SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Adab Safar

Ustadz Abu Islama Imanudin Lc - 3 years ago

Adab Safar

Oleh : Ustadz Abu Islama Imanuddin, MA

 

-ADAB SAFAR

-SAFAR IBADAH

-Senin, 13-3-2017

-Abu Islama Imanuddin

 

========================

 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد ؛

 

Saudaraku..

Islam adalah agama yang sempurna. Mengajarkan seluruh sisi kehidupan kita..termasuk adab yang harus dilakukan oleh kita. Pada point ini, kita membahas adab SAFAR..semoga bermanfaat !

 

• Bersafar harus diawali dengan Niat yang baik karena Allah. 

Hal ini agar lelahnya kita dan biaya yang kita keluarkan mendapat pahala di sisi Allah Subhaanahu wata'ala. Berdasarkan hadits :

 

إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ ما نوى

"Sesungguhnya amal-amal itu tergantung niat-niatnya dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan apa yang dia niatkan"

(HR. Bukhori dan Muslim dari Sahabat Umar bin Khoththob radhiyallaahu 'anhu)

 

• Beristikhorohlah dengan meminta pilihan yang terbaik dari Allah. Sholatlah 2 rokaat lalu berdoa minta kebaikan kepada Allah. Lalu bermusyawarahlah dengan keluarga atau dengan orang yang terpercaya yang punya pemahaman agama secara mendalam..berdasarkan sabda Rosulullah :

 

وإذا استنصحك فانصح له

"Apabila ada seseorang minta nasehat kepadamu maka berilah ia nasehat.."

(HR. Bukhori dan Muslim dari Sahabat Abu Hurairoh radhiyallaahu 'anhu)

 

• Berusaha membebaskan diri dari hal-yang terkait dengan hutang piutang dan kedzaliman antar sesama manusia. Sebagaimana firman Allah :

 

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

QS. An-Nisa' (4 : 58)

 

• Tidak bersafar seorang wanita kecuali dengan mahromnya, yaitu laki-laki yang diharamkan menikah dengan dirinya selama-lamanya seperti ayah, anak, saudara dan lainnya. Rosulullah bersabda :

 

لا يحل لإمرأة تؤمن بالله واليوم الأخر تسافر مسيرة يوم وليلة إلا مع ذي محرم منها

"Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir melakukan perjalanan sehari semalam kecuali dengan mahromnya"

(HR. Bukhori dan Muslim dari Sahabat Abu Hurairoh radhiyallaahu anhu)

 

• Meminta idzin kepada kedua orang tua sebelum safar, mewakilkan kepada seseorang dari keluarganya untuk memposisikan diri kita selama kita tidak ada dan berwasiat kebaikan untuk keluarga yang ditinggalkan. Rosulullah bersabda :

 

ما حق امرئ مسلم له شيء يوصي فيه يبيت ليلتين إلا ووصيته مكتوبة عنده

"Tidak dibenarkan bagi seorang muslim yang memiliki sesuatu untuk diwasiatkan lalu berlalu dua malam kecuali wasiatnya itu tertulis di sisinya"

(HR. Muslim dari Sahabat Abdullah ibnu Umar)

 

• Meninggalkan nafkah bagi keluarga yang ditinggalkan dengan cukup dan berbekal untuk dirinya selama safar dengan harta yang halal dan cukup. Hal ini agar apa yang kita lakukan selama ibadah membuahkan ketenangan dalam hati dan membuat doa yang kita panjatkan terkabulkan. Karena harta haram menghalangi terkabulnya dia kita. Rosulullah bersabda :

 

...ذكر الرجل يطيل السفر أشعث أغبر يرفع يديه إلى السماء يا رب ! يا رب ! ومطعمه حرام ومشربه حرام وملبسه حرام وغذي بالحرام فأنى يستجاب لذلك

"..Beliau menyebutkan seorang laki-laki yang melakukan safar dengan rambut tak beraturan..dia mengangkat kedua tangannya -berdoa- ya Robbi..ya Robbi ! Tapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan bekalnya haram..maka bagaimana akan dikabulkan -doa-nya.."

(HR. Muslim dari Sahabat Abu Hurairoh radhiyallaahu 'anhu)

 

• Hendaknya bersafar ditemani dengan sahabat-sahabat yang shalih, tidak boleh kurang dari 3 orang dan jadikan salah seorang dari mereka sebagai pemimpin dalam perjalanannya. Rosulullah bersabda :

 

الركب شيطان والراكبان شيطانان والثلاثة ركب..

"Melakukan safar sendiri seperti perbuatan syaitan. Bersafar berdua juga seperti perbuatan syaitan. Adapun bersafar bertiga, maka itulah safar yang benar -jauh dari gangguan syaitan-"

(HR. Malik, Abu Dawud, Tirmidzi dari Amr bin Syauai dari ayahnya dari kakeknya).

 

Beliau juga bersabda :

 

إذا خرج ثلاثة في سفر فليؤمروا أحدهم

"Jika tiga orang keluar di dalam sebuah perjalanan, hendaklah mereka menunjuk seorang dari mereka untuk menjadi pemimpin."

(HR. Abu Dawud dari Sahabat Abu Sa'id al Khudry radhiyallaahu 'anhu)

 

• Selama bersafar, hendaknya saling berlemah lembut antar sesama, menetapi apa yang dihasilkan dari setiap musyawarah dan tetap mentaati pemimpin safarnya dan saling mendoakan antar sesama dalam kebaikan.

 

• Bersafarlah pada hari Kamis dan keluar dari rumah pagi hari, dengan memilih alat transportasi yang nyaman. Rosulullah bersabda :

 

لقلما كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يخرج إذا خرج في سفر إلا يوم الخميس

"Jarang sekali Rosulullah keluar apabila beliau hendak bersafar melainkan pada hari Kamis"

(HR. Bukhori dari Sahabat Ka'ab bin Malik radhiyallaahu 'anhu)

 

• Hendaknya berdoa saat keluar rumah dengan membaca :

 

بسم الله توكلت على الله ولا حول ولا قوة إلا بالله

Bismillah tawakkaltu 'alallaah walaa haula walaa quwwata illa billah

Dengan menyebut nama Allah,aku bertawakkal kepada Allah dan tidak ada daya upaya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah

(HR. Ahmad dan Tirmidzi dari Ummul Mulminin Ummu Salamah radhiyallaahu 'anha)

 

Juga doa naik kendaraan :

 

سبحان الذي سخر لنا هذا وما كنا له مقرنين وإنا إلى ربنا لمنقلبون

Subhaanalladzii sakhkhoro lanaa haadzaa wamaa kunnaa lahuu muqriniin wainnaa ilaa robbinaa lamungqolibuun

Segala puji bagi Allah. Maha suci Robb yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya dan sesungguhnya kaminakan kembali kepada Robb kami (pada hari kiamat)..

(HR. Abu Dawud,Tirmidzi, dari Sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallaahu 'anhu)

 

Juga membaca doa safar : 

 

 اللهم إنا نسألك في سفرنا هذا البر والتقوى ومن العمل ما ترضى. اللهم هون علينا سفرنا هذا واطوعنا بعده اللهم أنت الصاحب في السفر والخليفة في الأهل . اللهم إني أعوذ بك من وعثاء السفر وكأبة المنظر وسوء المنقلب في المال والأهل

Allahumma innaa nas'aluka fii safarinaa haadzaa al birro wat taqwa waminal 'amali maa tardhaa. Allahummaa hawwin alainaa safaronaa haadzaa wathwi'annaa bu'dahu. Allahummaa antas Shaahibu fis safari wal khaliifatu fil ahli. Allahummaa inni a'uudzubika min wa'tsaa issafari wa ka'aabatil mandzari wa suu'il munqolabi fil maali wal ahli

Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kebaikan dan ketaqwaan dalam perjalanan ini..kami mohon perbuatan yang Engkau ridhai. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami inj dan dekatkanlah jaraknya baginkami. Ya Allah, Engkaulah pendampingku dalam perjalanan ini dan pengganti yang mengurusi keluarga yang aku tinggalkan. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari kelelahan dalam perjalanan ini, pemandangan yang menyedihkan, serta keadaan yang buruk dalam harta dan keluarga saat kembali.

(HR. Muslim dari Sahabat Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu)

 

Demikian beberapa adab safar semoga bermanfaat untuk membimbing kita dalam setiap perjalanan kita. Tentunya masih banyak adab safar lainnya. Wallaahu a'lam.

 

وصلى الله على نبينا محمد وأخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

 

Bumi Cikarang,

Senin, 13 Maret 2017

abuislama.doc.13032017


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com