SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Dakwah Tuh Ternyata Berat Sekali

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago

Dakwah Tuh Ternyata Berat Sekali

Oleh : Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri

 

Dakwah Tuh Ternyata Berat Sekali

 

Semoga ini bukan berkeluh kesah, juga bukan menyerah, apalagi menyesal. Namun seorang juru dakwah juga butuh tazkir, suplemen motivasi dan juga butuh teman seperjuangan yang meneguhkan langkahnya agar tetap tegar menghadapi setiap aral dan rintangan.

 

Ujian terberat ialah ikhlas.

Saat ditentang, dimaki, dimusuhi, dihina, dituduh dan diperangi penentang dakwah, kadang nyali ciut, atau nafsu dendam menggelora, amarah dan kecewa membara.

Saat disanjung dan dipuji, dieluk-elukkan dan mendapat apresiasi atau imbalan, semangat berkobar, tersanjung, merasa berjasa, dan dada pun kadang membusung karena sombong mulai menggeliat dalam dada.

Saat ada juru dakwah lain, "Pesilat baru" ada rasa sok lebih pengalaman dan lebih berilmu, saat ada juru dakwah yang lebih tersohor, lebih banyak muridnya, lebih pandai menjadikan air mata masyarakat bercucuran, ada saja semut-semut iri, dengki dan hasad mulai menggerogoti. Apalagi bila "Pesilat baru" tersebut adalah mantan murid, atau lebih muda, dan aroma ingusnya saja masih semerbak, mulailah asap-asap iri dan dengki mulai mengepul.

Ikhlas, adalah jualan para juru dakwah, namun bisa jadi para juru dakwahlah yang paling terakhir memilikinya. 

 

Penyakit hati adalah musuh bebuyutan para da'i yang selalu saja ia peringatkan ummat agar tidak terjangkiti olehnya, dan para juru dakwah selalu saja menjadi tabibnya, namun bisa saja mereka adalah orang yang paling kronis penyakitnya. Dan bisa jadi status yang sedang anda baca ini adalah bagian dari buktinya:

 

Kelak di akhirat, setelah para penghuni neraka masuk ke dalam neraka, akan ada lelaki yang diceburkan ke dalam neraka, hingga usus dan seluruh isi perutnya tercerai berai, lalu ia berputar bagaikan batu penggilingan padi yang berputar. Spontan saja pemandangan ini menarik peratian para penghuni neraka, sehingga mereka segera mengerumuni lelaki tersebut, lalu mereka berkata kepadanya: Wahai fulan, bukankah semasa di dunia, engkaulah yang selalu memerintahkan kami agar menjalankan kebajikan dan melarang kami dari kemungkaran? Lelai itu menjawab: Betul, dahulu aku selalu memerintahkan kalian agar melakukan kabaikan dan meninggalkan kemungkaran, namun ternyata aku sendiri selalu melakukan kemungkaran tersebut. 

(Bukhari)

 

Ya Allah limpahkanlah keikhlasan kepada hamba-Mu ini, dan karuniakan istiqomah hingga akhir hayat, dan akhirilah hidup hamba-Mu ini dengan husnul khatimah.

 

___________________________________

Dipost Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri -hafizhahullah- Arbi'a 17 Jumadats Tsaniyyah 1438 / 15 Maret 2017


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Suamimu Tak Seburuk Fir’aun
Suamimu Tak Seburuk Fir’aun
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 days ago
Kiat Menghapuskan Sifat Kikir
Kiat Menghapuskan Sifat Kikir
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Iblispun Berkedok Sebagai Penasehat.
Iblispun Berkedok Sebagai Penasehat.
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Berapa Wajah Anda ?
Berapa Wajah Anda ?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Mulai Bersemi Di Sebagian Majlis Taklim
Mulai Bersemi Di Sebagian Majlis Taklim
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Penyusup
Penyusup
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Husnudzon Bukan Dalil
Husnudzon Bukan Dalil
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Murid Jadi Soko Guru, Guru Jadi Murid Kecil
Murid Jadi Soko Guru, Guru Jadi Murid Kecil
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Ustadz Pun Tetap Diuji
Ustadz Pun Tetap Diuji
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com