SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Miliki Pesugihan Yang Cepat Bikin Sugih

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago

Miliki Pesugihan Yang Cepat Bikin Sugih

Miliki Pesugihan Yang Cepat Bikin Sugih

 

Mau jadi orang kaya?

Terbayang deh, jadi kaya tuh bisa punya apartemen, vila, kendaraan yang serba mewah dan harta yang tentu saja melimpah?

 

Mudah kok, miliki saja pesugihan. Ndak usah kawatir, karena ndak perlu tumbal, atau sesajian, atau mantra dan kemenyan. Cukup heningkan cipta, lalu pusatkan pikiran, daaaaaan sekejap anda menjadi orang kaya raya, bahkan bisa jadi yang paling kaya.

 

Mau tahu, caranya?

Temukan resepnya pada hadits berikut:

 

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

 

Bukanlah kaya raya itu karena anda memiliki harta benda yang melimpah, namun kekayaan yang sejati ialah jiwa yang senantiasa merasa berkecukupan.

(Muttafaqun ‘alaih)

 

Alaaaah, kalu ini caranya yang miskin tetap saja miskin, yang susah tetap saja susah, hidup di gubuk tetap saja di gubuk, tidak akan berubah menjadi istana yang megah. Mungkin demikian gumam anda, bukankah demikian sobat?

 

Tenang sobat, ketahuilah bahwa inilah sejatinya biang kemiskinan yang sejati, ketika anda pesimis alias tidak beriman kepada ajaran agama anda sendiri. Kalau demikian cara berpikir anda, maka anda tidak akan pernah merasa menjadi orang kaya raya, walaupun anda telah memiliki segalanya.

 

Sahabat Abu Said mengisahkan:

Suatu hari ia mengalami kelaparan hebat hingga ia mengikatkan batu ke perutnya. Untuk mengatasi kemiskinan ini, istrinya menyarankan agar ia meminta harta kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. 

 

Istri beliau mengusulkan hal ini karena ia mengetahui banyak orang yang meminta kepada beliau dan beliau memberi harta kepada mereka . 

 

Setiba di rumah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sahabat Abu Said mendapatkan beliau sedang berkhutbah dan bersabda : 

 

وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعُفَّهُ الله ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ الله 

 

Barang siapa berupaya menjaga kehormatan dirinya, niscaya Allah menjaga kehormatannya. Barang siapa berusaha untuk merasa berkecukupan (kaya), niscaya Allah melimpahkan kecukupan (kekayaan) kepadanya. 

 

Mendengar ucapan beliau ini, segera sahabat Abu Said membalikkan badannya dan pulang. Tidak selang berapa lama, Allah Ta’ala benar-benar melimpahkan kekayaan kepadanya, hingga beliau mejadi lelaki Anshar yang paling kaya.

(Bukhari, Muslim, dll)

 

Sobat! Percayalah, semua itu sangatlah mudah, bagi Allah, karena seluruh rejeki adalah milik-Nya, dan Ia kuasa memberi anda apapun yang Ia kehendaki. Allah Ta’ala berfirman:

 

فَابْتَغُوا عِندَ اللَّهِ الرِّزْقَ وَاعْبُدُوهُ 

 

Maka carilah rezqi di sisi Allah dan beribadahlah kepada-Nya.

(Surat Al Ankabut: 17)

 

Hanya saja yang jadi masalah! Benarkah anda sudah mempersiapkan kantong dan gudang untuk menyimpan kekayaan yang akan Allah berikan? Dan sudahkan anda menyiapkan mental anda agar pantas dan layak menjadi orang kaya. 

 

Betapa banyak orang yang kekayaannya telah melimpah, namun jiwanya masih saja kerdil dan sempit tak ubahnya orang fakir, bahkan ia merasa dirinya sebagai orang termiskin di dunia. Ia bersikap kikir, nan pelit, bukan hanya kepada orang lain, bahkan kepada dirinya sendiri, hartanya terus ia simpan dan simpan, bukan dinikmati. 

 

Kalau anda berkata: la bagaimana lagi, perut hanya cukup menampung sepiring makanan, badan hanya bisa memakai sepasang baju, kantong hanya bisa membawa beberapa kartu ATM dan alasan lain yang serupa.

 

Ya, betul alasan anda, namun bila anda cerdas niscaya anda dapat membawa seluruh harta anda kemanapun anda pergi dan menikmati seluruh harta anda. Ingin tahu caranya? Percayakan kepada para malaikat pencatat amalan, sehingga mereka akan terus membawakannya untuk anda agar dapat anda nikmati semuanya, kelak di surga.

 

Selamat menjadi orang kaya raya, di dunia hingga di akhirat.

 

___

Dipost Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri -hafizhahullah- Khamis 5 Sya'ban 1437 / 12 Mei 2016


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Diantara Tanda Kebatilan Suatu Ajaran
Diantara Tanda Kebatilan Suatu Ajaran
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Wedus Kesasar = Domba Tersesat
Wedus Kesasar = Domba Tersesat
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Halal Bihalal Antara Budaya dan Tuntunan
Halal Bihalal Antara Budaya dan Tuntunan
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Apapun Statusnya, Tetap Saja Dia Adalah Ayahmu
Apapun Statusnya, Tetap Saja Dia Adalah Ayahmu
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Inilah Alasan Mengapa Hujan Bisa Turun
Inilah Alasan Mengapa Hujan Bisa Turun
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 9 months ago
Musuh Dalam Selimut Bukan Musuh Yang Berselimut
Musuh Dalam Selimut Bukan Musuh Yang Berselimut
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Haruskah Anda Menembak Semua Musuh ?
Haruskah Anda Menembak Semua Musuh ?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Tahukah Anda, Mengapa Saat Ini Banyak Orang Gila?
Tahukah Anda, Mengapa Saat Ini Banyak Orang Gila?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Balon Bocor Lalu Meletus& Balon Meletus Tanpa Bocor
Balon Bocor Lalu Meletus& Balon Meletus Tanpa Bocor
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Iblispun Berkedok Sebagai Penasehat.
Iblispun Berkedok Sebagai Penasehat.
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com