SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Baju Abaya Ala Syahrini di Tanah Suci

Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 4 years ago

Baju Abaya Ala Syahrini di Tanah Suci

 BAJU ABAYA ALA SY*HR*N* DI TANAH SUCI 

 
Sobatku yang mulia...
Beberapa hari yang lalu saya menemani istri saya yang tersayang, tercinta, terindu, termanis, jalan-jalan di Pasar Taiba di Kota Suci Madinah Arab Saudi, ketika mau beli Baju Abaya, eh sama penjualnya (orang Arab) ditawari baju, kata dia: "Tafadhdhal, hadzihi 'abaya SY*HR*N*'" (silahkan, ini ada baju abaya ala Sy*hr*n*).
 
Saya kaget, koq bisa namanya sekarang abaya dengan nama itu.
Sebagian jamaah pernah saya dengar cerita mereka, bahwa kalau dulu penjaga pintu masjid Nabawi perempuan dari Arab untuk mengatur dan menunjukkan jalan bagi perempuan Indonesia atau Malaysia, maka mereka akan mengatakan: "Siti Rahmah ke sini, Siti Rahmah jangan duduk di depan pintu dan semisalnya", tetapi sekarang sudah berubah panggilannya: "Sy*hr*n* ke sini, Sy*hr*n* jangan duduk di depan pintu dan semisalnya".
 
Sobatku yang mulia...
yang ingin saya sampaikan adalah bahwa, setiap dari kita akan mati, yang patut kita tanyakan adalah;
 
- APA YANG SUDAH KITA PERBUAT, UNTUK BEKAL AKHIRAT?
- APA YANG KITA KELAK TINGGALKAN SETELAH KITA MATI?, APAKAH CONTOH ATAU SESUATU YANG BAIK, YANG PAHALANYA TERUS MENGALIR ATAUKAH DOSANYA YANG TERUS BERTAMBAH, KARENA KITA MENINGGALKAN BEKAS YANG BURUK YANG DIIKUTI OLEH ORANG BANYAK!?!
 
Lihat penjelasan menarik dari Imam Ibnu Jarir Ath Thabary rahimahullah di dalam tafsirnya ketika menafsirkan ayat:
 
رَبِّ هَبْ لِي حُكْماً وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ * وَاجْعَل لِّ لِسَانَ صِدْقٍ فِي الآخِرِينَ} الشعراء83-84
 
Artinya: "Wahai Rabbku, berikanlah kepadaku hikmah dan gabungkanlah aku bersama orang-orang shalih, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian." QS. Asy Syu'ara: 83-84.
 
Beliau berkata: 
 
"واجعل لـي فـي الناس ذكراً جميلاً، وثناءً حسناً، بـاقـياً فـيـمن يجيء من القرون بعدي". 
Artinya: Dan jadikanlah aku di tengah manusia sebagai kenangan yang baik, pujian yang indah, yang tetap ada di tengah orang yang datang setelah zamanku".
 
Senin, 20 Jumadal Ula 1437H
di Madinah Kota Nabi
Ahmad Zainuddin Al Banjary
 
___
Dipost Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc -hafizhahullah- tgl 23 Jumadil Ula 1437 / 3 Maret 2016

Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Ciuman Itu Begitu Membekas Di Hati
Ciuman Itu Begitu Membekas Di Hati
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 4 years ago
Sungai Khamr, Salah Satu Sungai di Surga
Sungai Khamr, Salah Satu Sungai di Surga
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 5 years ago
Jazakallah Khairan
Jazakallah Khairan
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 5 years ago
Anak Yang Selalu Menyusahkan Orangtua
Anak Yang Selalu Menyusahkan Orangtua
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 5 years ago
Tidak Heran Bisa Berubah
Tidak Heran Bisa Berubah
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 5 years ago
Firaun Saja Kalah Dengan...
Firaun Saja Kalah Dengan...
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 4 years ago
Keutamaan Malam Nishfu Sya'ban
Keutamaan Malam Nishfu Sya'ban
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 3 years ago
Cinta Harta Tidak Selalu Tercela
Cinta Harta Tidak Selalu Tercela
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 2 years ago
Baju Abaya Ala Syahrini di Tanah Suci
Baju Abaya Ala Syahrini di Tanah Suci
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 4 years ago
Bermunajat Kepada Allah Tatkala Mendapat Ujian Hidup
Bermunajat Kepada Allah Tatkala Mendapat Ujian Hidup
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 3 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com