SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Berdo’a Harus Ikhlas

Ustadz Abdulloh Zein. Lc - 4 years ago

Berdo’a Harus Ikhlas

Oleh : Ustadz Abdullah Zaen, MA

 

Berdo’a Harus Ikhlas

 

Ikhlas dalam berdoa maksudnya adalah: bahwa doa yang kita panjatkan harus tertuju murni kepada Allah Subhanahu wa ta’ala saja. Bukan kepada selain-Nya.

 

Sebab;

 

Pertama: Doa adalah ibadah

 

Sedangkan ibadah itu harus ditujukan dan dipersembahkan kepada Allah Ta’ala semata. 

Banyak dalil yang menyebutkan bahwa doa itu ibadah. 

Diantaranya:

 

Firman Allah Ta’ala,

 

 

“وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ”

Artinya: “Rabb kalian berkata, “Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kukabulkan. Sesungguhnya orang-orang yang sombong (enggan) beribadah kepada-Ku; niscaya mereka akan masuk ke dalam neraka dengan hina dina”. 

QS. Ghafir (40): 60

 

Juga sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,

 

“الدُّعَاءُ هُوَ العِبَادَةُ”

“Doa adalah ibadah”. 

HR. Tirmidzy dari an-Nu’man bin Basyir radhiyallahu’anhu. Hadits ini dinilai hasan sahih oleh Tirmidzy.

 

Kedua: Perintah agar memurnikan doa untuk Allah saja

 

Selain telah menjelaskan bahwa doa adalah ibadah, dalam beberapa kesempatan bahkan Allah ‘Azza wa jalla juga secara tegas memerintahkan kita agar berdoa kepada-Nya saja. 

Dia berfirman,

 

“هُوَ الْحَيُّ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ فَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ”.

Artinya: “Dialah yang Maha hidup, tidak ada yang berhak disembah selain Dia. Maka berdoalah kepada-Nya dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam”. 

QS. Al-Mu’min / Ghafir (40): 65

 

Ketiga: Peringatan agar tidak berdoa kepada selain Allah

 

Tidak cukup hanya memerintahkan para hamba agar berdoa kepada-Nya, Allah Jalla wa ‘ala juga dengan tegas melarang untuk berdoa kepada selain-Nya,

 

“وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا”

Artinya: “Sesungguhnya masjid-masjid itu milik Allah. Maka janganlah kalian berdoa kepada siapapun bersama Allah”. 

QS. Al-Jinn (72): 18

 

Sebab selain Allah tidak memiliki apa-apa. Dia berfirman,

 

“قُلِ ادْعُوا الَّذِينَ زَعَمْتُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ لَا يَمْلِكُونَ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ”

Artinya: “Katakanlah (Muhammad) “Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai sesembahan) selain Allah. Mereka tidak memiliki sebesar zarrah pun di langit dan di bumi”. 

QS. Saba’ (34): 22

 

@ Pesantren “Tunas Ilmu” Kedungwuluh Purbalingga, 

15 Ramadhan 1437 / 20 Juni 2016

 

* Diringkas dari kitab Fiqh al-Ad’iyyah wa al-Adzkar karya Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr (II/39-43) 

oleh Abdullah Zaen, Lc., MA.

 

__________________________

Ustadz Abdullah Zaen, MA

Tunas Ilmu, dipost: Ahad 28 Ramadhan 1437 / 3 Juli 2016


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Si Perusak Amal
Si Perusak Amal
5 years ago
Doa
Doa
5 years ago
Hukum Membuang Makanan di Sampah
Hukum Membuang Makanan di Sampah
Ustadz Ammi Nur Baits - 4 years ago
Metode Musuh-Musuh Islam
Metode Musuh-Musuh Islam
Ustadz Abu Ubaidah As-Sidawi - 3 years ago
Semua Sudah Ditakar
Semua Sudah Ditakar
Ustadz Aan Chandra Thalib,Lc - 4 years ago
Marah Apakah Membatalkan Puasa?
Marah Apakah Membatalkan Puasa?
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com