SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Faedah Ilmiyah Dari Daurah Masyayikh di Kota Batu Jawa Timur 14 Syawwal 1437 H

Ustadz Fadlan Fahamsyah. LC, MHI - 3 years ago

Faedah Ilmiyah Dari Daurah Masyayikh di Kota Batu Jawa Timur 14 Syawwal 1437 H

Diringkas Oleh : Ustadz Fadlan Fahamsyah, Lc, MHI

 

Faedah Ilmiyah Dari Daurah Masyayikh 

(Para Guru Besar Universitas Islam Madinah KSA) 

di Kota Batu 14 Syawwal 1437 H,  

yang diselenggarakan oleh STAI ALI BIN ABI THALIB SURABAYA

 

Kitab: 

Syarh kitab al-Fitan wa Asyrat as-Saa'ah min Shohih Muslim 

(Penjelasan kitab: fitnah- fitnah dan tanda-tanda hari kiamat dari kitab shahih Muslim)

 

Pemateri:

Fadhilatus syaikh Prof. Dr. Sulaiman bin Salimullah ar-Ruhaily, MA -Hafizhahullah-

 

Petikan-Petikan Faedah:

 

1. Tujuan pembahasan kitab ini: 

agar seorang muslim bisa bersikap dengan tepat dan benar tatkala mengahadapi fitnah (ujian)

 

Sebagaimana Nabi sabdakan:

 

إِنَّ السَّعِيدَ لَمَنْ جُنِّبَ الْفِتَنَ

 

Sesungguhnya orang yang berbahagia adalah orang yang dijauhkan dari fitnah. 

(HR. Abu Dawud)

 

2. Definisi dari fitnah

Kata fitnah bisa bermakna:

1. Perang (حروب)

2. Adzab ( عذاب)

3. Ihraq (إحراق)

 

Akan tetapi asal kata fitnah itu bermakna ابتلاء (ujian atau cobaan)

 

3. Macam-macam fitnah:

 

● Pertama: Fitnah yang kita berlindung darinya sebelum datang kejadiannya, seperti: fitnah kubur, fitnah kematian, fitnah masih Dajjal, dll.

 

● Kedua: Fitnah yang kita berlindung darinya ketika sedang atau sudah datang kejadiannya. Seperti: fitnah syahwat dan syubhat, fitnah maksiat dan dosa, dll...fitnah-fitnah tersebut sudah ada dan selalu ada, maka kita harus berlindung kepada Allah agar dijauhkan darinya

 

● Ketiga: Fitnah yang kita berlindung kepada Allah dari kejelekannya bukan dari dzatnya...karena kita tidak mungkin minta dijauhkan darinya...tapi kita meminta dijauhkan dari kejelekkannya. Seperti: fitnah anak, fitnah harta, fitnah wanita (istri)...kita tidak berlindung dari anak, harta atau istri...akan tetapi kita berlindung dari kejelekkannya.

 

4. Tujuan datangnya fitnah (ujian)

Tujuan dari datangnya fitnah (ujian) adalah untuk memisahkan yang baik dari yang jelek. 

 

 Allah berfirman :

 

مّا كَانَ اللّهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِينَ عَلَىَ مَآ أَنْتُمْ عَلَيْهِ حَتّىَ يَمِيزَ الْخَبِيثَ مِنَ الطّيّبِ 

 

“Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sampai Allah menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin).

 

5. Pembacaan BAB 1 dari kitab Materi

BAB:

Iqtirob al-fitan wa fathi radm Ya'juj dan Ma'juj (Bab fitnah-fitnah dan terbukanya tembok Ya'juj dan Ma'juj)

 

Bab ini mecakup 3 hal: 

 

○ Dekatnya zaman fitnah

○ Jika datang fitnah maka kerusakannya akan merata kepada seluruh orang yang menyaksikannya

○ Jika datang fitnah maka tidak hanya dibutuhkan keshalihan pribadi seseorang, akan tetapi lebih dibutuhkan ishlahnya (perbaikannya) seseorang kepada selainnya...

 

Hadits 1 

 

 عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ جَحْشٍ ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا يَوْمًا فَزِعًا وفي الرواية: استيقظ من نومه، يَقُولُ : " لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ ، وَيْلٌ لِلْعَرَبِ مِنْ شَرٍّ قَدِ اقْتَرَبَ : فُتِحَ الْيَوْمَ مِنْ رَدْمِ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مِثْلُ هَذِهِ وَحَلَّقَ بِأُصْبُعَيْهِ الإِبْهَامِ وَالَّتِي تَلِيهَا " ، قَالَتْ زَيْنَبُ بِنْتُ جَحْشٍ : فَقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، أَفَنَهْلِكُ وَفِينَا الصَّالِحُونَ ؟ قَالَ : " نَعَمْ ، إِذَا كَثُرَ الْخَبَثُ " . هَذَا حَدِيثٌ مُتَّفَقٌ عَلَى صِحَّتِهِ أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ ،

 

Dari Zainab binti Jahsy radhiyallahu 'anha bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah suatu hari masuk kepadanya sambil diliputi rasa ketakutan (cemas) kemudian beliau berkata: La ilaaha illallah...dalam riwayat lain: beliau bangun dari tidurnya seraya berkata: “La ilaha illallah, celakalah orang-orang Arab, karena keburukan yang telah dekat. Telah terbuka pada hari ini dinding Ya`juj dan Ma`juj seperti ini.” –dan Sufyan (seorang perawi) melingkarkan jari telunjuknya dengan ibu jarinya. Kemudian (Zainab) berkata: “Ya Rasulullah, apakah kita akan binasa meskipun bersama kita ada orang-orang shalih? Beliau menjawab: “Ya, ketika semakin banyak terjadi al-khabats.” 

(HR. Muslim)

 

Pelajaran yang bisa diambil dari hadits ini: 

 

1. Dzikir dan mengingat Allah adalah salah satu solusi agar terhindar dari fitnah. Ketika datang Fitnah (musibah, ujian) hendaknya seorang muslim segera mengingat Allah dan kembali kapadaNya..

 

Hal ini sebagaimana yang dilakukan Rasululullah ketika pertama kali menghadapi berita munculnya kejelekan yang semakin mendekat dan fitnah ya'juj dan ma'juj di atas, beliau segera membaca dzikir dengan kalimat tauhid Laa ilaaha illallah...

 

2. Mengapa dalam hadits di atas Nabi mengatakan celakalah bangsa Arab, kenapa Nabi tidak mengatakan celakalah kaum muslimin!!???

 

Ada dua jawaban dari pertanyaan di atas:

 

a. Karena mayoritas kaum muslimin di saat itu hanyalah bangsa Arab saja...seakan-akan Nabi mengatakan celakalah kalian...karena kebetulan orang Islam pada waktu itu adalah bangsa Arab.

 

b. Para ulama menjelaskan, Nabi menyebutkan celakah bangsa Arab...karena jika fitnah itu terjadi di bangsa Arab maka akan cepat menyebar daripada jika terjadi di bangsa lainnya.

 

3. Ya'juj dan ma'juj adalah anak keturunan Adam dan Hawa...

 

Ya`juj wa Ma`juj adalah dari bani Adam. Al-Imam An-Nawawi dan yang lainnya mengisyaratkan sebuah cerita bahwa ada yang berkata: “Mereka dari anak Adam dari selain Hawa. 

Nabi Adam ‘alaihissalam tidur lalu mimpi basah dan tercampurlah air maninya dengan tanah dan lahirlah darinya Ya`juj dan Ma`juj.” 

Al-Hafizh berkata: “Ini adalah pendapat yang sangat mungkar

 

4. Adanya orang shaleh tidak menolak datangnya musibah (fitnah), jika sudah banyak tersebar khobats

 

5. Makna dari al-khobats adalah zina, lahirnya anak-anak zina, campur baurnya laki-laki dan perempuan, terbuka aurat, dll.

 

Demikian poin-poin penting pada sesi pertama, Kitab Al-fitan oleh Prof. Dr. Sulaiman bin salimullah ar-Ruhaily hafizhahullah..

 

نسأل الله العظيم أن يجنبنا الفتن ما ظهر منها وما بطن

 

Semoga bermanfaat.

 

Kota Batu, Jawa Timur

15 Syawwal 1437 H

Akhukum Fillah: Fadlan Fahamsyah

____________________________________

Rabu 20 Juli 2017


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Persahabatan Yang Tidak Mendapatkan Kebaikan
Persahabatan Yang Tidak Mendapatkan Kebaikan
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Diperlakukan Diskriminatif
Diperlakukan Diskriminatif
Ustadz DR Musyaffa' Ad Dariny,MA - 3 years ago
Persatuan & Perpecahan
Persatuan & Perpecahan
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Insya Allah
Insya Allah
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com