SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Adab Bergaul Muslim dan Muslimah (Edisi 1)

- 3 years ago

Adab Bergaul Muslim dan Muslimah (Edisi 1)

Oleh : Ustadz Abdurrahman Thoyyib, Lc 

(Pengajar STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya)

 

ADAB BERGAUL MUSLIM DAN MUSLIMAH

(Edisi 1)

 

Islam adalah satu-satunya agama yang sempurna, tidak ada satupun permasalahan yang mendatangkan kebaikan bagi umat atau yang menjauhkan mereka dari kerusakan melainkan telah dijelaskan dengan segamblang-gamblangnya. 

Allah Ta'ala berfirman:

ٱلۡيَوۡمَ أَكۡمَلۡتُ لَكُمۡ دِينَكُمۡ وَأَتۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلۡإِسۡلَـٰمَ دِينً۬ا‌ۚ

"Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu." 

(QS. Al-Maidah : 3)

 

Allah juga berfirman:

وَنَزَّلۡنَا عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَـٰبَ تِبۡيَـٰنً۬ا لِّكُلِّ شَىۡءٍ۬ وَهُدً۬ى وَرَحۡمَةً۬ وَبُشۡرَىٰ لِلۡمُسۡلِمِينَ

"Dan Kami turunkan kepadamu Al kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri." 

(QS. An-Nahl : 89)

 

Diantara yang telah dijelaskan oleh Islam adalah bagaimana seorang muslim bermuamalah dengan lawan jenisnya. Dalam kehidupan bermasyarakat, tidak mungkin seseorang tidak berinteraksi dengan lawan jenisnya (yang bukan mahram baginya). Islam sebagai agama wasath/pertengahan, di dalam perkara ini tidak melarang secara mutlak dan tidak pula memberi kebebasan secara mutlak. Namun Islam memberikan rambu-rambu dan batasan-batasan yang tujuannya tidak lain dan tidak bukan melainkan demi kemaslahatan manusia dan mencegah kerusakan dari mereka. Terlebih lagi, Islam datang untuk menjaga 5 kemashlahatan bagi umat, yaitu 

menjaga agama, jiwa, kehormatan, harta dan nasab keturunan.

 

Diantara rambu-rambu dalam berinteraksi dengan lawan jenis adalah sebagai berikut:

1. Menjaga pandangan.

 

Darimana datangnya lintah?

Dari sawah turun ke kali 

Darimana datangnya cinta?

Dari mata turun ke hati

 

Itulah fitnah pandangan yang terlalu diobral hingga bisa meracuni hati manusia. Oleh karenanya Allah berfirman:

قُل لِّلۡمُؤۡمِنِينَ يَغُضُّواْ مِنۡ أَبۡصَـٰرِهِمۡ وَيَحۡفَظُواْ فُرُوجَهُمۡ‌ۚ ذَٲلِكَ أَزۡكَىٰ لَهُمۡ‌ۗ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا يَصۡنَعُونَ (٣٠) وَقُل لِّلۡمُؤۡمِنَـٰتِ يَغۡضُضۡنَ مِنۡ أَبۡصَـٰرِهِنَّ وَيَحۡفَظۡنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبۡدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنۡهَا‌ۖ وَلۡيَضۡرِبۡنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِہِنَّ‌ۖ وَلَا يُبۡدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوۡ ءَابَآٮِٕهِنَّ أَوۡ ءَابَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوۡ أَبۡنَآٮِٕهِنَّ أَوۡ أَبۡنَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوۡ إِخۡوَٲنِهِنَّ أَوۡ بَنِىٓ إِخۡوَٲنِهِنَّ أَوۡ بَنِىٓ أَخَوَٲتِهِنَّ أَوۡ نِسَآٮِٕهِنَّ أَوۡ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَـٰنُهُنَّ أَوِ ٱلتَّـٰبِعِينَ غَيۡرِ أُوْلِى ٱلۡإِرۡبَةِ مِنَ ٱلرِّجَالِ أَوِ ٱلطِّفۡلِ ٱلَّذِينَ لَمۡ يَظۡهَرُواْ عَلَىٰ عَوۡرَٲتِ ٱلنِّسَآءِ‌ۖ وَلَا يَضۡرِبۡنَ بِأَرۡجُلِهِنَّ لِيُعۡلَمَ مَا يُخۡفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ‌ۚ وَتُوبُوٓاْ إِلَى ٱللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ   

"Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat".

Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. 

(QS. An-Nuur : 30-31)

 

2. Menghindari khalwat (berduaan) dengan lawan jenis

Diantara fitnah di zaman ini adalah pergaulan bebas antara dua lawan jenis. Bahkan fitnah ini bukan hanya menimpa orang-orang dewasa namun juga menimpa yang masih ABG. Siswa SD pun sudah mengenal khalwat yang terkadang mengantarkan kepada perbuatan keji. Na’udzu billahi min dzalik. Banyak tempat yang mereka jadikan untuk berkhalwat mulai dari taman kota hingga tempat suci seperti masjid. 

 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

ألا لا يخلون رجل بامرأة إلا كان ثالثهما الشيطان

"Ketahuilah, tidaklah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita melainkan ketiganya adalah setan." 

(HSR. Ahmad dan Tirmidzi) 

 

BERSAMBUNG..

 

---------------------

(*) Makalah ini dirangkum dari beberapa referensi yaitu Syakhshiyah Al-Mar’ah Al-Muslimah oleh DR.Muhammad Ali Al-Hasyimi, Risalah ila Al-Akhawat Al-Muslimaat oleh Abdullah bin Jaarullah dan Takriim Al-Mar’ah Fi Al-Islam oleh Syaikh Muhammad bin Jamiil Zainu.

 

____________________________________

Dipost Ustadz Abdurrahman Thoyyib, Lc -hafizhahullah- Sabtu 18 Rajab 1438 H / 15 April 2017

🌏 http://www.salamdakwah.com/artikel/4245-adab-bergaul-muslim-dan-muslimah-edisi-1


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com