SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Antara Dokter Manjur dan Ustadz Hebat

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago

Antara Dokter Manjur dan Ustadz Hebat

Oleh : Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri

 

Antara Dokter Manjur & Ustadz Hebat

 

Seorang dokter sebagus apapun nilai akademiknya, namun bila ternyata masyarakat tidak menerimanya, alias ndak cocok maka ia tidak akan dikatakan sebagai dokter manjur, akibatnya tidak laku.

Namun seburuk apapun aspek akademiknya, asalkan banyak yang cocok, maka dia pasti dianggap sebagai dokter tokcer, manjur bin mujarab.

Jadi kalau dokter, puncak legalitas keahliannya tampaknya ada di tangan orang-orang awam, alias pengguna. Sekolah tinggi-tinggi, ujung-ujungnya butuh kepada persaksian orang-orang awam atau bodoh, asalkan punya duit dan kuat mbayar layanannya.

Adapun ulama' ahli ilmu agama, maka semakin tinggi ilmunya, maka semakin tidak butuh kepada persaksian orang awam. Karena benar salah, manjur dan tokcernya ulama' bukan dinilai dari banyak sedikitnya yang duduk di majlisnya atau ngefans dengannya. Kebenaran dan tokcernya ulama' dinilai dari keteguhannya dalam menyampaikan dalil dengan pemahaman dan penerapan yang benar, walau tidak seorangpun yang menerima, berguru kepadanya atau ngefans kepadanya.

Karena itu, dahulu ada bukan hanya satu, nabi-nabi yang hanya memiliki pengikut satu, atau dua atau tiga, bahkan tidak memiliki pengikut sama sekali. Salahkah ilmu mereka, atau dakwah mereka? Tentu saja tidak, karena kebenaran dakwah dan ilmu mereka bukan diukur dari banyaknya pengikut, atau banyaknya orang yang geleng-geleng kepala kagum atau berkata mantap, atau cocok, atau ngefans, atau mengidolakannya. 

Kebenaran dan ketokceran para Nabi dan juga para ulama' diukur dari keteguhan dalam menyampaikan wahyu sebagaimana yang Allah Ta'ala perintahkan kepadanya. 

Karena itu, hentikan budaya acung jempol kepada ulama' atau geleng-geleng kepala kepada mereka karena kagum, atau selorohan: 

Saya cocok, atau mantap..mantaaaap. 

Apapun yang anda lakukan, acungan jempol atau ucapan : 

Mantaaap, kalo ternyata anda bukan ulama' maka sia-sia, hanya akan membuat ustadz yang bersangkutan atau ulama' tersebut tanpa sadar, sedikit demi sedikit gila sanjungan. 

Sadarkah anda bahwa yang dapat dan pantas mengatakan demikian adalah sesama ulama' atau bahkan ulama' lain yang lebih berilmu? Merekalah yang mampu menilai apakah ilmu, fatwa dan sikap seorang ulama' berdasarkan ilmu dan dalil yang mereka kuasai. 

Dahulu, tidaklah ada seorang ulama'pun yang berani duduk mengajar atau berfatwa kecuali setelah mendapatkan rekomendasi dari ulama' lain yang lebih senior dan luas ilmunya, bukan setelah mendapat undangan panitia kajian atau takmir masjid, atau stasiun tv, atau banyak masyarakat yang merasa gayeng, cocok dan ngefans kepadanya.

 

Wallahu Ta'ala a'alam bisshowab.

___________________________________

Dipost Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri -hafizhahullah- Khamis 23 Rabi'ul Awwal 1438 / 22 Desember 2016


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Bisa Jadi: Nikmat Bagi Anda, Siksa Bagi Dia & Sebaliknya
Bisa Jadi: Nikmat Bagi Anda, Siksa Bagi Dia & Sebaliknya
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Islam Yang Ori Bukan Islam Hasil Modifikasi
Islam Yang Ori Bukan Islam Hasil Modifikasi
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Anda Korban Setan atau Pelaku Utama
Anda Korban Setan atau Pelaku Utama
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Dasar Kampungan! Dasar Orang Kota!
Dasar Kampungan! Dasar Orang Kota!
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Dengan Doa, Tidak Perlu Mantra
Dengan Doa, Tidak Perlu Mantra
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Berawal Dengan Derita Dan Berakhir Dengan Duka
Berawal Dengan Derita Dan Berakhir Dengan Duka
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 6 years ago
Seputar Kondisi Dakwah
Seputar Kondisi Dakwah
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Buka Rumah Makan Baru
Buka Rumah Makan Baru
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Berpuasa Berlatih Jadi Orang Miskin
Berpuasa Berlatih Jadi Orang Miskin
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Buang Jauh-Jauh Rasa Takut Kepada Selain Allah
Buang Jauh-Jauh Rasa Takut Kepada Selain Allah
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com