SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hukum Menamai Al Qur'an Dengan "Mushaf Silvi" atau yang Serupa

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago

Hukum Menamai Al Qur'an Dengan "Mushaf Silvi" atau yang Serupa

Oleh : Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri

 

Hukum menamai Al Qur'an dengan "Mushaf Silvi" atau yang serupa

 

Komersial, ya komersial 

itulah alasan yang sangat kental dan nampak dengan jelas tersirat bahkan tersurat dari penamaan-penaman semacam ini. 

Demikian pula dengan pemilihan warna, dekorasi, dan lainnya, tujuannya ialah membuka segmen pasar baru dan loyal bagi Al Qur'an yang ia cetak.

 

Namun sangat dimungkinkan bahwa keputusan memberi nama baru kepada Al Qur'an dengan nama "Mushaf Silvi, atau Susi, atau Suparman atau Sutarmi" atau yang serupa tanpa pertimbangan dari aspek hukum syari'atnya.

 

Dahulu, para ulama' terutama para pakar penulis Al Qur'an sedari awal sejak zaman para sahabat begitu hati-hati dari membubuhkan apapun selain Al Qur'an. 

Tujuannya demi menjaga keutuhan Al Qur'an dan agar tidak ada celah bagi siapapun untuk menyisipkan tambahan kepada Al Qur'an.

 

Dari sisi lain, dahulu di kalangan para ahli fiqih juga terjadi kontroversi seru tentang hukum menjual belikan Al Qur'an. 

Nah kini Al Qur'an benar-benar sedang dikomersialisasikan dengan berbagai metode marketing, semisal pemberian nama-nama nyentrik seperti ini. Barangkali para penerbit mengira bahwa hal seperti ini tidak bermasalah, padahal kenyataannya tidaklah demikian.

 

Penamaan Al Qur'an dengan Mushaf Sutarmi atau yang serupa bisa dikatakan sebagai bentuk inovasi dalam hal agama atau lebih tegasnya bisa disebut sebagai bentuk bid'ah yang tidak pernah dilakukan sepanjang 14 abad.

 

Apalagi dari sisi lain, bisa jadi ini membuka pintu lebar bagi *kaum syi'ah untuk menyusupkan Al Qur'an fiktif mereka yang disebut dengan "Mushaf Fatimah"* atau minimal mulai membuka jalan bagi mereka, sehingga suatu saat ketika mereka benar-benar telah mengedarkan mushaf fiktif mereka dengan sebutan "Mushaf Fatimah" dengan mudah diterima oleh masyarakat atau minimal selamat dari kecurigaan masyarakat. 

 

Apa anda berharap menjadi pembuka jalan bagi sekte syi'ah untuk menyebarkan mushaf fiktif mereka? Dan bila benar-benar terjadi, apa anda siap menanggung dosa tersebarnya kesesatan dan mushaf fiktif?

 

Saudaraku! Para penerbit dan juga para ustadz, kiyai, juru dakwah, mari kita bentengi agama kita dan agama masyarakat kita dari berbagai hal yang dapat merusak atau menodai kesucian dan kesempurnaan agama kita ini.

Wallahu Ta'ala a'lam bisshowab.

___________________________________

Dipost Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri -hafizhahullah- Jumu'ah 20 al-Muharram 1438 / 21 Oktober 2016

***

Penjelasan Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri ttg mushaf Madinah Munawarah, Ibnu Mas'ud, Utsmani dan mushaf Jabar:

(dengan sedikit perbaikan penulisan kata/huruf oleh admin)

 

Mushaf Madinah Munawarah beda dengan mushaf Silvi, Madinah tempat turunnya Qur'an. Mushaf Ibnu Mas'ud itu juga beda karena beda versi, ia punya riwayat sendiri yang ada beda dengan Mushaf Utsmani. Adapun mushaf Jabar tidak ada bedanya dengan mushaf Silvi, karena mushaf yang merupakan sumber Islam bersifat universal, tidak boleh dikesankan sempit (seperti menamai Al Qur'an dengan mushaf Silvi, -pen), seakan ada bedanya dengan mushaf lainnya..


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Untung Ada Saya
Untung Ada Saya
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 6 years ago
Dasar Kampungan! Dasar Orang Kota!
Dasar Kampungan! Dasar Orang Kota!
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Rajin Ibadah dan Pandai Ngaji, Tapi Hidup Miskin
Rajin Ibadah dan Pandai Ngaji, Tapi Hidup Miskin
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Miliki Pesugihan Yang Cepat Bikin Sugih
Miliki Pesugihan Yang Cepat Bikin Sugih
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Popularitas Biang Kehinaan Banyak Orang
Popularitas Biang Kehinaan Banyak Orang
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 months ago
Bertanyalah Kepada Rumput Yang Bergoyang
Bertanyalah Kepada Rumput Yang Bergoyang
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Murid Maksa Gurunya Jadi Orang Bodoh Seperti Dirinya
Murid Maksa Gurunya Jadi Orang Bodoh Seperti Dirinya
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Mengajak Orang Kafir Untuk Bersatu Diatas Kebenaran
Mengajak Orang Kafir Untuk Bersatu Diatas Kebenaran
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com