SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Dulu Imam Malik bin Anas Paling Anti Dengan Fanatik

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago

Dulu Imam Malik bin Anas Paling Anti Dengan Fanatik

Oleh : Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri

 

Dulu Imam Malik bin Anas Paling Anti Dengan Fanatik

 

Imam Malik adalah guru Imam Syafi'i; begitu besar ilmu yang beliau wariskan kepada Imam Syafi'i, salah satunya ialah pengagungan kepada dalil dan anti fanatik. 

Begitu keras sikap Imam Malik terhadap fanatik kepada selain Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Salah satu ucapan beliau yang terkenal mencela sikap fanatik sekaligus sebagai wejangan yang beliau sampaikan kepada murid muridnya ialah ucapan beliau berikut: 

 

كل يؤخذ من قوله ويرد الا صاحب هذا القبر

Ucapan setiap manusia boleh diterima dan juga boleh ditolak selain ucapan penghuni kuburan ini (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam)

 

Namun demikian, tidak semua murid beliau berhasil mengamalkan pesan dan pendidikan beliau ini. 

Sepeninggal beliau; mulailah sikap taasshub bersemi dengan subur; sampai-sampai murid-murid beliau tidak lagi bersemangat mempelajari hadits hadits Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam sebagaimana yang dilakukan oleh guru mereka. Para murid lebih bersemangat dan fokus mempelajari buku tulisan imam Malik dan ucapan-ucapan beliau yang dibukukan oleh murid-murid beliau "Al Mudawwanah". 

Majlis-majlis murid beliau lebih sering menukil ucapan Imam Malik bukan lagi hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Hal ini terus berkelanjutan pada banyak ulama mazhab Maliky dan kitab-kitab karya mereka sebagai buktinya. Kitab-kitab fiqih Malik lebih banyak dipenuhi dengan nukilan dari ucapan imam Malik dan murid-muridnya dibanding dalil. 

Karena itu dahulu Imam Syafi'i begitu getol mengingatkan dan berusaha mengembalikan teman-teman atau adik-adik seperguruan beliau agar kembali pada metode dan teladan sang guru yaitu Imam Malik rahimahillah.

 

Bila ini terjadi pada murid-murid Imam Malik; bagaimana dengan murid-murid saya dan juga ulama-ulama atau kiyai atau ustadz zaman sekarang.

Murid tidak selalu merepresentasikan guru seutuhnya; karena ada murid yang gagal paham dan ada murid yang dadanya sempit dan ada murid yang mbeling ndak nurut kepada gurunya.

 

Ya Allah limpahkanlah ilmu yang bermanfaat kepada murid-murid hamba-Mu ini dan kepada para penuntut ilmu secara umum. Amiin.

___________________________________

Dipost Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri -hafizhahullah- Ahad 5 Rabi'ul Awwal 1438 / 4 Desember 2016


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Inilah Umar bin Khaththab Radhiyallahu Anhu
Inilah Umar bin Khaththab Radhiyallahu Anhu
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Contoh Cinta Sejati nan Abadi
Contoh Cinta Sejati nan Abadi
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Corona Di Depan Mata
Corona Di Depan Mata
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 9 months ago
Mengharukan
Mengharukan
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 6 years ago
Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari
Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Bertanyalah Kepada Rumput Yang Bergoyang
Bertanyalah Kepada Rumput Yang Bergoyang
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Domba Membangunkan Serigala Tidur
Domba Membangunkan Serigala Tidur
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Alaaah..Jangan Bawa-bawa Agama
Alaaah..Jangan Bawa-bawa Agama
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com