SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Ummiyyuun

- 6 months ago

Ummiyyuun

Oleh : Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc

UMMIYYUUN 

 

Allah Ta'ala berfirman :

و منهم أميون لا يعلمون الكتاب إلا أماني و إن هم إلا يظنون 

"Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak memahami kitab (Taurat) kecuali hanya berangan-angan dan mereka hanya menduga-duga".

[QS. Al-Baqarah (78)]

 

Lafadz "umiy" adalah bentuk penisbatan kepada umu yang artinya ibu, istilah ini untuk orang yang buta huruf, karena orang yang baru lahir dari ibunya dia tidak memiliki pengetahuan nulis dan baca, dan demikianlah makna global dari ayat di atas..

Tapi kalau kita mencermati ayat di atas secara dalam kita mendapatkan makna bahwa UMIY juga bisa diartikan untuk orang yang bisa membaca tapi tidak paham dan tidak mengerti dari apa yang dibaca.

 

Beberapa faedah dari ayat di atas :

 

1. Umiyyah (sifat umiy) dapat digunakan untuk mensifati orang yang tidak dapat membaca, juga orang (hanya sekedar) dapat membaca tetapi tidak paham maknanya.

Ayat di atas turun kepada orang-orang yahudi yang secara umum mereka adalah orang-orang yang bisa membaca, tetapi mereka di pandangan Allah sama dengan orang-orang yang umiy.

Oleh karena itu bisa juga ayat di atas diterjemahkan dengan apa yang ditafsirkan oleh Syekh Muhammad bin Shalih Utsaimin rahimahumullah bahwa di antara mereka ada orang-orang yang umiy, tidak mengetahui kitab kecuali hanya sekedar bacaannya tanpa memahami maknanya.

 

2. Celaan terhadap orang yang tidak memiliki perhatian untuk mengetahui makna-makna dari kitabullah Azza wa jalla.

 

3. Orang yang tidak memahami makna, dia tidaklah berkata melainkan dengan dugaan, dengan dasar firmanNya: 

"Dan mereka hanya menduga-duga".

Orang awam yang membaca Al-Qur'an dari awalnya sampai akhirnya, akan tetapi tidak memahami maknanya, apabila dia berbicara tentang sebuah hukum syar'iy dari hukum-hukum Allah yang ditunjukkan oleh Al-Qur'an maka sesungguhnya perkataannya itu keluar dari dhzan (dugaan), karena hakikatnya dia tidak memiliki pemahaman...

 

4. Celaan terhadap hukum yang didasari dengan dugaan, dan ini merupakan sifatnya kaum yahudi...

 

5. Muqallid (orang yang taklid) tidak disebut sebagai orang alim... 

 

(Lihat Tafsir AlQur'anilKarim, surat Albaqarah, Syekh Muhammad bin Shalih Utsaimin, 1/366-367, dengan diringkas)

 

Semoga Allah Ta'ala memberikan taufikNya kepada kita untuk dimudahkan dalam memahami kitabNya, آمين 

 

Akhukum : Abu Ya'la Kurnaedi

___________________________________

Dipost Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc -hafizhahullah- Jumu'ah 7 Jumadal Ula 1438 / 3 Februari 2017


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Alangkah Mulianya Istri Sholihah
Alangkah Mulianya Istri Sholihah
Ustadz Kurnaedi Lc - 1 year ago
Pandangan Awam Tentang Orang Berilmu
Pandangan Awam Tentang Orang Berilmu
Ustadz Kurnaedi Lc - 9 months ago
Umar Radhiayallahu'anhu dan Hajar Aswad
Umar Radhiayallahu'anhu dan Hajar Aswad
Ustadz Kurnaedi Lc - 6 months ago
Inilah Jalan Menuju Surga
Inilah Jalan Menuju Surga
Ustadz Kurnaedi Lc - 6 months ago
Ummiyyuun
Ummiyyuun
- 6 months ago
Keberkahan Al-Qur'an
Keberkahan Al-Qur'an
Ustadz Kurnaedi Lc - 6 months ago
© 2017 - Www.SalamDakwah.Com