SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Larangan Keras Membunuh Duta dan Delegasi Negara Lain

- 3 years ago

Larangan Keras Membunuh Duta dan Delegasi Negara Lain

Larangan Keras Membunuh Duta dan Delegasi Negara Lain

 

Duta atau delegasi suatu negara atau bangsa dilarang keras untuk dibunuh dan didzalimi. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak membunuh utusan Nabi Palsu yaitu Musailamah Al-kadzdzab, karena Islam memang agama yang adil walaupun terhadap orang kafir sekalipun sekelas nabi palsu dan pengikutnya.

 

ﻋﻦ ﻧُﻌَﻴْﻢِ ﺑْﻦِ ﻣَﺴْﻌُﻮﺩٍ ﺍﻷَﺷْﺠَﻌِﻰِّ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗَﺎﻝَ ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﺣِﻴﻦَ ﻗَﺮَﺁ ﻛِﺘَﺎﺏَ ﻣُﺴَﻴْﻠِﻤَﺔَ ‏« ﻣَﺎ ﺗَﻘُﻮﻻَﻥِ ﺃَﻧْﺘُﻤَﺎ ‏» ﻗَﺎﻻَ ﻧَﻘُﻮﻝُ ﻛَﻤَﺎ ﻗَﺎﻝَ. ﻗَﺎﻝ ﺃَﻣَﺎ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪِ ﻟَﻮْﻻَ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﺮُّﺳُﻞَ ﻻَ ﺗُﻘْﺘَﻞُ ﻟَﻀَﺮَﺑْﺖُ ﺃَﻋْﻨَﺎﻗَﻜُﻤَﺎ

“Dari Nu’aim bin Mas’ud Al-Asyja’i radhiallahu ‘anhu , ia berkata,

”Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda kepada kedua utusan (Musailamah Al-Kadzdzab) ketika keduanya membacakan surat Musailamah: 

“Apa yang kalian yakini?” Keduanya menjawab, “Kami meyakini seperti yang dia katakan.” Beliau bersabda, “Kalaulah tidak ada ketentuan bahwa para utusan (delegasi) tidak boleh dibunuh, pastilah aku akan memenggal kalian.”

(HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺃَﻟَﺎ ﻣَﻦْ ﻇَﻠَﻢَ ﻣُﻌَﺎﻫَﺪًﺍ، ﺃَﻭِ ﺍﻧْﺘَﻘَﺼَﻪُ، ﺃَﻭْ ﻛَﻠَّﻔَﻪُ ﻓَﻮْﻕَ ﻃَﺎﻗَﺘِﻪِ، ﺃَﻭْ ﺃَﺧَﺬَ ﻣِﻨْﻪُ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﻃِﻴْﺐِ ﻧَﻔْﺲٍ، ﻓَﺄَﻧَﺎ ﺣَﺠِﻴْﺠُﻪُ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ

“Ingatlah, siapa yang mendzalimi seorang kafir mu’ahad, merendahkannya, membebaninya diatas kemampuannya atau mengambil sesuatu darinya tanpa keridhaan dirinya, maka saya adalah lawan bertikainya pada hari kiamat.” 

(HR. Abu Daud, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ )

 

ﻣَﻦْ ﻗَﺘَﻞَ ﻣُﻌَﺎﻫَﺪًﺍ ﻟَﻢْ ﻳَﺮَﺡْ ﺭَﺍﺋِﺤَﺔَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻭَﺇِﻥَّ ﺭِﻳْﺤَﻬَﺎ ﺗُﻮْﺟَﺪُ ﻣِﻦْ ﻣَﺴِﻴْﺮَﺓِ ﺃَﺭْﺑَﻌِﻴْﻦَ ﻋَﺎﻣًﺎ

“Siapa yang membunuh kafir Mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun.” 

(HR. Bukhari)

_________________________________________

Indonesia Bertauhid Official | Koordinator: Ustadz dr. Raehanul Bahraen, Arbi'a 22 Rabi'ul Awwal 1438 / 21 Desember 2016


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com