SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Memaknai Kembali Liberalisme

4 years ago

Memaknai Kembali Liberalisme

Oleh : Ustadz Abû Salmâ Muhammad 

Dibaca dan Disetujui Oleh : Ustadz Zainal Abidin, Lc

 

๐Ÿ”ง MEMAKNAI KEMBALI LIBERALISME

‌๐Ÿ‡ฑ‌๐Ÿ‡ฎ‌๐Ÿ‡ง‌๐Ÿ‡ช‌๐Ÿ‡ท‌๐Ÿ‡ฆ‌๐Ÿ‡ฑ‌๐Ÿ‡ฎ‌๐Ÿ‡ธ‌๐Ÿ‡ฒ‌๐Ÿ‡ช

 

๐ŸŽญ Para aktivitas Liberal, sering sekali menggugat dogma agama dan mempertanyakan validitas kitab suci. 

๐Ÿ”จ Bahkan, dengan dalih liberalisme, mereka pun juga berani menggugat eksistensi tuhan. 

๐Ÿ”ฉ Ketika mereka berhasil mendekonstruksi ajaran agama lain, kini mereka sekarang sedang berupaya untuk mengarahkan aksi liberalisasi kepada agama Islam. 

๐ŸŒธ i.e Agama paripurna dan paling sempurna di muka bumi ini, baik diakui ataupun tidak. 

๐ŸŒป Islam secara bahasa artinya adalah tunduk, patuh, pasrah dan submisi. Tapi, dibalik itu, ternyata Islam memiliki ajaran untuk me"liberasi" (membebaskan) diri dari segala bentuk penghambaan diri kepada makhluk. 

๐ŸŽญ Sejatinya, orang liberalis itu bukanlah "liberalis sejati", namun "liberalis semu"... 

๐Ÿ“Ž Karena mereka masih terbelenggu, terikat, tunduk dan diperbudak oleh akal dan pemikiran mereka, bahkan bertaklid (baca : membebek) kepada akal, pemikiran, konsepsi, budaya dan peradabannya orang kafir,

๐Ÿ”Œ serta menjadikan hal yang bersifat absurd ini sebagai standar di dalam menentukan kebenaran yang relatif dan merelatifkan kebenaran, 

๐Ÿšฝ sehingga tidak ada kebenaran kecuali kebenaran akal pemikiran mereka sendiri. 

โฌ‡ Akhirnya, tanpa disadari mereka pun jatuh kepada paradoksal liberalisasi...

๐ŸŽญ Mengklaim sebagai "liberalis sejati", namun pada hakikatnya adalah budak dari akal dan pemikiran... 

๐Ÿ”ง"Liberalis sejati" adalah mereka yang meliberasi dan memerdekakan akal sehat dan fitrahnya dari konsepsi absurd manusia, dan menundukkannya kepada sang pencipta akal dan pencipta alam semesta. 

โ“Bukankah lebih baik menjadi budak sang pencipta (khaliq) daripada menjadi budak yang dicipta (creature/makhluk)...?! 

๐Ÿ’ข Apalagi tunduk dan patuh kepada konsepsi pemikiran orang kafir... 

๐Ÿ”ง "Liberalis sejati" adalah para hamba tuhan sang pencipta, sedangkan liberalis semu adalah para hamba akal dan pemikiran makhluk yang absurd... 

๐Ÿ’ข Karena itu, kini saatnya meliberasikan para pengagum liberal dari belenggu penghambaan mereka kepada makhluk, agar menjadi seorang "liberalis sejati", 

๐Ÿ‘‰๐Ÿป yaitu manusia yang merdeka dan terbebas dari penghambaan kepada selain Khaliq, 

๐Ÿ‘‰๐Ÿป dan mau menundukkan akal mereka kepada sang pencipta akal, bukan menundukkannya kepada akalnya sendiri atau akal makhluk lainnya...

 

โš  Disclaimer :

Terminologi "Liberal" telah mengalami pergeseran dari makna etimologinya, dan semakin meluas masuk ke politik, sosial, ekonomi, dll. Karena itu, kita pun juga berhak utk memaknai kembali kata "liberal" dengan mengembalikannya kepada asal kata, yg berasal dari bahasa latin, "liber", yang artinya membebaskan, melepaskan dan memerdekakan.

 

โœ_____________

Oleh : Akhukum Abû Salmâ Muhammad 

๐Ÿ”Ž Dibaca dan disetujui oleh : Ustadz Zainal Abidin, Lc

 

___

Dipost Ustadz Abu Salma Muhammad tgl 25 Rabiul Awal 1437 / 6 Januari 2016


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com