SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Umar Radhiayallahu'anhu dan Hajar Aswad

Ustadz Kurnaedi Lc - 2 years ago

Umar Radhiayallahu'anhu dan Hajar Aswad

Oleh : Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc

Umar Radhiayallahu'anhu dan Hajar Aswad 

 

Dari Umar Radhiayallahu'anhu, bahwasanya beliau mendatangi hajar aswad dan beliaupun menciumnya, kemudian berkata : 

 

إني لأعلم أنك حجر لا تضر ولا تنفع ، و لو لا أني رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقبلك ما قبلتك 

"Sesungguhnya aku tahu engkau hanyalah sebuah batu yang tidak dapat memberikan mudharat dan tidak dapat memberikan manfaat, seandainya aku tidak melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menciummu niscaya aku tidak menciummu".

[HR. Bukhari (1597) dan Muslim (1270)].

 

Ada beberapa pelajaran yang menarik yang dapat kita ambil dari atsar di atas, diantaranya :

1. Disyari'atkannya mencium hajar aswad dalam thawaf.

2. Menciumnya bukan karena takut kemudharatan darinya dan juga bukan karena mengharapkan manfaat darinya, menciumnya didasarkan karena ketundukan kepada syariat, dan dalam rangka mengikuti Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

3. Sesungguhnya perbuatan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam merupakan hujjah yang dijadikan sebagai suri tauladan, kecuali jika ada keterangan dalil pengkhususan untuk beliau.

4. Tugas seorang mu'min (yang beriman) adalah tunduk terhadap syariat walaupun belum mengetahui hikmahnya.

5. Mencium jamadat (benda-benda mati) atau batu-batuan selain hajar aswad adalah bid'ah. 

6. Bahwa orang yang melakukan perbuatan yang hak (benar) yang bisa menimbulkan persangkaan batil maka wajib menjelaskannya untuk menolak persangkaan tsb.

7. Keutamaan Umar bin Khatab Radhiayallahu'anhu akan semangatnya beliau dalam menjaga tauhid. 

8. Bolehnya mensifati hajar (batu) ka'bah dengan ungkapan aswad (yang artinya hitam) menyelisihi orang-orang yang berlebihan yang mensifati yang dengan as'ad (yang artinya paling bahagia).

(lihat : Tanbihul afham bisyarhi umdatil ahkam li Syaikh Ibn Shalih al Utsaimin, hal : 583,584)

 

Catatan : 

Agama kita dibangun diatas Wahyu bukan akal, hawa nafsu dan pendapat-pendapat manusia yang bertentangan dengannya...

 

Semoga bermanfaat...

 

Akhukum : Abu Ya'la Kurnaedi

___________________________________

Dipost Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc -hafizhahullah- Sabtu 23 Rabi'ul Akhir 1438 / 21 Januari 2017


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Keberkahan Al-Qur'an
Keberkahan Al-Qur'an
Ustadz Kurnaedi Lc - 2 years ago
Inilah Jalan Menuju Surga
Inilah Jalan Menuju Surga
Ustadz Kurnaedi Lc - 2 years ago
Jangan Putus Asa Dari Rahmat Allah
Jangan Putus Asa Dari Rahmat Allah
Ustadz Kurnaedi Lc - 6 months ago
Diantara Contoh Tahapan Belajar
Diantara Contoh Tahapan Belajar
Ustadz Kurnaedi Lc - 5 months ago
Manisnya Ibadah
Manisnya Ibadah
Ustadz Kurnaedi Lc - 1 year ago
Pandangan Awam Tentang Orang Berilmu
Pandangan Awam Tentang Orang Berilmu
Ustadz Kurnaedi Lc - 2 years ago
Sombong Kepada Yang Sombong
Sombong Kepada Yang Sombong
Ustadz Kurnaedi Lc - 1 year ago
Ummiyyuun
Ummiyyuun
Ustadz Kurnaedi Lc - 2 years ago
Tersenyumlah
Tersenyumlah
Ustadz Kurnaedi Lc - 1 year ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com