SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Polemik Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Dukun atau Wali ?

- 2 years ago

Polemik Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Dukun atau Wali ?

Oleh : Ustadz Abu Ismail Fachrudin Nu'man, Lc

 

POLEMIK DIMAS KANJENG TAAT PRIBADI, TUKANG SIHIR (DUKUN) ATAU WALI...???

 

Ketahuliah...  

Bahwa kejadian luar biasa yang diluar kemampuan keumuman manusia tatkala dilakukan oleh seorang manusia maka bisa berupa : 

 

MU'JIZAT : Bila terjadi pada seorang Nabi atau Rosul

KAROMAH : Bila terjadi pada Wali-Wali Allah yang dimuliakan.

SIHIR : Bila terjadi pada orang-orang fasik, musyrik dan wali-wali syetan.

 

BAGAIMANA CARA MEMBEDAKAN ANTARA YANG HAK YAITU MU'JIZAT DAN KAROMAH DENGAN YANG BATHIL YAITU SIHIR...???

 

INILAH DIANTARA PERBEDAAN YG SANGAT NAMPAK...

 

1. Mukjizat dan karomah tidak pernah dipelajari namun datang sendiri dari Allah sebagai bukti kenabian atau pemuliaan Allah pada wali-waliNya. 

Adapun sihir dapat dipelajari dan ada gurunya, ada rajahnya, ada puasanya, ada dzikir, dan mantra-mantra khususnya.  

 

2. Mu'jizat dan karomah tidak bisa ditampakkan setiap saat namun datang secara tiba-tiba dan dalam keadaan terjepit sebagai pertolongan dari Allah... Sebagaimana yang terjadi pada Nabi Ibrahim, Nabi Musa, dll.. 

Sedangkan tukang sihir bisa mengatraksikan praktek sihirnya kapan dan dimana saja dia berada sesuai kemauannya dengan bantuan syetan. Walaupun terlihat sambil berdzikir, bahkan dengan ayat-ayat qur'an.

 

3. Para Nabi dan para wali tidak berharap sedikitpun dari urusan dunia -baik harta maupun tahta- dari anugrah mu'jizat dan karomah yang didapatkan...

Adapun tukang sihir, tujuan utama dari perbuatan sihirnya dalam rangka mencari kehidupan dunia dari kedudukan dan harta...sebagaimana para penyihir Fir'aun dahulu.

 

MAKA JELASLAH BAHWA PERKARA YANG DILAKUKAN OLEH DIMAS KANJENG TAAT PRIBADI DENGAN ATRAKSI KEMAMPUANNYA MENGGANDAKAN UANG DENGAN BERLIPAT-LIPAT ADALAH SIHIR DAN PERDUKUNAN...

 

DAN DIA TUKANG SIHIR, DUKUN DAN WALI SETAN YANG DIHARAMKAN DALAM AGAMA KITA...DAN MERUPAKAN BENTUK PERBUATAN KUFUR KEPADA ALLAH...

 

Semoga tulisan ini manfaat untuk menyadarkan orang-orang jahil (bodoh, pen) yang mempercayainya...

 

Abu Ismail...Pandeglang

____________________________

Dipost Ustadz Abu Ismail Fachrudin Nu'man, Lc -hafizhahullah- Jumu'ah 5 al-Muharram 1438 / 7 Oktober 2016


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com