SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Apakah Habbatus Sauda Menyembuhkan Semua Penyakit ?

- 3 years ago

Apakah Habbatus Sauda Menyembuhkan Semua Penyakit ?

Oleh : Ustadz dr. Raehanul Bahraen

Apakah Habbatus Sauda Menyembuhkan Semua Penyakit ?

 

Dzahir hadits menjelaskan bahwa habbatus sauda menyembuhkan semua penyakit. Sebagaimana hadits,

إِنَّ هَذِهِ الحَبَّةَ السَّوْدَاءَ شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ، إِلَّا مِنَ السَّام

”Sesungguhnya pada habbatussauda’ terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian”. [1]

Ulama berselisih pendapat mengenai lafadz (كل/kullu) yang terjemahnya adalah “semua” pada hadits ini.

Sebagaimana dalam ilmu ushul fikh, lafadz “kullu” bisa bermakna:

1. Semua tanpa terkecuali

Artinya habbatus sauda menyembuhkan semua penyakit

2. Tidak semua secara mutlak

Artinya ada penyakit yang tidak bisa sembuh dengan habbatus sauda

 

Ini yang dikenal dengan kaidah:

ﺍﻟﻌﺎﻡ ﺍﻟﺬﻱ ﺃﺭﻳﺪ ﺑﻪ ﺍﻟﺨﺼﻮﺹ

“Lafadz umum tetapi maksudnya adalah khusus”.

 

Contoh lafadz kullu (semua) tetapi artinya tidak semua secara mutlak, adalah ayat tentang angin yang bisa menghancurkan “semuanya”.

ﺗُﺪَﻣِّﺮُ ﻛُﻞَّ ﺷَﻲْﺀٍ ﺑِﺄَﻣْﺮِ ﺭَﺑِّﻬَﺎ

“Angin yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Rabb-nya.” 

(QS Al-Ahqaf : 25)

 

Tentu angin tidak bisa menghancurkan (kulla syai’) semuanya. At-Thabari menafsirkan ayat ini, bahwa yang hancur adalah apa yang bisa hancur dengan angin saja yaitu angin diutus untuk menghancurkannya.

Beliau berkata,

ﺗﺪﻣﺮ ﻛﻞ ﺷﻲﺀ : ﻣﻤﺎ ﺃُﺭﺳﻠﺖ ﺑﻬﻼﻛﻪ

“Maksud dari: menghancurkan segala sesuatu yaitu apa yang angin diutus untuk menghancurkannya”. [2]

 

Mari kita lihat penjelasan ulama mengenai hadits habbatus sauda menyembuhkan segala macam penyakit

1. Yang berpendapat bisa menyembuh secara umum baik sendiri maupun jika dikombinasikan dengan lainnya

Ibnu Batthal berkata,

ﻫﺬﺍ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﻳﺪﻝ ﻋﻤﻮﻣﻪ ﻋﻠﻰ ﺍﻻﻧﺘﻔﺎﻉ ﺑﺎﻟﺤﺒﺔ ﺍﻟﺴﻮﺩﺍﺀ ﻓﻲ ﻛﻞ ﺩﺍﺀ ﻏﻴﺮ ﺩﺍﺀ ﺍﻟﻤﻮﺕ ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﺍﻻ ﺍﻧﻪ ﺍﻣﺮ ﺍﺑﻦ ﺍﺑﻲ ﻋﺘﻴﻖ ﺑﺘﻘﻄﻴﺮ ﺍﻟﺤﺒﺔ ﺍﻟﺴﻮﺩﺍﺀ ﺑﺎﻟﺰﻳﺖ ﻓﻲ ﺍﻧﻒ ﺍﻟﻤﺮﻳﺾ… ﻭﻳﻜﻮﻥ ﻣﻨﻬﺎ ﻣﺎﻳﺼﻠﺢ ﺧﻠﻄﻬﺎ ﺑﺒﻌﺾ ﺍﻻﺩﻭﻳﺔ ﻓﻴﻌﻢ ﺍﻻﻧﺘﻔﺎﻉ ﺑﻬﺎ ﻣﻨﻔﺮﺩﺓ ﻭﻣﺠﻤﻮﻋﺔ ﻣﻊ ﻏﻴﺮﻫﺎ

“Hadits ini menunjukkan keumuman khasiat/pemanfaatan habbatus sauda pada semua penyakit selain penyakit maut sebagaimana perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan Ibnu Abi Atiq untuk mencampur/mendistilasi habbatus sauda dengan minyak zaitun pada hidung orang sakit… Bentuk penyembuhannya juga pencampuran dengan obat yang lain, maka khasiatnya umum baik secara tunggal atau dikombinasikan dengan yang lain.” [3]

Al-Kirmani berkata,

ﻳﺤﺘﻤﻞ ﺇﺭﺍﺩﺓ ﺍﻟﻌﻤﻮﻡ ﻣﻨﻪ ﺑﺄﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺷﻔﺎﺀ ﻟﻠﻜﻞ ﻟﻜﻦ ﺑﺸﺮﻁ ﺗﺮﻛﻴﺒﻪ ﻣﻊ ﺍﻟﻐﻴﺮ

“Maknanya adalah umum yaitu menyembuhkan semua penyakit, tetapi dengan syarat dikombinasikan dengan obat lainnya.” [4]

 

2. Yang berpendapat tidak menyembuhkan secara mutlak

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam kitab thibbun nabawi menjelaskan tentang habbatus sauda,

وَهِيَ كَثِيرَةُ الْمَنَافِعِ جِدًّا، وَقَوْلُهُ: «شِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ» ، مِثْلُ قَوْلِهِ تعالى: تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍ بِأَمْرِ رَبِّها أي: كلّ شيء يقبل التَّدْمِيرَ وَنَظَائِرَه

“Habbatus sauda memiliki sangat banyak manfaat, sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Obat untuk segala macam penyakit”. 

Ini sebagaimana firman Allah, “Angin menghancurkan segala sesuatu dengan perintaha Rabb-nya”. Yaitu segala sesuatu yang bisa hancur dengan angin dan semisalnya. (Tidak semua hancur dengan angin, demikian juga habbatus sauda).” [5]

 

Al-Khattabi berkata,

ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺨﻄﺎﺑﻲ ﻛﻤﺎ ﻓﻲ ﻋﻤﺪﺓ ﺍﻟﻘﺎﺭﻱ ‏( 31 / 301 ‏) :

ﻫﻮ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻤﻮﻡ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺮﺍﺩ ﺑﻪ ﺍﻟﺨﺼﻮﺹ …ﻭﺍﻧﻤﺎ ﺍﺭﺍﺩ ﺷﻔﺎﺀ ﻛﻞ ﺩﺍﺀ ﻳﺤﺪﺙ ﻣﻦ ﺍﻟﺮﻃﻮﺑﺔ ﻭﺍﻟﺒﻠﻐﻢ ﻻﻧﻪ ﺣﺎﺭ ﻳﺎﺑﺲ

“Hadits ini adalah lafadz umum tapi maksudnya khusus (tidak meyembuhkan semuanya) … maksud menyembuhkan semua penyakit yaitu penyakit basah dan sejenis dahak karena habbatus sauda itu jenis panas dan kering.” [6]

 

Ibnu Hajar Al-Asqalaniy berkata,

” ﻗِﻴﻞَ ﺇِﻥَّ ﻗَﻮْﻟﻪ ” ﻛُﻞّ ﺩَﺍﺀ ” ﺗَﻘْﺪِﻳﺮﻩ : ﻳَﻘْﺒَﻞ ﺍﻟْﻌِﻠَﺎﺝ ﺑِﻬَﺎ , ﻓَﺈِﻧَّﻬَﺎ ﺗَﻨْﻔَﻊ ﻣِﻦْ ﺍﻟْﺄَﻣْﺮَﺍﺽ ﺍﻟْﺒَﺎﺭِﺩَﺓ , ﻭَﺃَﻣَّﺎ ﺍﻟْﺤَﺎﺭَّﺓ ﻓَﻠَﺎ

“Dikatakan makna “menyembuhkan semua penyakit” maksudnya adalah menerima kesembuhan dengan habbatus sauda. Karena habbatus sauda bermanfaat untuk penyakit jenis dingin adapun penyakit jenis panas maka tidak.”

 

PENDAPAT TERPILIH:

Yang lebih mendekati kebenaran -wallahu a’lam- habbatus sauda bisa menyembuhkan semua penyakit secara umum.

Karena lafadz pada hadits sudah ada pengkhususan/pengecualian (istitsna’) dengan “illa” (إلا) dengan kata “kematian”, jadi lafadz “kullu” (كل) di situ bermakna umum dan mendapatkan pengecualian dengan “illa” (إلا)

 

Bagaimana dengan mereka yang sudah pakai habbatus sauda tetapi tidak sembuh?

1. Jika sesuai pendapat ulama bahwa habbatus sauda tidak menyembuhkan secara mutlak maka wajar jika ada yang tidak sembuh dengan habbatus sauda

 

2. Jika mengikuti pendapat bahwa habbatus sauda menyembuhkan semua penyakit, maka perlu diketahui bahwa agar bisa sembuh dengan obat. Maka perlu diperhatikan:

a) Syarat-syaratnya yang terpenuhi

Semisal dosis habbatus sauda harus tepat sesuai diagnosis (berarti diagnosis harus tepat juga), jika tidak tepat maka tidak sembuh

b) Tidak ada pencegah kesembuhan

 

Misalnya ada komplikasi memperparah penyakit sehingga obat tidak bermanfaat.

Atau ada penghalang obat diserap tubuh misalnya gangguan pada lambung.

Syaikh Bin Baz menjelaskan hal ini, beliau berkata,

” ﻛﺜﻴﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻻ ﺗﻨﻔﻌﻪ ﺍﻷﺳﺒﺎﺏ ﻭﻻ ﺍﻟﺮﻗﻴﺔ ﺑﺎﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭﻻ ﻏﻴﺮﻩ ؛ ﻟﻌﺪﻡ ﺗﻮﺍﻓﺮ ﺍﻟﺸﺮﻭﻁ , ﻭﻋﺪﻡ ﺍﻧﺘﻔﺎﺀ ﺍﻟﻤﻮﺍﻧﻊ

“Banyak manusia yang tidak bermanfaat jika melakukan suatu sebab semisal ruqyah dengan Al-Quran dan lain-lainnya karena tidak terpenuhi syarat dan adanya penghalang kesembuhan.” [7]

Untuk selengkapnya silahkan baca tulisan-tulisan kami “mengapa tidak sembuh dengan thibbun nabawi”. [8]

 

CATATAN PENTING:

Mengenai lafadz “kullu” pada hadist “semua bid’ah sesat” ini bermakna umum atau semua bid’ah sesat karena lanjutnya haditsnya adalah “semua sesat di neraka”. Maka maknanya, semua sesat pasti di neraka dan tidak ada pengecualian sesat yang tidak di neraka.

 

@Markaz YPIA, Yogyakarta tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

 

Catatan kaki:

[1] Muttafaqun ‘alaihi HR. Bukhari no. 5687, Muslim no. 2215

[2] Lihat Tafsir At-Thabari

[3] Syarah Bukhari libni Batthal 9/397

[4] ‘Umdatul Qari’ 31/301

[5] Tibbun Nabawi hal 287, maktabah Ats-Tsaqafiy, Koiro, Tahqiq Dr. Hamid Muhammad Ath-Thahir

[6] ‘Umdatul Qari’ 31/301

[7] Majmu’ Fatawa syaikh Bin Baz 8/70

[8] Silahkan baca:

https://muslimafiyah.com/thibbun-nabawi-ibarat-pedang-yang-sangat-tajam.html

 

________________________________

Dipost: Tsulasa 7 Rajab 1438 H / 4 April 2017

🌏 http://www.salamdakwah.com/artikel/4268-apakah-habbatus-sauda-menyembuhkan-semua-penyakit


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Agar Bersama Dengan Seseorang Di Akhirat, Tidak Cukup Dengan Cinta
Agar Bersama Dengan Seseorang Di Akhirat, Tidak Cukup Dengan Cinta
Ustadz DR Musyaffa' Ad Dariny,MA - 3 years ago
Ketika Ayah Tidak Mau Jadi Wali Nikah
Ketika Ayah Tidak Mau Jadi Wali Nikah
Ustadz Ammi Nur Baits - 4 years ago
3 Bekal Menyambut Ramadhan
3 Bekal Menyambut Ramadhan
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Apakah Ilmu Anda Bermanfaat?
Apakah Ilmu Anda Bermanfaat?
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Apakah Hijab Wanita Muslimah Harus Berwarna Hitam ?
Apakah Hijab Wanita Muslimah Harus Berwarna Hitam ?
Ustadzah Ummu Faynan,Lc - 3 years ago
Ingat, Engkau Hanya Seorang Hamba
Ingat, Engkau Hanya Seorang Hamba
Ustadz DR Musyaffa' Ad Dariny,MA - 4 years ago
Bagaimana Keadaanmu Di Dalam Kubur Nanti..?
Bagaimana Keadaanmu Di Dalam Kubur Nanti..?
Ustadz Abu Islama Imanudin Lc - 3 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com