SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Risalah Untuk Yang Terjepit

Ustadz Hasan Al-Jaizy,Lc - 3 years ago

Risalah Untuk Yang Terjepit

Oleh : Ustadz Hasan Al-Jaizy, Lc

Risalah Untuk Yang Terjepit

 

Ini adalah risalahku yang jauh dari kesempurnaan untuk para pengharap pelangi setelah badai berhari-hari. Ini adalah risalahku pada yang air matanya menggersang terkuras malam dan siang. 

Sesungguhnya tiadalah kamu kecuali teruji di negeri tak terpuji. Tiada seorang pun kecuali takkan tertawa selamanya. Ada masa yang mewajibkanmu tertawa, ada zaman yang memaksamu menangis. 

Saudaraku, jangan mati tenggelam dalam sesalan akan kurangnya harta. Karena kau pernah bertemu orang kaya yang sama sekali tidak kaya. Tidak sedikit bermegah rumah, namun hatinya digurita gundah. Kau pun pernah bertemu orang miskin yang begitu kaya. Sedikit materi terpunya, namun jiwanya bertutur ria. 

Jika memang telah kering matamu, telah letih pipimu menangis, telah berhenti getaran-getaran tubuhmu karena terlalu sedihmu, maka ketahuilah, kemenanganmu telah mendekat. Insya Allah, pelangi akan terlukis setelah badai-badai. Insya Allah, burung-burung akan berkicau kembali setelah badai-badai. Insya Allah, kamu akan tersenyum kembali setelah segala kesulitan usai.

Berdoalah saudaraku, tulus kepada Allah, tulus mengharap dan meminta dari-Nya. Jika bergantungmu pada manusia saja, sesungguhnya manusia akan mati. Pasti mati. Dan manusia pun takkan sempurna selamanya. Maka, mintalah yang terbesar dari asa pada Yang Maha Sempurna. Sebutlah nama-nama-Nya yang mulia dalam prosa-prosa kalbu. Tuturkan segala yang tersuara di hatimu. Serahkan segala perkara pada Rabb-mu.

 

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) -Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran." 

[Q.S. Al-Baqarah: 186]

 

Dia adalah Maha Dekat. 

Dan Dia Maha Mendengar.

Juga, Dia menjawab doa-doa dan permohonan.

 

قُلْ مَن يُنَجِّيكُم مِّن ظُلُمَٰتِ ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ تَدْعُونَهُۥ تَضَرُّعًۭا وَخُفْيَةًۭ لَّئِنْ أَنجَىٰنَا مِنْ هَٰذِهِۦ لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلشَّٰكِرِينَ

"Katakanlah: "Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dan dengan suara yang lembut (dengan mengatakan): "Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur."" 

[Q.S. Al-An'aam: 63]

 

قُلِ ٱللَّهُ يُنَجِّيكُم مِّنْهَا وَمِن كُلِّ كَرْبٍۢ

"Katakanlah: "Allah menyelamatkan kamu daripada bencana itu dan dari segala macam kesusahan." 

[Q.S. Al-An'aam: 64]

 

Jika memang hartamu serasa kekurangannya, maka ingatlah masih megahnya nikmat-nikmat dari-Nya padamu kini jua. Ingat masih adanya panca indera. Terlebih jika engkau memiliki ilmu dan iman. 

Jika memang ilmumu serasa kekurangannya, maka ingatlah masih megahnya nikmat-nikmat dari-Nya padamu kini jua. Ingat masih punyanya kamu akan harta. 

Jika memang ilmu dan hartamu serasa kekurangannya, maka ingatlah masih megahnya nikmat-nikmat dari-Nya padamu kini jua. Apakah kamu membayar setiap helai nafasmu?

Karena itu, kabar gembira semoga datang segera untukmu. Insya Allah, kemenanganmu dekat. Insya Allah. 

Dan kala terbit kemenangan itu, jadilah orang yang ingat siapa diri. Ingat masa sengsara dan jangan lupa diri. Ilmu yang kau punyai, jangan pernah berpelit memberi. Harta yang kau miliki, jangan pernah benci memberi. Tubuh yang kau ragai, jangan pernah menyerah mencari.

 

Sesungguhnya engkau sedang dimuliakan oleh Allah dengan musibah dan ujian, namun engkau belum sempurna mengerahkan yang terbaik darimu, baik dari doa, usaha atau takwa.

Dekat dengan ujian adalah rahmat dan kelembutan tersembunyi. Karena itu bisa membuatmu berfikir dan merenung. Yang berfikir akan menyadari. Yang tak berfikir akan lupa diri.

Sementara, jauh dari cobaan bisa menjadi petaka. Karena itu bisa membuatmu tak lagi mengingat siapa Yang Memberi. 

 

Maka, bersyukurlah, karena Allah mencintaimu...dengan memberi ujian padamu. Adakah seorang pelajar layak lulus tanpa ujian?! 

Jika kau tahu jawabannya, maka jawab ini dalam renungan:

"Adakah seorang hamba layak ke surga tanpa ujian?"

 

____________________________________

Direpost Ustadz Hasan Al-Jaizy, Lc -hafizhahullah- Itsnain 27 Rajab 1438 H / 24 April 2017

🌏 http://www.salamdakwah.com/artikel/4247-risalah-untuk-yang-terjepit


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com