SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Imam asy-Syafi'i Membenci Ilmu Kalam

Redaksi SalamDakwah - 3 years ago

Imam asy-Syafi'i Membenci Ilmu Kalam

Imam asy-Syafi'i Membenci Ilmu Kalam

 

Imam asy-Syafi'i Rahimahullah sangat membenci ilmu kalam dan membenci perdebatan dengan para pengikutnya.ketika ia ditanya oleh al-Muzani tentang beberapa persoalan yang dilontarkan kepadanya dengan cara-cara yang dilakukan oleh kaum Atheis,beliau pun menghardik dan memarahinya karena pertanyaan itu.Beliau juga menunjukkan kepadanya metode syar'i dalam masalah krusial(serius) yang telah banyak menjerumuskan beberapa golongan ulama ilmu kalam. Metode syar'i adalah jalan yang paling baik,paling mudah,dan paling selamat dari kesalahan:"Berdalillah dengan makhluk untuk mengenali Khaliq dan jangan engkau membebani dirimu dengan ilmu yang tidak bisa di capai oleh akalmu/daya nalarmu."

 

Diriwayatkan pula dari asy-Syafi'i bahwa ia bercerita:"Telah berjumpa denganku tujuh belas orang zindiq di jalan menuju Ghazah,mereka berkata:'Apa bukti adanya Pencipta?' Aku katakan kepada mereka:'Jika aku mengemukakan bukti yang memuaskan apakah kalian akan beriman?'Mereka menjawab serentak:'Ya.'Aku berkata:'Daun pohon at-Tut yang rasa,warna,dan baunya sama dimakan oleh ulat(sutera),ternyata yang keluar dari perutnya adalah benang sutera. Ketika daun itu dimakan oleh lebah,ternyata yang keluar adalah madu. Pada saat dimakan oleh kambing, ternyata yang keluar adalah kotoran kambing. Yang dimakan sejenis, maka mestinya yang keluar juga sejenis karena hakikatnya yang satu tidak mengharuskan, kecuali(sesuatu yang) satu pula. Hal itu juga tidak mengharuskan sesuatu yang berbeda-beda dan bertentangan. Maka siapa pun yang melakukan itu, berarti ia telah keluar jauh dari syari'at dan terjerembab ke dalam kesesatan. Oleh sebab itu, perhatikanlah bagaimana keadaan itu berubah, niscaya engkau akan mengenali bahwa itu adalah perbuatan Pencipta Yang Mahakuasa mengubah-ubah keadaan."

 

Mendengar(penjelasan) itu, mereka pun menjadi terdiam membisu dan akhirnya berkata:"Sungguh engkau telah mengemukakan suatu keajaiban yang mencengangkan." Maka mereka semuanya pun beriman dengan sebaik-baik keimanan."

 

Asy-Syafi'i Rahimahullah juga pernah berkata: " Aku melihat sebuah benteng yang kokoh,rata, dan tidak mempunyai pintu atau celah pada dindingnya, bagian luarnya bagaikan perak dan bagian dalamnya bagaikan emas,belum lagi ditambah dengan dindingnya yang kuat dan rapi. Kemudian, aku menyaksikan dindingnya retak dan tiba-riba seekor hewan yang mendengar dan melihat serta bersuara sehingga akupun menyakini dan menyadari bahwa alam tidak akan mampu melakukan itu. Bahwasanya hal itu adalah perbuata Sang Pencipta Yang Mahabijaksana. Ketahuilah, benteng tersebut adalah telur dan hewannya adalah anak ayam. Manhaj al-imam Asy-Syafi'i Rahimahullah Ta'ala fii Itsbaat al-Aqidah Oleh Dr.Muhammad bin A.W. Al-Aqil (394-395). Muffidul Uluum(26). Riwayat seperti ini juga di riwayatkan oleh Imam Ahmad. Lihat Kitab'Aqiidatul Muslimin karya al-baihaqi (I/124).

 

Seluruh para ulama salaf telah menolak dan membenci ilmu kalam termasuk Imam kaum muslimin yaitu Imam Asy-Syafi'i beliau imam Salaf yang begitu konsisten berpegang teguh kepada manhaj Salaf serta mengajarkan kepada murid-muridnya agar tidak menanyakan sesuatu yang diluar kemampuan manusia dan tidak mempelajarinya ilmu kalam sehingga mereka tidak keluar dari manhaj yang hak yaitu manhaj Salaf.

Ketika kaum muslimin sampai mempelajari ilmu kalam maka perlu ditanyakan kembali keimanannya?karena ilmu kalam bisa merusak tatanan akidah seseorang. Begitu juga sama dengan kaum muslimin mempelajari ilmu Filsafat, kedua ilmu tersebut adalah ilmu yang mendahului Akal manusia dan membelakangi Al-Quran Dan As-Sunnah sehingga hampir seluruhnya menolak Ayat-ayat Allah dan Hadits Nabi.

 


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com