SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Orang-Orang yang Duduk Dengan Pelaku Kemaksiatan dan Tinggal Di Negeri Kafir

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago

Orang-Orang yang Duduk Dengan Pelaku Kemaksiatan dan Tinggal Di Negeri Kafir

Oleh : Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri

 

Bahaya Penyakit “Bebal”

 

Tahukah anda bahwa salah satu penyakit yang berbahaya ialah penyakit “bebal”? Orang-orang kaya lama yang setiap hari dan di berbagai tempat menyaksikan orang-orang miskin, tanpa dia sadari dijangkiti penyakit "bebal". Rasa iba yang kemarin ada dalam hatinya menipis bahkan sirna, akhirnya tiada lagi greget untuk menyantuni atau menyayangi mereka.

 

Suatu hari ada lelaki yang mengadu kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam perihal hatinya yang terasa “bebal” alias keras. Mendengar keluhan ini beliau bersabda:

 

إِنْ أَرَدْتَ تَلْيِينَ قَلْبِكَ فَأَطْعِمْ الْمِسْكِينَ وَامْسَحْ رَأْسَ الْيَتِيمِ

Bila engkau ingin hatimu menjadi lembut, maka biasakan memberi makan orang-orang miskin dan usaplah kepala anak-anak yatim. 

(Ahmad dan lainnya)

 

Orang yang terbiasa duduk-duduk dengan pelaku kemaksiatan, cepat atau lambat hatinya ditimpa penyakit “bebal” sehingga tiada lagi greget untuk mengingkari perbuatan mereka bahkan bisa jadi ia tanpa sadar turut hanyut dalam kemaksiatan mereka. Karena itu jauhi para pelaku dosa dan jangan pernah menyepelekan urusan duduk-duduk dengan mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلاَ يَقْعُدْ عَلَى مَائِدَةٍ يُدَارُ عَلَيْهَا الْخَمْرُ

Siapapun yang beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah duduk di meja makan yang disajikan minuman khamer padanya. 

(At Tirmizy dan lainnya)

 

Penyakit bebal juga bisa saja menimpa orang-orang yang terbiasa tinggal di masyarakat atau negeri orang-orang kafir. Cepat atau lambat ia terbiasa dengan perbuatan kekufuran dan bisa jadi suatu saat nanti ia mulai menikmati pemandangan orang-orang kafir berbuat kekufuran dan selanjutnya ia mulai kagum kepada mereka, dimulai dari kagum urusan dunianya dan berlanjut kagum akhlaqnya dan dan akhirnya kagum dengan urusan agamanya alias kekufurannya, dan berkata, “kafir-kafir 'ndak masalah asal pandai, cerdas nan sukses”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :

 

" أنا بَرِيءٌ من كلّ مسلم يُقِيمُ بين أظْهُرِ المشركين ".قالوا: يا رسول الله! لِمَ؟ قال: " لا تراءى ناراهما ".

Aku berlepas diri dari setiap muslim yang berdomisili di tengah-tengah orang-orang musyrikin/kafir. Para sahabat bertanya: mengapa, ya Rasulullah? Beliau menjawab: Agar keduanya (muslim dan kafir) tidak saling berdekatan. 

(Abu Dawud dan lainnya)

 

_______

Dipost Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri -hafizhahullah- Sabt 3 Dzulqo'dah 1437 / 6 Agustus 2016


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Penghuni Neraka Juga Punya Jasa
Penghuni Neraka Juga Punya Jasa
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Buka Rumah Makan Baru
Buka Rumah Makan Baru
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Ya Allah, Naungilah Kami Di Alam Mahsyar
Ya Allah, Naungilah Kami Di Alam Mahsyar
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 6 years ago
Mulai Bersemi Di Sebagian Majlis Taklim
Mulai Bersemi Di Sebagian Majlis Taklim
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Rumah Kontrakan
Rumah Kontrakan
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 6 years ago
Kepada Siapa Engkau Titipkan?
Kepada Siapa Engkau Titipkan?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Seputar Kondisi Dakwah
Seputar Kondisi Dakwah
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Alaaah..Jangan Bawa-bawa Agama
Alaaah..Jangan Bawa-bawa Agama
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Halal Bihalal Antara Budaya dan Tuntunan
Halal Bihalal Antara Budaya dan Tuntunan
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com