SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Keutamaan Menyingkirkan Gangguan Dari Jalan

2 years ago

Keutamaan Menyingkirkan Gangguan Dari Jalan

Oleh : Ustadz Muhammad Sulhan Jauhari, Lc, MHI 

 

Keutamaan Menyingkirkan Gangguan Dari Jalan

 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjelaskan bahwa di antara cabang keimanan adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Beliau menuturkan bahwa amalan ringan tersebut merupakan cabang keimanan yang paling rendah. Perhatikan riwayat berikut: 

 

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الْإِيْـمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُوْنَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّوْنَ شُعْبَةً، فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ، وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيْـمَانِ.

 

Dari Abu Hurairah ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Iman itu ada tujuh puluh atau enam puluh sekian cabang. Cabang yang paling utama adalah ucapan Laa ilaaha illaAllah (tiada sesembahan yang haq selain Allah), sedangkan cabang yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan rasa malu merupakan salah satu cabang keimanan.” (HR. al-Bukhari & Muslim)

 

Namun, dibalik itu, ternyata amalan ringan yang merupakan cabang keimanan paling rendah ini dapat mendatangkan keutamaan yang sangat didambakan seorang muslim. Apa itu? Satu kata, “SURGA”.

 

Di bawah ini beberapa hadis yang menjelaskan keutamaan menyingkirkan gangguan dari jalan. Semoga bermanfaat.

 

·         Hadits Pertama

 

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنُ فَرُّوْخَ أَنَّهُ سَمِعَ عَائِشَةَ تَقُوْلُ: إِنَّ رَسُوْلَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِنَّهُ خُلِقَ كُلُّ إِنْسَانٍ مِنْ بَنِيْ آدَمَ عَلَى سِتِّيْنَ وَثَلَاثِ مِائَةِ مَفْصِلٍ، فَمَنْ كَبَّرَ اللَّهَ وَحَمِدَ اللَّهَ وَهَلَّلَ اللَّهَ وَسَبَّحَ اللَّهَ وَاسْتَغْفَرَ اللَّهَ وَعَزَلَ حَجَرًا عَنْ طَرِيقِ النَّاسِ أَوْ شَوْكَةً أَوْ عَظْمًا عَنْ طَرِيقِ النَّاسِ وَأَمَرَ بِمَعْرُوفٍ أَوْ نَهَى عَنْ مُنْكَرٍ عَدَدَ تِلْكَ السِّتِّيْنَ وَالثَّلَاثِ مِائَةِ السُّلَامَى فَإِنَّهُ يَمْشِيْ يَوْمَئِذٍ وَقَدْ زَحْزَحَ نَفْسَهُ عَنْ النَّارِ.

 

Dari Abdullah bin Farrukh bahwasanya ia mendengar Aisyah berkata: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya setiap manusia dari Bani Adam diciptakan dengan tiga ratus enam puluh (360) persendian. Siapa yang bertakbir (Allahu akbar), memuji Allah (alhamdulillah), bertahlil (laa ilaaha illaAllah), bertasbih (subhaanAllah), beristighfar kepada Allah, menjauhkan batu dari jalanan orang, duri atau tulang dari jalanan orang, beramar makruf nahi munkar (memerintahkan kepada kebaikan dan melarang kemungkaran) sejumlah tiga ratus enam puluh persendian itu, maka ia berjalan pada hari itu sedangkan ia benar-benar telah menjauhkan dirinya dari neraka.” (HR. Muslim)

 

·         Hadits Kedua

 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 

 

لَقَدْ رَأَيْتُ رَجُلًا يَتَقَلَّبُ فِي الْجَنَّةِ فِي شَجَرَةٍ قَطَعَهَا مِنْ ظَهْرِ الطَّرِيْقِ كَانَتْ تُؤْذِيْ النَّاسَ.

 

"Sungguh aku benar-benar melihat seorang berguling-guling di surga (merasakan kenikmatannya) disebabkan sebuah pohon yang ia potong dari tengah jalan yang sebelumnya mengganggu manusia.” (HR. Muslim)

 

·         Hadits Ketiga

 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَرَّ رَجُلٌ بِغُصْنِ شَجَرَةٍ عَلَى ظَهْرِ طَرِيْقٍ، فَقَالَ: وَاللَّهِ لَأُنَحِّيَنَّ هَذَا عَنْ الْمُسْلِمِيْنَ لَا يُؤْذِيْهِمْ، فَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ.

 

Dari Abu Hurairah ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan: “Ada seseorang melewati sebuah pohon yang ada di tengah jalan, lalu ia berkata: ‘demi Allah, aku benar-benar akan menyingkirkannya dari kaum muslimin agar tidak mengganggu mereka,’ lalu orang itu dimasukkan ke dalam surga.” (HR. Muslim)

 

Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan keutamaan besar dengan amalan ringan ini. Dengan membaca beberapa hadis di atas dan merenungi keutamannya, semoga diri kita termotivasi untuk mengamalkannya. Terlihat ringan, namun besar keutamaannya. 

 

Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kita untuk membiasakan diri menyingkirkan gangguan dari jalan, apapun bentuknya. Allahumma aamiin. 

 

Bagian Indonesia 

DAMMAM KSA

[ 07/06/1437 H ]

============================

 

Dipost Ustadz Muhammad Sulhan Jauhari, Lc, MHI -hafizhahullah- tgl 16 Maret 2016

 


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Amalan Sunnah Di Bulan Dzul-Hijjah
Amalan Sunnah Di Bulan Dzul-Hijjah
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Ar-Rayyan
Ar-Rayyan
3 years ago
Manisnya Ibadah
Manisnya Ibadah
Ustadz Kurnaedi Lc - 1 year ago
Panggilan Mesra Seakan Sirna
Panggilan Mesra Seakan Sirna
Redaksi SalamDakwah - 4 years ago
Jangan Menperdebatkan Sunnah
Jangan Menperdebatkan Sunnah
Ustadz Kurnaedi Lc - 2 years ago
Wasiat Emas Syaikh Abdul Qadir Jailani Rahimahullah
Wasiat Emas Syaikh Abdul Qadir Jailani Rahimahullah
Ustadz Amir As-Soronji,Lc - 1 year ago
Dosa-Dosa yang Disegerakan Adzabnya
Dosa-Dosa yang Disegerakan Adzabnya
Ustadz Fadlan Fahamsyah. LC, MHI - 2 years ago
Metode Musuh-Musuh Islam
Metode Musuh-Musuh Islam
Ustadz Abu Ubaidah As-Sidawi - 1 year ago
Patutkah Kita Mengucapkan Selamat (Natal) ???
Patutkah Kita Mengucapkan Selamat (Natal) ???
Ustadz Fachruddin Nu'man, Lc - 2 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com