SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Perbaiki Hubungan Kita Dengan Allah

Redaksi salamdakwah.com - 4 weeks ago

Perbaiki Hubungan Kita Dengan Allah

Dishare Oleh Ustadz Mukhsin Suaidi, Lc, M.E.I حفظه الله
(Dewan Redaksi salamdakwah.com)

Bismillah. Segala puji bagi Allah Ta’ala Rabb alam semesta, shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi besar Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, kepada keluarga beliau, kepada para sahabat beliau dan kepada para pengikut beliau hingga hari kiamat kelak.

Saudara-saudariku yang dimuliakan oleh Allah Ta’ala dengan Iman dan Islam.

Sungguh wabah covid-19 telah menjadi ujian berat bagi sebagian kita, baik karena efeknya yang langsung atau karena efek dominonya, seperti efek terhalangnya kita menikmati ibadah Ramadhan dengan maksimal sebagiamana yang kita lakukan di tahun-tahun yang telah berlalu. Covid-19 juga berefek melemahnya perekonomian yang terjadi di negeri kita. Bahkan mungkin telah sampai di tempat kerja kita.

Oleh karena itu kita harus kembali kepada Allah Ta’ala dan kita harus bertaubat kepada-Nya dengan taubat nasuha. Di sisi lain jangan lupa dan jangan bosan untuk memanjatkan do’a kepada Dzat Yang Maha Mendengar dan Dzat Yang mengabulkan do’a-do’a hamba-Nya,

Dalam Alqur`an surat an-Naml ayat 62, Allah Ta’ala berfirman,

أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ ۗ أَإِلٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ

“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada Tuhan yang lain? Amat sedikitlah kamu mengingatNya?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 إِذَا تَمَنَّى أَحَدُكُمْ فَلْيُكْثِرْ فَإِنَّمَا يَسْأَلُ رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

“Barangsiapa yang mengangankan sesuatu (kepada Allah), maka perbanyaklah angan-angan tersebut karena ia sedang meminta kepada Allah ‘Azza wa Jalla.”
(HR. Ibnu Hibban no. 889)

Terlebih di momen puasa sekarang ini, kita perlu memperbanyak do’a, sebab momen ini adalah termasuk momen di mana Allah Ta’ala mengabulkan doa.

Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.”
HR. Al Bazaar.
Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid (10: 149) mengatakan bahwa perowinya tsiqoh (terpercaya).

Semoga Allah Ta’ala segera mengangkat wabah ini, menyembuhkan orang yang telah terjangkit virus ini dan terjangkit penyakit lainnya.
Semoga Allah Ta’ala memberikan tempat terbaik bagi kaum muslimin yang meninggal disebabkan pengaruh tidak langsng virus itu.
Semoga Allah Ta’ala memudahkan kita kembali memaksimalkan bentuk ibadah kita, terutama ibadah di bulan Ramadhan ini.
Semoga Allah Ta’ala juga segera mengembalikan perekonomian kita serta menjadikannya lebih baik dari sebelumnya.
Semoga Allah Ta’ala memberikan rizki yang mencukupi dan berbarokah kepada kita semua.

Berikut ini salah satu kisah nyata tentang mudahnya Allah mewujudkan do’a hamba-Nya bila seorang hamba sungguh sungguh dan yakin terhadap doanya.

::: Kisah ini terjadi di Pakistan :::

Seorang Dr Ahli Bedah terkenal (Dr. Ishan) tergesa-gesa menuju airport. Beliau berencana akan menghadiri Seminar Dunia dalam bidang kedokteran, yang akan membahas penemuan terbesarnya di bidang kedokteran.
Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, tiba-tibs diumumkan bahwa pesawat mengalami gangguan dan harus mendarat di airport terdekat.
Beliau mendatangi ruangan penerangan dan berkata: Saya ini dokter special, tiap menit nyawa manusia bergantung ke saya, dan sekarang kalian meminta saya menunggu pesawat diperbaiki dalam 16 jam?

Pegawai menjawab: Wahai dokter, jika anda terburu-buru anda bisa menyewa mobil, tujuan anda tidak jauh lagi dari sini, kira-kira dengan mobil 3 jam tiba.
Dr. Ishan setuju dengan usul pegawai tersebut dan menyewa mobil. Baru berjalan 5 menit, tiba-tiba cuaca mendung, disusul dengan hujan besar disertai petir yang mengakibatkan jarak pandang sangat pendek.
Setelah berlalu hampir 2 jam, mereka tersadar mereka tersesat dan terasa kelelahan. Terlihat sebuah rumah kecil tidak jauh dari hadapannya, dihampirilah rumah tersebut dan mengetuk pintunya. Terdengar suara seorang wanita tua: Silahkan masuk, siapa ya? Terbukalah pintunya.
Dia masuk dan meminta kepada ibu tersebut untuk istirahat duduk dan mau meminjam telponnya.

Ibu itu tersenyum dan berkata: Telpon apa Nak? Apa anda tidak sadar ada dimana? Disini tidak ada listrik, apalagi telepon. Namun demikian, masuklah silahkan duduk saja dulu istirahat, sebentar saya buatkan teh dan sedikit makanan utk menyegarkan dan mengembalikan kekuatan anda.
Dr. Ishan mengucapkan terima kasih kepada ibu itu, lalu memakan hidangan. Sementara ibu itu sholat dan berdoa serta perlahan-lahan mendekati seorang anak kecil yang terbaring tak bergerak diatas kasur disisi ibu tersebut, dan dia terlihat gelisah diantara tiap sholat. Ibu tersebut melanjutkan sholatnya dengan do’a yang panjang.

Dokter mendatanginya dan berkata: Demi Allah, anda telah membuat saya kagum dengan keramahan anda dan kemuliaan akhlak anda, semoga Allah menjawab do’a-do’a anda.

Berkata ibu itu: Nak, anda ini adalah ibnu sabil yang sudah diwasiatkan Allah untuk dibantu. Sedangkan do’a-do’a saya sudah dijawab Allah semuanya, kecuali satu.
Bertanya Dr. Ishan: Apa itu do’anya?
Ibu itu berkata: Anak ini adalah cucu saya, dia yatim piatu. Dia menderita sakit yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter-dokter yang ada disini. Mereka berkata kepada saya ada seorang dokter ahli bedah yang akan mampu menyembuhkannya; katanya namanya Dr. Ishan, akan tetapi dia tinggal jauh dari sini, yang tidak memungkinkan saya membawa anak ini ke sana, dan saya khawatir terjadi apa-apa di jalan. Makanya saya berdo’a kepada Allah agar memudahkannya.

Menangislah Dr. Ishan dan berkata sambil terisak: Allahu Akbar, Laa haula wala quwwata illa billah. Demi Allah, sungguh do’a ibu telah membuat pesawat rusak dan harus diperbaiki lama serta membuat hujan petir dan menyesatkan kami, Hanya untuk mengantarkan saya ke ibu secara cepat dan tepat. Saya lah Dr. Ishan Bu, sungguh Allah Subhanahu wa ta’ala telah menciptakan sebab seperti ini kepada hambaNya yang mukmin dengan do’a. Ini adalah perintah Allah kepada saya untuk mengobati anak ini.

(Sebagian konten di atas dinukil dari berbagai sumber)

Oleh karena itu, saudara saudariku sekalian kita perlu memperbaiki hubungan dengan Allah Ta’ala, kita juga perlu menjauhi hal-hal yang merusak hubungan kita dengan Allah Ta’ala, dengan begitu kita berharap semoga Allah menjadikan kita hamba yang mendapatkan karunia kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Sabtu, 2 Ramadhan 1441 / 25 April 2020

_____________________________________

http://www.salamdakwah.com/artikel/4502-perbaiki-hubungan-kita-dengan-allah


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com