SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Metode Pengajaran Tauhid (Dari Syaikh Sulaiman Ar-Ruhailiy Hafizhahullah)

Ustadz Abdullah Zein Lc MA - 3 years ago

Metode Pengajaran Tauhid (Dari Syaikh Sulaiman Ar-Ruhailiy Hafizhahullah)

Oleh : Ustadz Abdullah Zaen, MA

 

METODE PENGAJARAN TAUHID

 

Pagi hari ini tersebar sebuah postingan di sebagian media sosial, yang kami pribadi tidak mengetahui siapa penulisnya. Sebab di akhir tulisan tidak dicantumkan nama sang penulis. Hanya saja kami cukup menyayangkan sebagian isi postingan tersebut. Karena kurang sesuai dengan fakta yang ada.

 

Kami hanya akan menukil potongan postingan yang bermasalah tersebut, bukan semuanya.

 

● Berikut potongannya:

 

“Fawaa-id Dari Liqaa Maftuuh Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaili -hafizhahullaah- :

1- Ada pertanyaan:

Bolehkah kita mengajarkan Tauhid di sela-sela pelajaran Tafsir, dll. dikarenakan masyarakat sensitif kalau kita langsung mendakwahkan Tauhid.

Jawaban beliau:

Yang perlu diperhatikan: 

yang terjadi adalah bahwa sifat sensitif itu muncul dari diri Da'i itu sendiri!!

Dia takut kepada para mad'u-nya untuk mengajarkan Tauhid!!!”.

 

○ Komentar kami:

 

Jawaban Syaikh yang dinukil dalam postingan di atas kurang lengkap. Sebab, sebenarnya secara garis besar, jawaban beliau terbagi menjadi dua poin. Sedangkan yang dinukil dalam postingan tadi hanya poin pertama saja. Sedangkan poin kedua tidak disampaikan. Dan itu berakibat munculnya pemahaman yang berbeda dengan apa yang beliau sampaikan.

 

1. Poin pertama: Adalah apa yang sudah dipaparkan dalam postingan di atas.

2. Poin kedua: Beliau menyampaikan, bahwa bilamana kondisi masyarakat seperti apa yang digambarkan dalam pertanyaan itu, yakni mereka sangat sensitif dengan pembahasan tauhid. Maka bagi seorang da'i yang menghadapi mereka, yang terpenting baginya adalah tetap menyampaikan pembahasan tauhid, lewat pintu apapun yang syar’i.

Bisa dengan cara mengajarkan tafsir, tauhid, tazkiyatun nufus, sirah nabawiyah, lalu memasukkan tauhid melalui berbagai pintu tadi.

Mengajarkan tauhid tidak harus dengan membaca Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.

Kemudian kita juga perlu berupaya untuk menjadikan masyarakat senang dengan tauhid. Antara lain dengan memperbaiki uslub (cara penyampaian) kita dalam mengajarkan tauhid. Juga dengan memaparkan perkataan para ulama Ahlus Sunnah yang mereka kenal, semisal Imam Syafi'i dan yang lainnya.

Demikian global jawaban yang disampaikan Syaikh Sulaiman ar-Ruhailiy -hafizhahullah-.

 

○ Dalam kesempatan ini, kami merasa perlu menyampaikan nasehat untuk kami pribadi dan para ikhwah agar lebih AMANAH dalam menyampaikan ilmu. 

Betapa banyak problematika dakwah muncul akibat penyampaian ilmu yang sepotong-sepotong.

 

Meringkas sebuah tema ilmu atau fatwa ulama diperbolehkan, asalkan tidak merubah inti pembahasan.

 

Wallahu yahdi ila sawa’is sabil…

 

Kusuma Agrowisata Batu, 

16 Syawal 1437 H

Abdullah Zaen

___________________

Kamis 21 Juli 2016


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Dulu Dia Rajin Shalat Malam, Sekarang?
Dulu Dia Rajin Shalat Malam, Sekarang?
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Mata Kaki Adalah Patokan Dalam Meluruskan Shaf Sholat
Mata Kaki Adalah Patokan Dalam Meluruskan Shaf Sholat
Ustadz DR Musyaffa' Ad Dariny,MA - 4 years ago
Cinta dan Romantisme Dalam Kehidupan Rasulullah
Cinta dan Romantisme Dalam Kehidupan Rasulullah
Ustadz Fadlan Fahamsyah. LC, MHI - 3 years ago
Diam
Diam
5 years ago
Nasi Telah Menjadi Bubur
Nasi Telah Menjadi Bubur
Ustadz Abdullah Zein Lc MA - 4 years ago
Ucapan SELAMAT Ketika Masuk Bulan Romadhon
Ucapan SELAMAT Ketika Masuk Bulan Romadhon
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com