SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Darimana Datangnya Pemimpin Zhalim ?

Ustadz Fadlan Fahamsyah. LC, MHI - 4 months ago

Darimana Datangnya Pemimpin Zhalim ?

Oleh : Ustadz Fadlan Fahamsyah, Lc, MHI

DARIMANA DATANGNYA PEMIMPIN ZHALIM ?

 

1. Saudaraku, berkuasanya Pemimpin yang zhalim adalah musibah bagi umat. Dia datang, karena ada sebab yang membuat dia datang...

 

2. Hendaklah kita mengenali sebab kedatangannya, agar kita bisa mengobatinya dan agar kita tidak salah menentukan obatnya...

Seorang dokter akan mendiagnosa penyakit sebelum ia memberi obat dan menentukan kadarnya, karena salah memberi obat bisa membunuh orang yang sakit dan tak menyembuhkannya.

 

3. Lalu darimana datangnya pemimpin yang zhalim?

Biarlah Allah pemilik kerajaan langit dan bumi menjelaskan kepada kita dari mana datangnya...

 

a. Allah Ta'ala berfirman:

وَكَذَٰلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang yang zhalim itu menjadi wali (pemimpin, penolong, teman setia) bagi sebahagian yang lain disebabkan (dosa) yang mereka usahakan.

[QS. Al-An’am: 129]

 

b. Seorang tabi'in yang bernama al-A'masy ditanya tentang ayat di atas, maka beliau berkata:

"Aku mendengar mereka (para sahabat) berkata, ‘Jika manusia sudah rusak maka mereka akan dipimpin oleh orang-orang yang jahat di antara mereka”. 

(Abu Nu'aim, al-Hilyah vol. 5 hal 51 dan Siraj al-Muluk, vol.2, hal: 467)

 

c. Bukankah diantara doa yang sering kita panjatkan adalah:

اللَّهُمَّ لَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوْبِنَا مَنْ لَا يَخَافُكَ فِيْنَا وَلَا يَرْحَمُنَا

“Yaa Allah dikarenakan dosa-dosa kami janganlah Engkau kuasakan (beri pemimpin) orang-orang yang tidak takut kepada-Mu atas kami dan tidak pula bersikap rahmah kepada kami.”

Lihat...bukankah dosa yang kita lakukan telah mengundang datangnya petaka ini?

 

d. Hasan al-Bashri didatangi oleh orang-orang yang hendak menghunuskan pedang-pedang mereka ke arah pemimpin yang zhalim, pemimpin yang membunuh sahabat Nabi...mereka datang ingin mendapatkan legitimasi dari sang imam dan fatwanya bisa disebar ke seluruh penjuru negeri Islam, akan tetapi beliau menjawab:

لا تفعل إنكم من أنفسكم أتيتم.

Jangan kalian lakukan, sesungguhnya dari diri-diri kalian sendiri pemimpin pemimpin itu didatangkan kepada kalian...

 

Sebagaimana perkataan yang masyhur:

كما تكونوا يولى عليكم ....

Sebagaimana keadaanmu maka begitulah kepemimpinan diberikan kepadamu.

 

Amal-amal kalian adalah pemimpin kalian.  

(Imam Al-Thurthusyi, Siraj al-Muluk hal. 197)

 

f. Riwayat-riwayat di atas berkesimpulan bahwa musibah berupa penguasa dan pemimpin yang zhalim bermula dari diri kita.

 

4. LALU APA SOLUSINYA:

Solusi selalu dilihat setelah kita melihat sebab, maka jika sebab datangnya pemimpin zhalim adalah dosa dan kezhaliman yang kita lakukan maka hendaklah kita bertaubat dan beristighfar kepada Allah...memperbaiki diri kita,.. memperbaiki aqidah dan ibadah kita...agar dengan keshaliahn kita Allah menshalihkan pemimpin kita....

 

a. Allah Ta'ala berfirman:

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ 

Dan apa saja musibah yang menimpa kalian maka itu disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri. 

(QS. As-Syura: 30)

 

b. Hasan al-Bashri berkata:

انَّ الرَّجُلَ كَانَ يُشَاكُ الشَّوْكَةَ يَقُولُ : إِنِّي لأَعْلَمُ أَنَّكِ بِذَنْبٍ وَمَا ظَلَمَنِي رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ.

Sesungguhnya dahulu seorang laki-laki dari salaf tertusuk duri di kakinya, maka ia berkata: 

Sesungguhnya aku mengetahui bahwa engkau menusukku karena dosa yang aku perbuat, karena tuhanku tidak berlaku zhalim kepadaku...

(Imam Ahmad, az-Zuhd, hal: 282)

 

Beristighaflah kawan..dan mari kita perbaiki diri ....agar musibah ini diangkat oleh Allah

 

SAUDARAKU....

maka dari itulah mengapa para ulama selalu mewanti-wanti kita agar berlindung dengan ilmu ketika terjadi fitnah, huru-hara dan petaka.

Karena dengan ilmu dan bashirah, para ulama rabbani melihat apa sebenarnya akar petaka dan bagaimana cara mengangkatnya.

Kita selalu sibuk melihat pucuk daun yang mengering....tapi para ulama sejati selalu melihat akar yang rusak...

 

Semoga bermanfaat.

 

Surabaya, 

Selasa, 14 Februari 2017 / 18 Jumadal Ula 1438 

Akhukum fillah:

Abu Abdillah Fadlan Fahamsyah


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

© 2017 - Www.SalamDakwah.Com