SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Ulama Arab Tidak Tahu Fiqih Waqi' (Realita) Indonesia ?

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago

Ulama Arab Tidak Tahu Fiqih Waqi' (Realita) Indonesia ?

Oleh : Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri

 

Ulama' Arab Tidak Tahu Fiqih Waqi' Indonesia

 

Akhir-akhir ini mulai terdengar kembali suara suara sumbang tentang fatwa-fatwa ulama' besar, sekaliber Bin Baz, Al Utsaimin, Al Albani, Al Abbaad, dll, bahwa fatwa-fatwa mereka tidak relevan dengan apa yang terjadi di Indonesia. Dalihnya bukan karena dalil mereka lemah atau terbukti salah, namun karena fatwa mereka dianggap tidak sesuai dengan fakta yang di lapangan atau negri kita. Ulama'-ulama' tersebut tidak memiliki fiqih waqi' Indonesia.

Ulama'-ulama' lokal yang hanya boleh atau layak memberikan fatwa tentang problematika yang terjadi di Indonesia, karena ulama' Indonesia lebih tahu tentang waqi' (realita) yang ada di Indonesia, dibanding ulama'-ulama' Arab.

Ya Fiqih Waqi' yang kala itu disuarakan oleh ahlul bid'ah, khowarij, dan anak keturunannya untuk menentang fatwa-fatwa ulama'-ulama' besar, kini mulai disuarakan kembali. 

Namun anehnya, bila para ahli fiqih waqi' diminta agar merinci lebih detail tentang fiqih waqi' yang mereka kuasai, dan tidak dikuasai ulama' Arab, sehingga menyebabkan fatwa-fatwa ulama' Arab tidak relevan dengan apa yang terjadi di negeri kita, mereka semua bungkam. 

Bagaimana tidak bungkam? 

Para pengagum fiqih waqi' bukanlah ahli ijtihad dan juga bukan ahli fatwa, sehingga wajar bila tidak mampu merinci berbagai hal seputar waqi' (realita) yang memiliki korelasi dengan hukum syari'at. 

Ya, topeng fiqih waqi' kembali diproduksi secara masal dan diobral, untuk menjadi senjata pamungkas mempertahankan sikap atau pendapat yang mereka ingin paksakan. Faqih waqi' dijadikan tameng terakhir untuk melindungi sikap fanatik buta dan kesombongan terhadap orang lain.

Padahal, kalau memang mau menolak atau membandingkan fatwa ulama', seharusnya berani merinci, apa saja realita-realita yang berbeda sehingga menyebabkan fatwa para ulama' tidak relevan, agar dapat dikaji secara terbuka, bukan asal klaim menyelisihi waqi' (realita) tanpa ada penjelasan lebih lanjut.

Kalau sekedar klaim tanpa bukti nyata, maka itu namanya ASMUNI alias asal muni, dan seperti itu mudah dilakukan oleh siapapun. 

 

Hasbunallah wa ni'mal wakil.

 اللهم أرنا الحق حقا وارزقنا اتباعه وأرنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابه

___________________________________

Dipost Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri -hafizhahullah- Arbi'a 16 Shofar 1438 / 16 November 2016


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Orang Miskin Paling Miskin
Orang Miskin Paling Miskin
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Apa Salahku?
Apa Salahku?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 6 years ago
Puasa Membuktikan Bahwa Hanya Allah Yang Maha Kuasa
Puasa Membuktikan Bahwa Hanya Allah Yang Maha Kuasa
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Putus Asa
Putus Asa
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Berpuasa Berlatih Jadi Orang Miskin
Berpuasa Berlatih Jadi Orang Miskin
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Tahukah Anda?
Tahukah Anda?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Kapan Ya, Indonesia Berubah Jadi Lebih Baik ?
Kapan Ya, Indonesia Berubah Jadi Lebih Baik ?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Tua Ilmu Atau Tua Umur ?
Tua Ilmu Atau Tua Umur ?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Ulama Arab Tidak Tahu Fiqih Waqi' (Realita) Indonesia ?
Ulama Arab Tidak Tahu Fiqih Waqi' (Realita) Indonesia ?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Idul Fitri = Kembali Suci?
Idul Fitri = Kembali Suci?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com