SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Rintangan Di Tengah Jalan Menuju Surga

Ustadz Sulhan Jauhari,Lc - 2 years ago

Rintangan Di Tengah Jalan Menuju Surga

 

Jalan menuju surga tidak semudah yang kita inginkan. Di sana banyak rintangan yang harus dilalui dan dilewati. Oleh karenanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjelaskan, bahwa "Surga diliputi oleh hal-hal yang dibenci, sedangkan neraka diliputi oleh hal-hal yang disukai". 

(HR. al-Bukhari & Muslim)

 

Untuk masuk surga butuh perjuangan dan pengorbanan. Selain itu juga butuh kesabaran dan keteguhan. Sebab hal-hal yang dibenci jiwa pasti akan datang menyapa jika sudah tiba waktunya.

 

Dalam melaksanakan kewajiban sholat lima waktu contohnya, seorang muslim harus siap sedia meluangkan waktu dalam pelaksanaannya, dan hal itu butuh menundukkan jiwa yang selalu ingin bermalas-malasan.

 

Demikian pula dalam menuntut ilmu agama. Jalan menuju surga yang satu ini sangat butuh perjuangan. Terkadang ada panggilan malas dari dalam jiwa yang ingin mengutamakan rehat daripada duduk-duduk di majelis ilmu.

 

Dalam meniti jalan menuju surga, yakni menuntut ilmu agama, terkadang banyak halangan dan rintangan. Namun semua itu tidak ada apa-apanya bila dilihat dari ganjarannya, yakni surga.

 

Di tengah jalan menuju surga:

 

○ Butuh banyak meluangkan waktu untuk membaca dan menelaah

○ Butuh banyak uang guna membeli kitab ulama

○ Butuh sering-sering datang ke majelis ilmu

○ Terkadang _-atau terbiasa-_ kurang tidur dan istirahat

○ Di tengah kajian terkadang mengantuk

○ Di tengah kajian merasa lapar

○ Saking ramainya sulit mencari tempat parkir kendaraan

○ Terkadang terjebak kemacetan kota

○ Terkadang anak rewel di tengah kajian

○ Terkadang dapat tetangga duduk yang tidak bisa diam, sehingga mengganggu fokus kita

○ Bisa jadi buku catatan atau alat tulis hilang

○ Kitab dan buku catatan dipinjam teman tapi tidak dikembalikan

○ Tempat kajian lumayan jauh, sehingga butuh biaya tuk naik kendaraan umum

○ Harus merelakan liburan akhir pekan untuk datang ke majelis ilmu, sementara waktu tersebut sejatinya untuk istirahat (cuci baju, beres-beres, jalan-jalan, dll)

○ dstnya. 

 

Jika memang semangat membara, maka ribuan halangan dan rintangan tidak ada artinya. 

Jika jiwa itu besar, pasti akan rela berlelah-letih demi menggapai kemuliaan, yakni surga.

 

Semoga Allah memberikan taufik dan kemudahan untuk melakukan kebaikan. Aamiin.

 

___________________________________

Dipost Ustadz Muhammad Sulhan Jauhari, Lc, MHI -hafizhahullah- Itsnain 16 al-Muharram 1438 / 17 Oktober 2016


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com