SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Sebab-sebab Kehidupan Hati

Ustadz Nuruddin Abu Faynan, Lc MA - 3 years ago

Sebab-sebab Kehidupan Hati

 

TAZKIYATUN NUFUS


(Penyucian Jiwa)


Sebab-sebab Kehidupan Hati


Saudara-saudariku yang dimuliakan Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Perlu diketahui bahwasanya ketaatan-ketaatan itu merupakan suatu keharusan untuk menghidupkan hati seorang hamba, seperti keharusannya makanan dan minuman untuk kehidupan badan.

Setiap maksiat kedudukannya seperti makanan beracun yang akan merusak hati dan itu pasti.

Seorang hamba butuh untuk beribadah kepada Allah 'Azza wa Jalla. Dimana hal tersebut merupakan kebutuhan inti.

Sama halnya seorang hamba mengambil sebab-sebab untuk kehidupan badannya, yaitu dengan selalu mengkonsumsi makanan dan minuman yang bermanfaat dan bergizi.

Lalu apabila nampak kepadanya bahwa dia mengambil makanan yang beracun, maka pasti dia dengan segera menjauhi dan menghindari makanan tersebut.

Begitu pula KEHIDUPAN HATI seorang hamba.

Dan itu LEBIH UTAMA untuk DIPERHATIKAN daripada BADANNYA.

Ikhwah fillāh...

Kehidupan dan kesehatan BADAN akan menghantarkan kebaikan di dunia. Sedangkan kehidupan HATI dan kesehatannya akan menjadikan kehidupan yang baik di dunia dan kebahagiaan yang tak terbatas di akhirat kelak.

Oleh karena itu seorang hamba yang sholeh mengatakan: "Alangkah anehnya manusia, mereka menangis terhadap kematian badannya tetapi mereka tidak menangis terhadap kematian hatinya. Padahal kematian hati itu lebih dahsyat daripada kematian badannya.

ikhwah fillãh...

Seluruh ketaatan itu menghidupkan hati seorang hamba. Maka, di antara ketaatan-ketaatan yang patut anda praktekan dan perhatikan adalah:

·         Mengingat Allah Azza wa Jalla 

·         Membaca Al-Quran

·         Meminta ampunan kepada Allah

·         Bersholawat kepada Nabi Shallallahu alaiwasallam dan melaksanakan sholat malam

 

Itu diantara ketaatan yang dapat membuat hati menjadi hidup dan merupakan makanan yang bermanfaat bagi hati seorang hamba.

 

Demikian semoga bermanfaat.


Wassalāmu'alaykum warahmatullāhi wabarakātuh.

Makkah Al-Mukarramah 
Ahad, 5 Jumadal Ūlā 1437 H
14 Februari 2016
By: Ustadz Nuruddin Abu Faynan, pada Grup WhatsApp "MANAR AT-TAUHID"
Disarikan dari Kitab Tazkiyatun Nufus. Penulis Syaikh Dr. Ahmad Farid 
Dicatat oleh salah seorang Admin Manar At-Tauhid

 

 


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Dasar  ..... !
Dasar ..... !
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Umur Terus Bertambah, Namun Amal Sholeh Belum Bertambah
Umur Terus Bertambah, Namun Amal Sholeh Belum Bertambah
Ustadz Amir As-Soronji,Lc - 1 year ago
Cinta Yang Rumit
Cinta Yang Rumit
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 2 years ago
Dampak Buruk Perbuatan Maksiat
Dampak Buruk Perbuatan Maksiat
Ustadzah Ummu Faynan,Lc - 1 year ago
Masih Bolehnya Makan dan Minum Ketika Waktu Imsak
Masih Bolehnya Makan dan Minum Ketika Waktu Imsak
Redaksi SalamDakwah - 4 years ago
4 Masalah Besar Solusinya Ada Pada Diri Kita
4 Masalah Besar Solusinya Ada Pada Diri Kita
Ustadz Zainal Abidin. Lc - 4 years ago
Jagalah Keluargamu
Jagalah Keluargamu
Ustadz Abu Ja'far Cecep Rahmat,Lc - 1 year ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com