnya giliran orang yang belajar Islam ke Jawa.

Kalo sudah gitu, kan giliran mereka yang nanti dicibirkan oleh masyarakatnya dengan berkata: Islam sih boleh-boleh saja, tapi ndak usah kejawen-jawenan gitu lo.

_________________________________________
Dipost Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri -hafizhahullah- Khamis 20 Shofar 1439 H / 9 November 2017

http://www.salamdakwah.com/artikel/4551-kearab-araban-kejawen-jawenan-saja


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Perintis Kebaikan Dan Perintis Kejahatan
Perintis Kebaikan Dan Perintis Kejahatan
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Apa Salahku?
Apa Salahku?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Peran Pemimpin Dalam Dakwah Aqidah dan Ubudiyah
Peran Pemimpin Dalam Dakwah Aqidah dan Ubudiyah
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 6 months ago
Kini Radio HP TV Bisa Bersuara, Besok Tangan Anda
Kini Radio HP TV Bisa Bersuara, Besok Tangan Anda
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 8 months ago
Tuhanmu Disaat Susah Dialah Tuhanmu Disaat Engkau Senang
Tuhanmu Disaat Susah Dialah Tuhanmu Disaat Engkau Senang
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Untung Ada Saya
Untung Ada Saya
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari
Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Dulu Imam Malik bin Anas Paling Anti Dengan Fanatik
Dulu Imam Malik bin Anas Paling Anti Dengan Fanatik
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Rajin Ibadah dan Pandai Ngaji, Tapi Hidup Miskin
Rajin Ibadah dan Pandai Ngaji, Tapi Hidup Miskin
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Badan Pegel-Pegel? Dipijat Saja
Badan Pegel-Pegel? Dipijat Saja
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
© 2018 - Www.SalamDakwah.Com