SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Imam Masjidil Haram Yang Langka

Ustadz Zainal Abidin. Lc - 3 years ago

Imam Masjidil Haram Yang Langka

Oleh : Ustadz Zainal Abidin Syamsuddin, Lc

 

IMAM MASJIDIL HARAM YANG LANGKA

 

Beliau adalah Syekh Ahmad Khathib, lahir di Kota Gadang, Bukittinggi tahun 1276 H / 1855 M. Beliau memulai karier pendidikannya dengan memasuki sekolah rendah yang didirikan oleh Belanda di Bukittinggi.

Kemudian beliau pergi ke Mekah bersama ayah dan kakeknya, Syekh Abdullah serta pamannya Abdul Ghani, seorang saudagar kaya raya di daerahnya pada saat itu, pada bulan Rabiul Awal tahun 1287 H / 1876 M naik kapal laut dengan rute Singapura, Adan dan Swiss hingga sampai di Mekah pada bulan Sya'ban tahun 1287 untuk menunaikan ibadah haji dan akhirnya bermukim di sana untuk menuntut ilmu di Mekah kepada para ulama di Masjidil Haram.

Meskipun beliau akhirnya tidak pernah kembali ke Bukittinggi, namun beliau tetap membangun jaringan dengan para jamaah haji dari Tanah Minang. Dari situ kemampuan beliau berbahasa Melayu dan Minang tetap lancar. 

Para jamaah haji yang pernah belajar kepada beliau saat mereka kembali ke tanah air menjadi penyebar ilmu yang diajarkan oleh Syekh Ahmad Khathib. 

Karier keagamaan beliau pun menanjak hingga menjadi Imam Masjidil Haram dari madzab Syafi'i. Sebagai Imam tetap dari madzhab Syafi'i tidaklah mungkin diharapkan dari Syekh Ahmad Khathib untuk meninggalkan madzhab Syafi'i namun beliau tidak melarang murid-muridnya untuk mempelajari tulisan-tulisan Muhammad Abduh di Majalah Urwatul Wistqa dan tafsir alManar dalam rangka untuk mengcouter pemikiran beliau yang dianggap menyimpang.

Bahkan beliau mendesak dan menekankan kepada murid-muridnya agar meninggalkan fatwa-fatwanya (fatwa Imam Syafi'i sendiri) apabila fatwa-fatwa itu ternyata bertentangan dengan Sunnah Nabi.

Mengenai masalah-masalah di Minangkabau Syekh Ahmad Khathib amat menentang dua kebiasaan yang menyebar di sana, Thariqah Naqsyabandiyah dan adat dalam waris dengan sistem mitrilinial. 

Dan kedua masalah itulah yang terus ditentang oleh para pembaharu Minangkabau.

Murid-muridnya yang menjadi pembaharu antara lain, Syekh Muhammad Thahir Jalaluddin, Syekh Muhammad Djamil Djambek, Haji Abdul Karim Amrullah alias Haji Rasul, Ayah Hamka yang pernah menjadi ketua pengurus Muhammadiyah pertama cabang Sumatra Barat dan Haji Abdullah Ahmad. 

Adapun di Jawa Kyai Haji Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah. Namun di antara murid-muridnya ada yang tetap bertahan menjadi pemimpin di lingkungan tradisi seperti Syekh Sulaiman Ar-Rasuli, Candung, Bukittinggi, dan Kyai Hasyim Asy'ari, pendiri pesantren Tebuireng sekaligus pemimpin Organisasi Nahdhatul Ulama. 

Karya tulis beliau cukup banyak yang sebagian besar tercetak dan menjadi rujukan para penuntut ilmu namun sebagian besar tersimpan di musium Lieden, Belanda.

Di antara karya tulisnya, Hasyiah alwaraqaat yang ditulis tahun 1306 H, alJawahir an-Naqiyah ditulis tahun 1309 H, adda'i almasmu', Raudhatul Hisab Fi 'Amaalil Hisab yang ditulis tahun 1310 H, alamul Hisab yang ditulis tahun 1310 H, Arriyadh alwardiyah fil usul tauhidiyah berbahasa Melayu yang tulis tahun 1311 H, almanaj almasyru berbahasa Melayu yang ditulis tahun 1311 H dan Dhaus Shirath berbahasa Melayu yang ditulis tahun 1312 H dan shulhul jamaataini Fi Jawaz 'Adadil Jumatain yang ditulis tahun 1312 H serta masih banyak lagi karya tulisnya, yang beliau sebutkan dalam biografi yang ditulisnya bahwa jumlah tulisan beliau berjumlah 50 karya tulis.

Semoga bermanfaat bagi para pembaca Budiman.

(Dari Makhthuthat Syekh Khathib dengan judul AlQAUL ATTAHIF FI TARJAMAH TARIKH HAYAT SYEKH AHMAD KHATHIB BIN ABDUL LATHIF ALMINAGKABAWY ALJAWI )

 

Zainal Abidin Syamsuddin

__________________________

Dipost Ustadz Zainal Abidin Syamsuddin, Lc -hafizhahullah- Itsnain 27 Syawal 1437 / 1 Agustus 2016


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Ketika Wanita Menggoda
Ketika Wanita Menggoda
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Hinanya Menolak Syariat
Hinanya Menolak Syariat
Ustadz Zainal Abidin. Lc - 1 year ago
Karena Dirimu Adalah Mutiara
Karena Dirimu Adalah Mutiara
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 3 years ago
Bersatunya Dua Hati
Bersatunya Dua Hati
Ustadzah Ummu Faynan,Lc - 3 years ago
Jangan Kotori Cinta
Jangan Kotori Cinta
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 3 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com